Postecoglou Bertanggung Jawab atas Kekalahan Tottenham di Kandang Sendiri Lawan Ipswich

Postecoglou Bertanggung Jawab atas Kekalahan Tottenham di Kandang Sendiri Lawan Ipswich

Ange Postecoglou bertanggung jawab atas kekalahan Tottenham Hotspur di kandang sendiri saat melawan tim promosi Ipswich Town pada pekan ke-11 Premier League.

Sebelum pekan ini, terdapat dua tim yang masih belum meraih kemenangan sepanjang musim 2024-25, yaitu Wolverhampton Wanderers dan tim promosi Ipswich Town.

Ipswich Town lalu membuat kejutan dengan kemenangan 2-1 di Tottenham Hotspur Stadium. Dua gol di babak pertama yang dicetak oleh Sammie Szmodics dan Liam Delap berhasil membawa tim tamu unggul, sebelum Rodrigo Bentancur hanya mampu memangkas jarak bagi tuan rumah.

Kecewa besar, Postecoglou bertanggung jawab atas kekalahan Spurs

Postecoglou mengakui kecewa besar atas hasil tersebut dan serta tidak bisa mendapatkan performa konsisten dari para pemainnya.

"Sangat mengecewakan," kata Postecoglou kepada BBC Sport. "Kami memulai dengan lambat dan pasif. Kami memaksakan diri untuk mendaki gunung.”

"Di babak kedua, kami memiliki peluang tetapi tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.”

"Itu semua karena saya. Saya tidak mendapatkan penampilan yang konsisten dari para pemain. Itu sesuatu yang perlu saya atasi.”

"Saya orang yang bertanggung jawab, jadi biasanya begitulah yang terjadi. Saya bertanggung jawab. Kami tidak bisa memaksakan diri untuk mendaki gunung seperti itu."

Tottenham angin-anginan sepanjang musim.

Sepuluh partai pertama pada musim perdana tidak sama dengan 10 laga perdana pada musim kedua. Pada musim lalu, tim asal London Utara ini berada di puncak klasemen setelah 10 pertandingan, meraih delapan kemenangan dan dua kali imbang.

Namun sejak itu hasil angin-anginan terjadi yang menyebabkan mereka terlempar dari empat besar. Penampilan tersebut pun berlanjut hingga musim ini.

Spurs menduduki posisi ketujuh sebelum pekan ke-11 dan kekalahan ini menyebabkan mereka terjun ke posisi ke-10 dengan 16 poin, selisih 10 poin dari yang diraih dalam 11 laga pertama musim lalu. Sementara Ipswich memiliki delapan poin, satu tingkat di atas zona degradasi.

Postecoglou juga kesal dengan Ipswich yang melambatkan permainan saat Spurs berusaha untuk menyamakan kedudukan.

"Sekarang ini bagian dari Premier League," tegas pelatih asal Australia ini.

“Klub-klub melakukannya secara strategis. Anda hampir dapat menghitung waktu Anda sendiri bahwa setiap 20 menit, seseorang akan jatuh, dan mereka akan datang dan mendapatkan instruksi dari pelatih.”

“Jika kita ingin mengatasinya, kita harus memastikan bahwa kita tidak memberi tim lawan kesempatan untuk unggul dalam permainan dan mencoba menghancurkannya, maka kita dapat mengendalikannya. Terserah kepada para wasit untuk mencari tahu."

Postecoglou Bertanggung Jawab atas Kekalahan Tottenham di Kandang Sendiri Lawan Ipswich

Postecoglou Bertanggung Jawab atas Kekalahan Tottenham di Kandang Sendiri Lawan Ipswich

Ange Postecoglou bertanggung jawab atas kekalahan Tottenham Hotspur di kandang sendiri saat melawan tim promosi Ipswich Town pada pekan ke-11 Premier League.

Sebelum pekan ini, terdapat dua tim yang masih belum meraih kemenangan sepanjang musim 2024-25, yaitu Wolverhampton Wanderers dan tim promosi Ipswich Town.

Ipswich Town lalu membuat kejutan dengan kemenangan 2-1 di Tottenham Hotspur Stadium. Dua gol di babak pertama yang dicetak oleh Sammie Szmodics dan Liam Delap berhasil membawa tim tamu unggul, sebelum Rodrigo Bentancur hanya mampu memangkas jarak bagi tuan rumah.

Kecewa besar, Postecoglou bertanggung jawab atas kekalahan Spurs

Postecoglou mengakui kecewa besar atas hasil tersebut dan serta tidak bisa mendapatkan performa konsisten dari para pemainnya.

"Sangat mengecewakan," kata Postecoglou kepada BBC Sport. "Kami memulai dengan lambat dan pasif. Kami memaksakan diri untuk mendaki gunung.”

"Di babak kedua, kami memiliki peluang tetapi tidak cukup untuk memenangkan pertandingan.”

"Itu semua karena saya. Saya tidak mendapatkan penampilan yang konsisten dari para pemain. Itu sesuatu yang perlu saya atasi.”

"Saya orang yang bertanggung jawab, jadi biasanya begitulah yang terjadi. Saya bertanggung jawab. Kami tidak bisa memaksakan diri untuk mendaki gunung seperti itu."

Tottenham angin-anginan sepanjang musim.

Sepuluh partai pertama pada musim perdana tidak sama dengan 10 laga perdana pada musim kedua. Pada musim lalu, tim asal London Utara ini berada di puncak klasemen setelah 10 pertandingan, meraih delapan kemenangan dan dua kali imbang.

Namun sejak itu hasil angin-anginan terjadi yang menyebabkan mereka terlempar dari empat besar. Penampilan tersebut pun berlanjut hingga musim ini.

Spurs menduduki posisi ketujuh sebelum pekan ke-11 dan kekalahan ini menyebabkan mereka terjun ke posisi ke-10 dengan 16 poin, selisih 10 poin dari yang diraih dalam 11 laga pertama musim lalu. Sementara Ipswich memiliki delapan poin, satu tingkat di atas zona degradasi.

Postecoglou juga kesal dengan Ipswich yang melambatkan permainan saat Spurs berusaha untuk menyamakan kedudukan.

"Sekarang ini bagian dari Premier League," tegas pelatih asal Australia ini.

“Klub-klub melakukannya secara strategis. Anda hampir dapat menghitung waktu Anda sendiri bahwa setiap 20 menit, seseorang akan jatuh, dan mereka akan datang dan mendapatkan instruksi dari pelatih.”

“Jika kita ingin mengatasinya, kita harus memastikan bahwa kita tidak memberi tim lawan kesempatan untuk unggul dalam permainan dan mencoba menghancurkannya, maka kita dapat mengendalikannya. Terserah kepada para wasit untuk mencari tahu."