Alasan di Balik Pilihan Estevao Willian Gabung Chelsea

Alasan di Balik Pilihan Estevao Willian Gabung Chelsea

Wonderkid Brasil, Estevao Willian, akhirnya memilih Chelsea sebagai destinasi kariernya meski banyak klub besar Eropa mengincarnya. Agen sang pemain, Andre Cury, mengungkapkan bahwa kebebasan bermain sebagai gelandang serang menjadi faktor utama keputusan Estevao untuk bergabung dengan The Blues.

Chelsea Tawarkan Peran No. 10 untuk 'Messinho'

Estevao, yang mendapat julukan Messinho karena gaya bermainnya yang mirip Lionel Messi, telah sepakat untuk bergabung dengan Chelsea sejak musim panas lalu. Namun, pemain Palmeiras ini baru bisa resmi bergabung setelah berusia 18 tahun dan melewati Piala Dunia Antarklub mendatang.

Chelsea bukan satu-satunya tim yang mengincarnya. Arsenal, Real Madrid, dan Barcelona juga menunjukkan minat pada pemain berbakat ini. Namun, Estevao memilih Chelsea karena klub London tersebut menjanjikannya kesempatan bermain di posisi No. 10 atau gelandang serang.

"Chelsea adalah satu-satunya klub yang melihat kami sebagai pemain No. 10, bermain di lini tengah," ujar agen Estevao, Andre Cury, kepada O Globo. "Saya mungkin salah, tetapi kami akan mendapat kesempatan itu, dan saya yakin kami membuat keputusan yang tepat."

Di Palmeiras, Estevao Bukan Gelandang Serang

Menariknya, Estevao jarang dimainkan sebagai No. 10 di Palmeiras. Pelatih Abel Ferreira lebih sering menempatkan Raphael Veiga di posisi tersebut, sementara Estevao dimainkan di sayap.

Namun, Cury bersikeras bahwa posisi terbaik kliennya adalah sebagai gelandang serang. "Dalam tim saya, dia bermain sebagai No. 10," katanya. "Mereka lebih suka menaruhnya di sayap, tetapi saya pikir itu terlalu terbatas untuk pemain sekelas dia. Pemain berkualitas seperti dia seharusnya bermain di tengah."

Chelsea Sudah Punya Cole Palmer sebagai No. 10

Meski Chelsea siap memberikan kebebasan bermain di tengah, kenyataannya posisi No. 10 di tim sudah ditempati oleh Cole Palmer. Palmer adalah salah satu pemain terbaik Chelsea musim ini dan nyaris tak tergantikan di sistem 4-2-3-1 racikan Enzo Maresca.

Ketidakhadiran Palmer dalam kekalahan Chelsea dari Arsenal sebelum jeda internasional Maret menjadi bukti betapa pentingnya perannya di tim. Itu adalah pertandingan Premier League pertama yang ia lewatkan dalam 11 bulan terakhir.

Dengan kehadiran Palmer sebagai pemain kunci, tantangan besar bagi Estevao adalah membuktikan bahwa dia bisa menjadi pilihan utama di posisi yang sama. Apakah Chelsea akan mengubah skema mereka demi sang wonderkid, atau Estevao harus beradaptasi dengan peran berbeda? Hanya waktu yang bisa menjawab.

Alasan di Balik Pilihan Estevao Willian Gabung Chelsea

Alasan di Balik Pilihan Estevao Willian Gabung Chelsea

Wonderkid Brasil, Estevao Willian, akhirnya memilih Chelsea sebagai destinasi kariernya meski banyak klub besar Eropa mengincarnya. Agen sang pemain, Andre Cury, mengungkapkan bahwa kebebasan bermain sebagai gelandang serang menjadi faktor utama keputusan Estevao untuk bergabung dengan The Blues.

Chelsea Tawarkan Peran No. 10 untuk 'Messinho'

Estevao, yang mendapat julukan Messinho karena gaya bermainnya yang mirip Lionel Messi, telah sepakat untuk bergabung dengan Chelsea sejak musim panas lalu. Namun, pemain Palmeiras ini baru bisa resmi bergabung setelah berusia 18 tahun dan melewati Piala Dunia Antarklub mendatang.

Chelsea bukan satu-satunya tim yang mengincarnya. Arsenal, Real Madrid, dan Barcelona juga menunjukkan minat pada pemain berbakat ini. Namun, Estevao memilih Chelsea karena klub London tersebut menjanjikannya kesempatan bermain di posisi No. 10 atau gelandang serang.

"Chelsea adalah satu-satunya klub yang melihat kami sebagai pemain No. 10, bermain di lini tengah," ujar agen Estevao, Andre Cury, kepada O Globo. "Saya mungkin salah, tetapi kami akan mendapat kesempatan itu, dan saya yakin kami membuat keputusan yang tepat."

Di Palmeiras, Estevao Bukan Gelandang Serang

Menariknya, Estevao jarang dimainkan sebagai No. 10 di Palmeiras. Pelatih Abel Ferreira lebih sering menempatkan Raphael Veiga di posisi tersebut, sementara Estevao dimainkan di sayap.

Namun, Cury bersikeras bahwa posisi terbaik kliennya adalah sebagai gelandang serang. "Dalam tim saya, dia bermain sebagai No. 10," katanya. "Mereka lebih suka menaruhnya di sayap, tetapi saya pikir itu terlalu terbatas untuk pemain sekelas dia. Pemain berkualitas seperti dia seharusnya bermain di tengah."

Chelsea Sudah Punya Cole Palmer sebagai No. 10

Meski Chelsea siap memberikan kebebasan bermain di tengah, kenyataannya posisi No. 10 di tim sudah ditempati oleh Cole Palmer. Palmer adalah salah satu pemain terbaik Chelsea musim ini dan nyaris tak tergantikan di sistem 4-2-3-1 racikan Enzo Maresca.

Ketidakhadiran Palmer dalam kekalahan Chelsea dari Arsenal sebelum jeda internasional Maret menjadi bukti betapa pentingnya perannya di tim. Itu adalah pertandingan Premier League pertama yang ia lewatkan dalam 11 bulan terakhir.

Dengan kehadiran Palmer sebagai pemain kunci, tantangan besar bagi Estevao adalah membuktikan bahwa dia bisa menjadi pilihan utama di posisi yang sama. Apakah Chelsea akan mengubah skema mereka demi sang wonderkid, atau Estevao harus beradaptasi dengan peran berbeda? Hanya waktu yang bisa menjawab.