Darwin Nunez Frustrasi di Liverpool, Fokus di Timnas Uruguay

Darwin Nunez Frustrasi di Liverpool, Fokus di Timnas Uruguay

Darwin Nunez akhirnya angkat bicara soal situasinya di Liverpool saat menjalani tugas internasional bersama Timnas Uruguay pekan ini. Striker berusia 25 tahun itu mengaku ingin "melupakan" masalahnya di level klub, mengindikasikan bahwa ia tengah mengalami masa sulit di Anfield.

Nunez Meredup di Era Arne Slot

Meskipun Liverpool masih bersaing di papan atas Premier League musim ini, Nunez justru semakin terpinggirkan. 

Kedatangan Arne Slot sebagai pelatih baru membuat perannya kian terbatas, dan ia kesulitan untuk tampil konsisten sebagai ujung tombak The Reds.

Padahal, Liverpool mengeluarkan £85 juta untuk mendatangkannya dari Benfica pada 2022, namun sejauh ini ia belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya.

Situasi ini diperburuk dengan kabar bahwa Liverpool tengah mencari striker baru untuk musim depan. Alexander Isak dari Newcastle United disebut sebagai salah satu target utama mereka. Selain itu, Nunez juga santer dikaitkan dengan kepindahan ke Arab Saudi, di mana beberapa klub dikabarkan tertarik menampungnya.

Cari Pelarian di Timnas Uruguay

Saat berbicara dengan media Uruguay El Pais, Nunez secara terbuka mengakui bahwa ia tengah berusaha mengalihkan pikirannya dari situasi di Liverpool dan fokus membantu negaranya.

"Saya senang bisa bersama tim nasional, menikmati setiap menit di sini. Sepak bola memang penuh dengan pasang surut, dan saya bukan tipe pemain yang menyerah hanya karena tidak bermain. Saya akan terus bekerja keras agar bisa mendapatkan kesempatan bermain."

Nunez juga mengakui bahwa performanya belum sesuai harapan, tetapi ia tetap optimis dan akan terus berusaha bangkit.

"Saya tahu saya belum bermain sebaik yang seharusnya. Itu sulit, karena ketika Anda tampil bagus—seperti saat saya masuk melawan PSG dan memberi assist untuk Harvey Elliott—kepercayaan diri Anda meningkat. Tapi kemudian, ketika performa menurun, Anda harus tetap bekerja keras untuk kembali ke level terbaik."

Nunez menegaskan bahwa dukungan dari keluarga dan semangat untuk membela Uruguay menjadi motivasi utamanya saat ini.

Masa Depan Nunez di Liverpool Makin Tidak Jelas?

Pernyataan Nunez ini semakin mempertegas bahwa masa depannya di Liverpool tidak menentu. Jika performanya tak segera membaik, bukan tidak mungkin The Reds akan benar-benar melepasnya pada musim panas nanti.

Akankah ia mampu membalikkan keadaan dan membuktikan diri di bawah Slot? Ataukah justru musim panas 2025 akan menjadi akhir perjalanannya di Anfield? Semua tergantung pada bagaimana ia merespons tantangan ini di sisa musim.

Darwin Nunez Frustrasi di Liverpool, Fokus di Timnas Uruguay

Darwin Nunez Frustrasi di Liverpool, Fokus di Timnas Uruguay

Darwin Nunez akhirnya angkat bicara soal situasinya di Liverpool saat menjalani tugas internasional bersama Timnas Uruguay pekan ini. Striker berusia 25 tahun itu mengaku ingin "melupakan" masalahnya di level klub, mengindikasikan bahwa ia tengah mengalami masa sulit di Anfield.

Nunez Meredup di Era Arne Slot

Meskipun Liverpool masih bersaing di papan atas Premier League musim ini, Nunez justru semakin terpinggirkan. 

Kedatangan Arne Slot sebagai pelatih baru membuat perannya kian terbatas, dan ia kesulitan untuk tampil konsisten sebagai ujung tombak The Reds.

Padahal, Liverpool mengeluarkan £85 juta untuk mendatangkannya dari Benfica pada 2022, namun sejauh ini ia belum mampu memenuhi ekspektasi tinggi yang disematkan kepadanya.

Situasi ini diperburuk dengan kabar bahwa Liverpool tengah mencari striker baru untuk musim depan. Alexander Isak dari Newcastle United disebut sebagai salah satu target utama mereka. Selain itu, Nunez juga santer dikaitkan dengan kepindahan ke Arab Saudi, di mana beberapa klub dikabarkan tertarik menampungnya.

Cari Pelarian di Timnas Uruguay

Saat berbicara dengan media Uruguay El Pais, Nunez secara terbuka mengakui bahwa ia tengah berusaha mengalihkan pikirannya dari situasi di Liverpool dan fokus membantu negaranya.

"Saya senang bisa bersama tim nasional, menikmati setiap menit di sini. Sepak bola memang penuh dengan pasang surut, dan saya bukan tipe pemain yang menyerah hanya karena tidak bermain. Saya akan terus bekerja keras agar bisa mendapatkan kesempatan bermain."

Nunez juga mengakui bahwa performanya belum sesuai harapan, tetapi ia tetap optimis dan akan terus berusaha bangkit.

"Saya tahu saya belum bermain sebaik yang seharusnya. Itu sulit, karena ketika Anda tampil bagus—seperti saat saya masuk melawan PSG dan memberi assist untuk Harvey Elliott—kepercayaan diri Anda meningkat. Tapi kemudian, ketika performa menurun, Anda harus tetap bekerja keras untuk kembali ke level terbaik."

Nunez menegaskan bahwa dukungan dari keluarga dan semangat untuk membela Uruguay menjadi motivasi utamanya saat ini.

Masa Depan Nunez di Liverpool Makin Tidak Jelas?

Pernyataan Nunez ini semakin mempertegas bahwa masa depannya di Liverpool tidak menentu. Jika performanya tak segera membaik, bukan tidak mungkin The Reds akan benar-benar melepasnya pada musim panas nanti.

Akankah ia mampu membalikkan keadaan dan membuktikan diri di bawah Slot? Ataukah justru musim panas 2025 akan menjadi akhir perjalanannya di Anfield? Semua tergantung pada bagaimana ia merespons tantangan ini di sisa musim.