Loading, please wait...
Di tengah berbagai spekulasi soal masa depannya, Rasmus Hojlund menegaskan bahwa ia tidak memiliki keinginan untuk meninggalkan Manchester United dalam waktu dekat.
Hojlund memang berada dalam sorotan setelah hanya mencetak tiga gol dalam 24 pertandingan Premier League musim ini.
Rentetan 21 laga tanpa gol membuat ekspektasi terhadapnya menurun drastis, bahkan ia sendiri mengakui performanya belum sesuai harapan.
Manchester United dikabarkan akan mencari striker baru di bursa transfer musim panas. Nama Victor Osimhen kerap dikaitkan dengan Setan Merah, bahkan ada rumor yang menyebut Hojlund bisa dijadikan bagian dari kesepakatan pertukaran dengan Napoli. Selain itu, klub-klub Serie A juga disebut berminat merekrutnya.
Namun, striker asal Denmark itu memastikan ia tak akan pergi ke mana-mana.
Saat menjalani tugas internasional bersama timnas Denmark, Hojlund menegaskan kecintaannya pada United.
"Saya fokus dengan proyek Ruben [Amorim], karena itu sangat menarik," ujar Hojlund kepada media.
"Erik [ten Hag] adalah salah satu alasan saya pindah ke Manchester United. Dia pelatih berbakat dan melakukan banyak hal bagus, tapi sayangnya tidak berhasil. Begitulah sepak bola."
Meskipun Ten Hag kini telah pergi, Hojlund tetap berkomitmen penuh.
"Saya masih sangat bahagia di Manchester United. Ini adalah klub impian saya sejak kecil. Saya juga sangat senang dengan Ruben. Dia sosok yang keren dan menyenangkan."
Baca Juga: "MU Bangun Stadion Baru, Old Trafford Tetap Digunakan"
Di tengah kritik yang terus mengalir, Peter Schmeichel muncul sebagai sosok yang memberikan dukungan moral kepada Hojlund.
Mantan kiper legendaris United itu bahkan tertangkap kamera tengah menghibur Hojlund usai hasil imbang 1-1 melawan Arsenal.
Hojlund sendiri mengakui bahwa Schmeichel sering membantunya dalam menghadapi tekanan.
"Peter sering membantu saya dan mendengarkan bagaimana perasaan saya—baik saat keadaan berjalan baik maupun buruk," jelasnya.
"Saya tidak akan menyebutnya sebagai figur ayah, tetapi dia sangat membantu karena dia pernah mengalami hal yang sama. Dia tahu apa artinya bermain untuk Manchester United sebagai orang Denmark. Senang rasanya memiliki seseorang untuk berdiskusi tentang hal itu."
Dengan kehadiran Ruben Amorim sebagai pelatih baru, Hojlund kini mendapat kesempatan untuk membuktikan dirinya kembali. Jika ia mampu meningkatkan performanya di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut, maka masa depan cerah masih bisa menantinya di Old Trafford.
Satu hal yang pasti, Hojlund belum menyerah dan tetap berjuang untuk sukses di Manchester United.