Loading, please wait...
Paris Saint-Germain (PSG) tampaknya masih menyimpan rasa kecewa setelah kehilangan Kylian Mbappé secara gratis ke Real Madrid musim panas lalu. Tidak ingin tinggal diam, PSG kabarnya sedang menyiapkan strategi balas dendam dengan cara yang cukup mengejutkan—mereka berencana merekrut pemain-pemain muda berbakat dari akademi Madrid!
Drama kepindahan Mbappé ke Real Madrid memang jadi salah satu saga transfer paling heboh dalam beberapa tahun terakhir.
Setelah mempertahankan sang megabintang dengan kontrak mahal dan bonus besar, PSG akhirnya harus rela kehilangan Mbappé secara cuma-cuma pada Juni 2024.
Yang lebih menyakitkan, PSG tidak mendapatkan bayaran sepeser pun dari kepindahan tersebut!
Meski secara finansial mereka bisa menghemat karena tak lagi membayar bonus loyalitas Mbappé, tetap saja kehilangan pemain sekelasnya tanpa kompensasi menjadi pukulan berat bagi klub.
Masalah tidak berhenti di situ. Kini, Mbappé sedang berseteru dengan PSG terkait gaji yang diklaimnya belum dibayar.
Angkanya pun fantastis—sekitar €55 juta atau setara Rp950 miliar. Situasi ini semakin membuat PSG geram, dan kabarnya mereka mulai mencari cara untuk membalas Real Madrid.
Menurut laporan MARCA, manajemen PSG mulai menyusun strategi untuk membalas dendam kepada Real Madrid.
Caranya? Mereka ingin merebut pemain-pemain muda berbakat dari akademi Madrid dan membentuk generasi baru di Paris.
Beberapa agen dan perantara kabarnya sudah mulai bergerak, berusaha mendekati talenta muda yang berada di akademi Madrid. Harapannya, PSG bisa menarik sebanyak mungkin pemain berbakat dari ibu kota Spanyol ke Prancis.
Baca Juga: “Luka Modric Ingin Bertahan di Real Madrid untuk Musim ke-14”
Menariknya, perwakilan kedua klub ini baru saja bertemu dalam sebuah turnamen sepak bola usia muda di Doha, Qatar. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PSG, Nasser Al-Khelaifi, terlihat berbincang dengan beberapa pihak dari Real Madrid.
Meskipun belum ada bukti bahwa PSG melakukan pendekatan ilegal, pihak Madrid tidak mau mengambil risiko. Mereka dikabarkan langsung meningkatkan pengawasan terhadap para pemain mudanya, memastikan tidak ada pendekatan yang melanggar aturan atau praktik "tapping-up" (mendekati pemain tanpa izin klubnya).
Hingga kini, belum ada informasi pasti mengenai siapa saja pemain akademi Madrid yang sedang diincar PSG. Namun, nama yang santer dikaitkan adalah Raul Asencio, bek tengah muda yang baru saja dipromosikan ke tim utama Madrid.
Asencio saat ini masih terikat kontrak hingga 2026, tetapi PSG diyakini siap memberikan tawaran menarik untuk membujuknya pindah ke Paris. Jika rencana ini berhasil, Madrid bisa kehilangan salah satu talenta masa depannya.
Hubungan antara PSG dan Real Madrid memang sudah lama panas, terutama sejak Madrid terus-menerus menggoda Mbappé hingga akhirnya berhasil mendapatkan tanda tangannya secara gratis. Kini, PSG tampaknya ingin membalas dendam dengan cara merusak proyek jangka panjang Madrid melalui pembajakan talenta muda mereka.
Apakah strategi ini akan berhasil? Ataukah Madrid akan semakin waspada dan memperketat kontrak serta pengawasan terhadap pemain-pemain mudanya? Yang jelas, rivalitas antara kedua klub ini dipastikan akan semakin memanas di masa mendatang!