Del Piero Soroti Krisis Juventus: "Tidak Ada Mental Juara!"

Del Piero Soroti Krisis Juventus: "Tidak Ada Mental Juara!"

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah melihat mantan klubnya dipermalukan Fiorentina dengan skor telak 3-0. 

Menurutnya, yang paling mengkhawatirkan bukan hanya hasil buruk tersebut, tetapi juga minimnya reaksi dari para pemain dan staf di bangku cadangan.

Juventus Terpuruk, Tanpa Gol dan Tanpa Perlawanan

Juventus benar-benar dalam periode buruk. Setelah kebobolan empat gol dari Atalanta, kini mereka dihajar tiga gol tanpa balas oleh Fiorentina. 

Dalam dua pertandingan terakhir, Bianconeri sudah kebobolan tujuh gol dan sama sekali tidak mencetak gol.

Situasi ini membuat mereka turun ke peringkat kelima klasemen Serie A, kehilangan posisi di zona Liga Champions setelah Bologna berhasil mengalahkan Lazio dan naik ke peringkat empat.

Del Piero, yang merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Juventus, tidak bisa menutupi rasa frustrasinya saat menjadi pundit di Sky Sport Italia.

"Sulit bagi saya untuk berkomentar karena saya secara emosional terlibat," ujar Del Piero. "Tapi masalah terbesar dari pertandingan ini adalah tidak ada reaksi sama sekali. Ini bukan Juventus yang saya kenal."

Menurutnya, Juve memang bisa saja kalah, tetapi seharusnya dengan kepala tegak.

"Hari ini, tidak ada satu pun orang—baik di lapangan, di bangku cadangan, maupun di manajemen—yang bisa merasa tenang atau berkata bahwa mereka sudah memberikan segalanya. Tidak ada reaksi sama sekali."

Thiago Motta Tidak Mundur, Manajemen Masih Percaya

Setelah kekalahan ini, banyak pihak mempertanyakan masa depan Thiago Motta sebagai pelatih Juventus. 

Namun, mantan gelandang timnas Italia itu menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri, sementara direktur klub, Cristiano Giuntoli, masih menunjukkan kepercayaan kepada Motta.

Namun, keputusan pergantian pemain yang dilakukan Motta juga menjadi sorotan. Dalam kondisi tertinggal, ia justru memasukkan tiga pemain bertahan.

"Pergantian pemainnya adalah tiga bek. Mungkin ada alasannya, tetapi ini adalah masalah yang lebih besar, masalah mentalitas," kata Del Piero. "Ketika tim sedang dalam kondisi sulit, seharusnya ada reaksi, tapi Juventus tidak menunjukkan itu."

Ia juga memberikan kredit kepada Fiorentina, yang menurutnya telah menunjukkan cara menghadapi masa sulit dengan lebih baik.

"Fiorentina juga mengalami momen sulit, tetapi mereka berhasil keluar dari situasi itu dengan bersatu bersama pelatih mereka," lanjutnya. "Juventus? Tujuh gol kebobolan dalam dua pertandingan. Tidak banyak yang bisa dikatakan lagi."

Juventus Harus Bangkit, Laga Krusial Menanti

Dengan hanya satu poin di belakang Bologna yang kini berada di posisi keempat, Juventus masih memiliki peluang untuk kembali ke zona Liga Champions. 

Namun, mereka harus segera berbenah sebelum laga selanjutnya melawan Genoa pada 29 Maret, setelah jeda internasional.

Bagi Del Piero, masalah utama Juventus saat ini bukan sekadar taktik atau kualitas individu, tetapi lebih kepada mentalitas tim. 

Jika mereka tidak segera menunjukkan reaksi dan rasa lapar untuk menang, bukan tidak mungkin musim ini berakhir dengan kegagalan total.

Apakah Juventus bisa bangkit atau justru semakin terpuruk? Semua tergantung bagaimana mereka merespons kritik pedas dari salah satu legenda terbesar klub mereka sendiri.

Del Piero Soroti Krisis Juventus: "Tidak Ada Mental Juara!"

Del Piero Soroti Krisis Juventus: "Tidak Ada Mental Juara!"

Legenda Juventus, Alessandro Del Piero, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah melihat mantan klubnya dipermalukan Fiorentina dengan skor telak 3-0. 

Menurutnya, yang paling mengkhawatirkan bukan hanya hasil buruk tersebut, tetapi juga minimnya reaksi dari para pemain dan staf di bangku cadangan.

Juventus Terpuruk, Tanpa Gol dan Tanpa Perlawanan

Juventus benar-benar dalam periode buruk. Setelah kebobolan empat gol dari Atalanta, kini mereka dihajar tiga gol tanpa balas oleh Fiorentina. 

Dalam dua pertandingan terakhir, Bianconeri sudah kebobolan tujuh gol dan sama sekali tidak mencetak gol.

Situasi ini membuat mereka turun ke peringkat kelima klasemen Serie A, kehilangan posisi di zona Liga Champions setelah Bologna berhasil mengalahkan Lazio dan naik ke peringkat empat.

Del Piero, yang merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Juventus, tidak bisa menutupi rasa frustrasinya saat menjadi pundit di Sky Sport Italia.

"Sulit bagi saya untuk berkomentar karena saya secara emosional terlibat," ujar Del Piero. "Tapi masalah terbesar dari pertandingan ini adalah tidak ada reaksi sama sekali. Ini bukan Juventus yang saya kenal."

Menurutnya, Juve memang bisa saja kalah, tetapi seharusnya dengan kepala tegak.

"Hari ini, tidak ada satu pun orang—baik di lapangan, di bangku cadangan, maupun di manajemen—yang bisa merasa tenang atau berkata bahwa mereka sudah memberikan segalanya. Tidak ada reaksi sama sekali."

Thiago Motta Tidak Mundur, Manajemen Masih Percaya

Setelah kekalahan ini, banyak pihak mempertanyakan masa depan Thiago Motta sebagai pelatih Juventus. 

Namun, mantan gelandang timnas Italia itu menegaskan bahwa ia tidak akan mengundurkan diri, sementara direktur klub, Cristiano Giuntoli, masih menunjukkan kepercayaan kepada Motta.

Namun, keputusan pergantian pemain yang dilakukan Motta juga menjadi sorotan. Dalam kondisi tertinggal, ia justru memasukkan tiga pemain bertahan.

"Pergantian pemainnya adalah tiga bek. Mungkin ada alasannya, tetapi ini adalah masalah yang lebih besar, masalah mentalitas," kata Del Piero. "Ketika tim sedang dalam kondisi sulit, seharusnya ada reaksi, tapi Juventus tidak menunjukkan itu."

Ia juga memberikan kredit kepada Fiorentina, yang menurutnya telah menunjukkan cara menghadapi masa sulit dengan lebih baik.

"Fiorentina juga mengalami momen sulit, tetapi mereka berhasil keluar dari situasi itu dengan bersatu bersama pelatih mereka," lanjutnya. "Juventus? Tujuh gol kebobolan dalam dua pertandingan. Tidak banyak yang bisa dikatakan lagi."

Juventus Harus Bangkit, Laga Krusial Menanti

Dengan hanya satu poin di belakang Bologna yang kini berada di posisi keempat, Juventus masih memiliki peluang untuk kembali ke zona Liga Champions. 

Namun, mereka harus segera berbenah sebelum laga selanjutnya melawan Genoa pada 29 Maret, setelah jeda internasional.

Bagi Del Piero, masalah utama Juventus saat ini bukan sekadar taktik atau kualitas individu, tetapi lebih kepada mentalitas tim. 

Jika mereka tidak segera menunjukkan reaksi dan rasa lapar untuk menang, bukan tidak mungkin musim ini berakhir dengan kegagalan total.

Apakah Juventus bisa bangkit atau justru semakin terpuruk? Semua tergantung bagaimana mereka merespons kritik pedas dari salah satu legenda terbesar klub mereka sendiri.