Dean Huijsen Merasa "Terhormat" Dikaitkan dengan Real Madrid

Dean Huijsen Merasa "Terhormat" Dikaitkan dengan Real Madrid

Bournemouth tengah menikmati musim yang solid di Premier League, dan salah satu bintang yang paling bersinar adalah Dean Huijsen

Bek tengah muda ini tidak hanya tampil luar biasa di lini belakang, tetapi juga sudah mulai menarik perhatian klub-klub top Eropa, termasuk Real Madrid!

Dari Pemain Cadangan Jadi Pilar Utama Bournemouth

Huijsen, yang lahir di Amsterdam namun memiliki kewarganegaraan Spanyol, awalnya bukan pilihan utama Bournemouth di awal musim. 

Namun, sejak mencetak gol kemenangan melawan Tottenham Hotspur pada bulan Desember, dia tak tergantikan di lini belakang tim asuhan Andoni Iraola.

Performa impresifnya bahkan membuatnya mendapatkan panggilan pertama ke Timnas Spanyol bulan ini. 

Itu adalah bukti bahwa talenta Huijsen benar-benar istimewa, sehingga tak heran banyak klub besar mulai membidiknya.

Real Madrid, Manchester United, dan Chelsea Masuk dalam Perburuan

Di usia 19 tahun, Huijsen sudah dikaitkan dengan beberapa raksasa Eropa seperti Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid. Namun, dari sekian banyak peminat, Los Blancos tampaknya yang paling menarik perhatian sang pemain.

Saat diwawancarai oleh Relevo, Huijsen tidak ragu mengungkapkan kekagumannya terhadap Real Madrid.

"Sebuah kehormatan jika klub sebesar itu tertarik pada saya. Itu sesuatu yang spesial dan berarti saya sedang melakukan sesuatu dengan baik," ujarnya dengan antusias.

Dulu Hampir Gabung Madrid, Tapi Pilih Juventus

Menariknya, Huijsen sebenarnya sempat memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Real Madrid saat meninggalkan akademi Malaga pada 2021. 

Namun, ia justru memilih Juventus, dengan alasan ingin belajar langsung dari para bek legendaris Italia seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, dan Andrea Barzagli.

"Saya pikir itu keputusan yang matang. Saya ingin belajar cara bertahan yang benar. Italia punya reputasi kuat dalam hal itu, jadi saya memilih Juventus. Di sana, Anda benar-benar bekerja lebih keras dalam bertahan," jelasnya.

Dipaksa Pergi oleh Juventus, Kini Jadi Aset Berharga

Meski berharap berkembang di Juventus, Huijsen malah mengalami pengalaman pahit. Setelah menjalani paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman di Roma, ia kembali ke Turin pada musim panas hanya untuk diberitahu bahwa dirinya harus pergi.

"Saya tiba setelah libur musim panas dan mereka bilang saya harus pergi. Tapi mereka tidak akan memaksa saya. Dan akhirnya, mereka justru memaksa saya, membuat saya berlatih sendirian, dan hal-hal seperti itu," ungkapnya kepada MARCA.

Pada akhirnya, Juventus melepas Huijsen ke Bournemouth dengan harga yang terbilang murah, hanya €15,2 juta (£12,7 juta) plus bonus. Kini, nilai pasarnya meroket setelah tampil luar biasa di Premier League.

Harga Murah, Madrid Bisa Dapatkan dengan Mudah?

Dibandingkan dengan bek incaran lainnya seperti William Saliba (Arsenal) dan Ibrahima Konaté (Liverpool) yang dihargai di atas £60 juta, Huijsen menjadi opsi yang lebih murah bagi Madrid. Laporan terbaru menyebutkan bahwa kontraknya di Bournemouth memiliki release clause sebesar £50 juta.

Dengan usianya yang masih muda, postur menjulang setinggi 1,95 meter, dan kemampuannya membaca permainan, Huijsen bisa menjadi solusi jangka panjang bagi pertahanan Madrid yang semakin menua.

Akan Gabung Madrid Musim Panas Ini?

Dengan semua sinyal positif dari Huijsen, apakah Real Madrid akan bergerak musim panas ini untuk mengamankan jasanya? Ataukah klub lain seperti Manchester United atau Chelsea akan mencoba mencuri start?

Yang jelas, bek muda ini sedang berada dalam momen terbaik dalam kariernya, dan kepindahannya ke klub besar hanya masalah waktu!

Dean Huijsen Merasa "Terhormat" Dikaitkan dengan Real Madrid

Dean Huijsen Merasa "Terhormat" Dikaitkan dengan Real Madrid

Bournemouth tengah menikmati musim yang solid di Premier League, dan salah satu bintang yang paling bersinar adalah Dean Huijsen

Bek tengah muda ini tidak hanya tampil luar biasa di lini belakang, tetapi juga sudah mulai menarik perhatian klub-klub top Eropa, termasuk Real Madrid!

Dari Pemain Cadangan Jadi Pilar Utama Bournemouth

Huijsen, yang lahir di Amsterdam namun memiliki kewarganegaraan Spanyol, awalnya bukan pilihan utama Bournemouth di awal musim. 

Namun, sejak mencetak gol kemenangan melawan Tottenham Hotspur pada bulan Desember, dia tak tergantikan di lini belakang tim asuhan Andoni Iraola.

Performa impresifnya bahkan membuatnya mendapatkan panggilan pertama ke Timnas Spanyol bulan ini. 

Itu adalah bukti bahwa talenta Huijsen benar-benar istimewa, sehingga tak heran banyak klub besar mulai membidiknya.

Real Madrid, Manchester United, dan Chelsea Masuk dalam Perburuan

Di usia 19 tahun, Huijsen sudah dikaitkan dengan beberapa raksasa Eropa seperti Manchester United, Chelsea, dan Real Madrid. Namun, dari sekian banyak peminat, Los Blancos tampaknya yang paling menarik perhatian sang pemain.

Saat diwawancarai oleh Relevo, Huijsen tidak ragu mengungkapkan kekagumannya terhadap Real Madrid.

"Sebuah kehormatan jika klub sebesar itu tertarik pada saya. Itu sesuatu yang spesial dan berarti saya sedang melakukan sesuatu dengan baik," ujarnya dengan antusias.

Dulu Hampir Gabung Madrid, Tapi Pilih Juventus

Menariknya, Huijsen sebenarnya sempat memiliki kesempatan untuk bergabung dengan Real Madrid saat meninggalkan akademi Malaga pada 2021. 

Namun, ia justru memilih Juventus, dengan alasan ingin belajar langsung dari para bek legendaris Italia seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, dan Andrea Barzagli.

"Saya pikir itu keputusan yang matang. Saya ingin belajar cara bertahan yang benar. Italia punya reputasi kuat dalam hal itu, jadi saya memilih Juventus. Di sana, Anda benar-benar bekerja lebih keras dalam bertahan," jelasnya.

Dipaksa Pergi oleh Juventus, Kini Jadi Aset Berharga

Meski berharap berkembang di Juventus, Huijsen malah mengalami pengalaman pahit. Setelah menjalani paruh kedua musim lalu sebagai pemain pinjaman di Roma, ia kembali ke Turin pada musim panas hanya untuk diberitahu bahwa dirinya harus pergi.

"Saya tiba setelah libur musim panas dan mereka bilang saya harus pergi. Tapi mereka tidak akan memaksa saya. Dan akhirnya, mereka justru memaksa saya, membuat saya berlatih sendirian, dan hal-hal seperti itu," ungkapnya kepada MARCA.

Pada akhirnya, Juventus melepas Huijsen ke Bournemouth dengan harga yang terbilang murah, hanya €15,2 juta (£12,7 juta) plus bonus. Kini, nilai pasarnya meroket setelah tampil luar biasa di Premier League.

Harga Murah, Madrid Bisa Dapatkan dengan Mudah?

Dibandingkan dengan bek incaran lainnya seperti William Saliba (Arsenal) dan Ibrahima Konaté (Liverpool) yang dihargai di atas £60 juta, Huijsen menjadi opsi yang lebih murah bagi Madrid. Laporan terbaru menyebutkan bahwa kontraknya di Bournemouth memiliki release clause sebesar £50 juta.

Dengan usianya yang masih muda, postur menjulang setinggi 1,95 meter, dan kemampuannya membaca permainan, Huijsen bisa menjadi solusi jangka panjang bagi pertahanan Madrid yang semakin menua.

Akan Gabung Madrid Musim Panas Ini?

Dengan semua sinyal positif dari Huijsen, apakah Real Madrid akan bergerak musim panas ini untuk mengamankan jasanya? Ataukah klub lain seperti Manchester United atau Chelsea akan mencoba mencuri start?

Yang jelas, bek muda ini sedang berada dalam momen terbaik dalam kariernya, dan kepindahannya ke klub besar hanya masalah waktu!