Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk memperbaiki performa klub adalah dengan melakukan perubahan besar-besaran dalam skuat. Menurutnya, United harus melepas hingga 15 pemain jika ingin kembali bersaing di papan atas. Musim Terburuk United dalam Sejarah Premier League Setan Merah sedang menjalani musim yang sangat buruk di Premier League. Mereka terancam finis di posisi terendah sejak degradasi 51 tahun lalu. Satu-satunya peluang meraih trofi dan lolos ke kompetisi Eropa musim depan hanyalah melalui Liga Europa. Sementara itu, salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, menargetkan United bisa kembali menjuarai Premier League pada 2028. Namun, Rooney menilai hal itu mustahil jika tidak ada perubahan besar dalam komposisi pemain. Hanya Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo yang Layak Dipertahankan Dalam podcast Stick to Football di The Overlap, Rooney mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tim saat ini. Menurutnya, para pemain terlihat "kehilangan arah" dan "takut" di lapangan. "Bruno adalah satu-satunya pemain yang terus memberikan kontribusi. Dia memang kadang menyebalkan, tapi tetap bisa menghasilkan sesuatu. Saya hanya akan mempertahankan Bruno dan Mainoo," ujar mantan kapten United itu. Rooney menambahkan bahwa setidaknya 10 hingga 15 pemain seharusnya dilepas, meskipun ia sadar hal itu sulit dilakukan dalam waktu singkat. Mentalitas Pemain United Jadi Sorotan Selain kualitas skuat, Rooney juga mengkritik mentalitas para pemain yang dinilainya terlalu lembek dan tidak memiliki tanggung jawab atas performa buruk tim. "Ada budaya di klub ini yang membuat kekalahan terasa terlalu mudah diterima. Para pemain hanya bilang, 'Lanjut ke pertandingan berikutnya' dan semua omong kosong itu," katanya dengan nada kesal. "Seharusnya mereka menunjukkan karakter dan bertarung di lapangan. Sangat menyakitkan melihat ini. Saya memang berasal dari Liverpool, tapi setelah bertahun-tahun di United, saya ingin tim ini sukses. Anak-anak saya ada di akademi United, dan menyaksikan kondisi tim seperti sekarang benar-benar menyakitkan," lanjutnya. Manchester United Harus Bergerak Cepat Dengan kondisi tim yang terus menurun, manajemen United harus segera mengambil langkah serius untuk membangun skuat yang lebih kompetitif. Jika tidak, target juara Premier League pada 2028 mungkin hanya akan menjadi mimpi belaka. Apakah United akan benar-benar merombak skuat besar-besaran seperti yang disarankan Rooney? Atau mereka akan kembali terjebak dalam siklus mediokritas?
Legenda Manchester United, Wayne Rooney, menegaskan bahwa satu-satunya cara untuk memperbaiki performa klub adalah dengan melakukan perubahan besar-besaran dalam skuat. Menurutnya, United harus melepas hingga 15 pemain jika ingin kembali bersaing di papan atas. Musim Terburuk United dalam Sejarah Premier League Setan Merah sedang menjalani musim yang sangat buruk di Premier League. Mereka terancam finis di posisi terendah sejak degradasi 51 tahun lalu. Satu-satunya peluang meraih trofi dan lolos ke kompetisi Eropa musim depan hanyalah melalui Liga Europa. Sementara itu, salah satu pemilik klub, Sir Jim Ratcliffe, menargetkan United bisa kembali menjuarai Premier League pada 2028. Namun, Rooney menilai hal itu mustahil jika tidak ada perubahan besar dalam komposisi pemain. Hanya Bruno Fernandes dan Kobbie Mainoo yang Layak Dipertahankan Dalam podcast Stick to Football di The Overlap, Rooney mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi tim saat ini. Menurutnya, para pemain terlihat "kehilangan arah" dan "takut" di lapangan. "Bruno adalah satu-satunya pemain yang terus memberikan kontribusi. Dia memang kadang menyebalkan, tapi tetap bisa menghasilkan sesuatu. Saya hanya akan mempertahankan Bruno dan Mainoo," ujar mantan kapten United itu. Rooney menambahkan bahwa setidaknya 10 hingga 15 pemain seharusnya dilepas, meskipun ia sadar hal itu sulit dilakukan dalam waktu singkat. Mentalitas Pemain United Jadi Sorotan Selain kualitas skuat, Rooney juga mengkritik mentalitas para pemain yang dinilainya terlalu lembek dan tidak memiliki tanggung jawab atas performa buruk tim. "Ada budaya di klub ini yang membuat kekalahan terasa terlalu mudah diterima. Para pemain hanya bilang, 'Lanjut ke pertandingan berikutnya' dan semua omong kosong itu," katanya dengan nada kesal. "Seharusnya mereka menunjukkan karakter dan bertarung di lapangan. Sangat menyakitkan melihat ini. Saya memang berasal dari Liverpool, tapi setelah bertahun-tahun di United, saya ingin tim ini sukses. Anak-anak saya ada di akademi United, dan menyaksikan kondisi tim seperti sekarang benar-benar menyakitkan," lanjutnya. Manchester United Harus Bergerak Cepat Dengan kondisi tim yang terus menurun, manajemen United harus segera mengambil langkah serius untuk membangun skuat yang lebih kompetitif. Jika tidak, target juara Premier League pada 2028 mungkin hanya akan menjadi mimpi belaka. Apakah United akan benar-benar merombak skuat besar-besaran seperti yang disarankan Rooney? Atau mereka akan kembali terjebak dalam siklus mediokritas?