Tottenham Pertimbangkan Pemecatan Thomas Frank Usai Kekalahan Mengejutkan dari West Ham

Tottenham Pertimbangkan Pemecatan Thomas Frank Usai Kekalahan Mengejutkan dari West Ham

Mansion SportsTottenham Hotspur dikabarkan tengah meninjau masa depan manajer mereka, Thomas Frank, menyusul kekalahan buruk terbaru yang kembali menambah tekanan terhadap pelatih asal Denmark tersebut. 

Spurs takluk 2-1 dari West Ham United pada Sabtu sore, padahal lawan mereka saat ini berada di peringkat ke-18 Liga Inggris dan terpaut lima poin dari zona aman. 

Kekecewaan suporter tuan rumah pun diarahkan langsung kepada Frank sesaat setelah laga berakhir.

Spurs Terus Terpuruk di Tengah Musim

Sepekan setelah disingkirkan Aston Villa dari ajang Piala FA, Tottenham kembali menerima pukulan telak dalam perjalanan musim mereka. 

Kekalahan 2-1 dalam derby London melawan West Ham ditentukan oleh gol Callum Wilson pada masa tambahan waktu, yang semakin memperparah situasi klub.

Para pendukung Spurs terdengar melantunkan nyanyian bernada “you’re getting sacked in the morning” diiringi cemoohan keras saat peluit akhir dibunyikan. 

Laporan dari The Times menyebutkan bahwa manajemen klub tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama dengan Frank, menyusul catatan hanya satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Situasi ini semakin rumit dengan badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci, sementara waktu di bursa transfer Januari semakin menipis untuk menambah amunisi pada skuad yang sudah minim kedalaman. 

Meski demikian, seusai kekalahan dari West Ham, Frank tetap menyatakan bahwa dirinya masih mendapatkan dukungan penuh dari jajaran pimpinan klub.

Frank Tegaskan Masih Didukung Dewan Klub

Dalam wawancara pascalaga, Frank menanggapi reaksi negatif para suporter dengan menyatakan bahwa ia memahami rasa frustrasi yang muncul. 

Ia mengakui bahwa kalah dari rival sekota di kandang sendiri merupakan hal yang sangat menyakitkan, terutama setelah upaya keras yang telah dilakukan tim untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung mereka.

Frank menegaskan bahwa sebagai manajer, ia siap menerima tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. 

Menurutnya, kritik yang diarahkan kepadanya adalah hal yang wajar selama para pemain tetap mendapatkan dukungan untuk terus berjuang. 

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa situasi akan berubah ketika Tottenham kembali meraih kemenangan.

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa dari sisi performa, para pemain masih menunjukkan etos kerja yang tinggi. 

Ia menyebut beberapa pertandingan terakhir, termasuk melawan Bournemouth, Aston Villa, dan West Ham, sebagai laga di mana tim tetap berlari, bekerja keras, dan berusaha mendekati kemenangan, meskipun hasil akhir belum berpihak.

Frank menambahkan bahwa ia merasakan dukungan dari semua pihak di dalam klub yang memiliki tujuan sama, yaitu kesuksesan jangka panjang. 

Ia mengakui bahwa banyak hal telah dilakukan dengan benar di balik layar, namun hasil di lapangan belum mencerminkan upaya tersebut, padahal hasil adalah faktor yang paling menentukan.

Stephen Warnock Ikut Soroti Tekanan pada Manajer

Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, turut memberikan pandangannya terkait situasi di Tottenham saat berbicara di BBC Radio 5 Live. 

Ia menyatakan bahwa para penggemar tampak sudah kehabisan kesabaran dan menginginkan perubahan, baik di level manajemen klub maupun pada posisi pelatih kepala.

Menurut Warnock, tekanan besar sebenarnya dirasakan oleh kedua manajer dalam laga tersebut, namun hasil akhir menunjukkan bahwa kubu lawan keluar sebagai pemenang dalam duel penuh tekanan tersebut.

Masa Depan Frank Ditentukan Laga-Laga Krusial

Prospek ke depan terlihat suram bagi Frank dan Tottenham, dengan serangkaian pertandingan penting yang menanti tanpa adanya tanda-tanda perbaikan yang jelas. Padahal, era kepelatihan Frank sempat dimulai dengan penuh harapan hanya enam bulan lalu.

Kemenangan pada laga tengah pekan melawan Borussia Dortmund tentu akan menjadi suntikan moral, namun perhatian terbesar justru tertuju pada pertandingan tandang melawan Burnley. 

Burnley baru saja meraih hasil imbang yang patut diapresiasi di Anfield, dan kekalahan di Turf Moor dari tim yang juga terancam degradasi akan menjadi pukulan yang sangat memalukan bagi Frank dan Tottenham.

Related News

Tottenham Pertimbangkan Pemecatan Thomas Frank Usai Kekalahan Mengejutkan dari West Ham

Tottenham Pertimbangkan Pemecatan Thomas Frank Usai Kekalahan Mengejutkan dari West Ham

Mansion SportsTottenham Hotspur dikabarkan tengah meninjau masa depan manajer mereka, Thomas Frank, menyusul kekalahan buruk terbaru yang kembali menambah tekanan terhadap pelatih asal Denmark tersebut. 

Spurs takluk 2-1 dari West Ham United pada Sabtu sore, padahal lawan mereka saat ini berada di peringkat ke-18 Liga Inggris dan terpaut lima poin dari zona aman. 

Kekecewaan suporter tuan rumah pun diarahkan langsung kepada Frank sesaat setelah laga berakhir.

Spurs Terus Terpuruk di Tengah Musim

Sepekan setelah disingkirkan Aston Villa dari ajang Piala FA, Tottenham kembali menerima pukulan telak dalam perjalanan musim mereka. 

Kekalahan 2-1 dalam derby London melawan West Ham ditentukan oleh gol Callum Wilson pada masa tambahan waktu, yang semakin memperparah situasi klub.

Para pendukung Spurs terdengar melantunkan nyanyian bernada “you’re getting sacked in the morning” diiringi cemoohan keras saat peluit akhir dibunyikan. 

Laporan dari The Times menyebutkan bahwa manajemen klub tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kerja sama dengan Frank, menyusul catatan hanya satu kemenangan dari delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Situasi ini semakin rumit dengan badai cedera yang menimpa sejumlah pemain kunci, sementara waktu di bursa transfer Januari semakin menipis untuk menambah amunisi pada skuad yang sudah minim kedalaman. 

Meski demikian, seusai kekalahan dari West Ham, Frank tetap menyatakan bahwa dirinya masih mendapatkan dukungan penuh dari jajaran pimpinan klub.

Frank Tegaskan Masih Didukung Dewan Klub

Dalam wawancara pascalaga, Frank menanggapi reaksi negatif para suporter dengan menyatakan bahwa ia memahami rasa frustrasi yang muncul. 

Ia mengakui bahwa kalah dari rival sekota di kandang sendiri merupakan hal yang sangat menyakitkan, terutama setelah upaya keras yang telah dilakukan tim untuk meraih kemenangan di hadapan pendukung mereka.

Frank menegaskan bahwa sebagai manajer, ia siap menerima tanggung jawab penuh atas hasil buruk tersebut. 

Menurutnya, kritik yang diarahkan kepadanya adalah hal yang wajar selama para pemain tetap mendapatkan dukungan untuk terus berjuang. 

Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa situasi akan berubah ketika Tottenham kembali meraih kemenangan.

Pelatih berusia 50 tahun itu menekankan bahwa dari sisi performa, para pemain masih menunjukkan etos kerja yang tinggi. 

Ia menyebut beberapa pertandingan terakhir, termasuk melawan Bournemouth, Aston Villa, dan West Ham, sebagai laga di mana tim tetap berlari, bekerja keras, dan berusaha mendekati kemenangan, meskipun hasil akhir belum berpihak.

Frank menambahkan bahwa ia merasakan dukungan dari semua pihak di dalam klub yang memiliki tujuan sama, yaitu kesuksesan jangka panjang. 

Ia mengakui bahwa banyak hal telah dilakukan dengan benar di balik layar, namun hasil di lapangan belum mencerminkan upaya tersebut, padahal hasil adalah faktor yang paling menentukan.

Stephen Warnock Ikut Soroti Tekanan pada Manajer

Mantan bek Liverpool, Stephen Warnock, turut memberikan pandangannya terkait situasi di Tottenham saat berbicara di BBC Radio 5 Live. 

Ia menyatakan bahwa para penggemar tampak sudah kehabisan kesabaran dan menginginkan perubahan, baik di level manajemen klub maupun pada posisi pelatih kepala.

Menurut Warnock, tekanan besar sebenarnya dirasakan oleh kedua manajer dalam laga tersebut, namun hasil akhir menunjukkan bahwa kubu lawan keluar sebagai pemenang dalam duel penuh tekanan tersebut.

Masa Depan Frank Ditentukan Laga-Laga Krusial

Prospek ke depan terlihat suram bagi Frank dan Tottenham, dengan serangkaian pertandingan penting yang menanti tanpa adanya tanda-tanda perbaikan yang jelas. Padahal, era kepelatihan Frank sempat dimulai dengan penuh harapan hanya enam bulan lalu.

Kemenangan pada laga tengah pekan melawan Borussia Dortmund tentu akan menjadi suntikan moral, namun perhatian terbesar justru tertuju pada pertandingan tandang melawan Burnley. 

Burnley baru saja meraih hasil imbang yang patut diapresiasi di Anfield, dan kekalahan di Turf Moor dari tim yang juga terancam degradasi akan menjadi pukulan yang sangat memalukan bagi Frank dan Tottenham.

Related News