Loading, please wait...
Pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, mengakui bahwa Como menunjukkan keinginan lebih besar untuk menang dalam laga yang berakhir 2-0 bagi tuan rumah. Gol dari Alessandro Gabrielloni di menit ke-93 dan Nico Paz di menit ke-97 menjadi penentu hasil akhir yang mengecewakan bagi Giallorossi.
“Mereka memiliki lebih banyak keinginan untuk menang,” ujar Ranieri. “Kami membuat kesalahan saat menghadapi tendangan bebas, dan itu tak boleh terjadi. Como melakukan segalanya untuk menang, sedangkan kami gagal menciptakan ancaman seperti di babak pertama.”
Ranieri juga memberikan penilaian terhadap Artem Dovbyk, yang dinilai belum dalam kondisi terbaiknya. “Dia belum 100%, tapi karena kami banyak mengirim bola ke dalam kotak penalti di babak pertama, saya pikir dia bisa membantu. Sayangnya, kami tak mampu mengulang performa tersebut.”
Meski begitu, Ranieri tetap optimistis terhadap kerja keras skuadnya. “Jika ada peluang memperkuat tim di bursa transfer, saya tidak akan ragu. Namun, saya puas dengan bagaimana para pemain bekerja sejauh ini.”
Ranieri menolak anggapan bahwa timnya memiliki masalah sikap. “Masih terlalu dini untuk menyebut ini masalah sikap. Kami harus bereaksi, terutama karena kami memiliki pertandingan di Coppa Italia yang harus kami menangkan.”
Dengan jadwal padat yang menanti, Ranieri berharap skuadnya bisa segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih konsisten di laga-laga berikutnya.