Anthony Gordon Sebut Tekanan di Barcelona Lebih Ringan Dari Everton
Mansion Sports – Anthony Gordon langsung tampil impresif bersama Barcelona setelah kepindahannya yang menyita perhatian dari Premier League.
Namun, sang winger justru membuat pengakuan mengejutkan mengenai besarnya tekanan yang ia rasakan di Spanyol.
Meski tuntutan untuk meraih trofi di Spotify Camp Nou begitu tinggi, pemain timnas Inggris itu mengaku bahwa tekanan yang ia rasakan saat berjuang di papan bawah klasemen jauh lebih berat dibandingkan sekarang.
Menjalani Kehidupan di Bawah Sorotan Camp Nou
Pemain berusia 25 tahun itu langsung menjadi idola baru di Catalonia setelah mencatatkan tiga gol dan lima assist dalam 13 penampilan pertamanya bersama Blaugrana.
Dampaknya begitu besar hingga para pendukung Barcelona sudah menganggapnya sebagai bagian dari keluarga mereka. Bahkan, sebuah spanduk sempat dipasang untuk menyebut mantan pemain Newcastle United tersebut sebagai "orang Catalonia".
Mengenai proses adaptasinya di La Liga, Gordon menilai performa yang ia tunjukkan sejauh ini masih belum mencapai potensi terbaiknya. Ia yakin akan terus berkembang seiring semakin memahami sistem taktik yang diterapkan Hansi Flick.
"Saya memulai dengan baik, tetapi seperti yang sudah berkali-kali saya katakan, saya masih bisa melakukan jauh lebih banyak," ujar Gordon.
"Butuh waktu bagi saya untuk benar-benar berkembang dan merasa nyaman. Ketika itu terjadi, kalian akan melihat versi terbaik saya, yang sejauh ini belum kalian lihat.
"Semua orang membuat saya merasa sangat diterima. Mereka semua sangat baik. Kami punya budaya yang luar biasa di sini, sangat ramah dan penuh energi karena semua orang masih muda.
"Jadi, saya sangat senang bisa menjadi bagian dari tim ini."
Gordon menyampaikan hal tersebut dalam konferensi pers menjelang pertandingan Barcelona melawan Aston Villa di Liga Champions.
Membandingkan Besarnya Tekanan di Setiap Klub
Perjalanan Gordon menuju puncak sepak bola Eropa terbilang tidak biasa. Ia pernah berjuang keras menghindari degradasi bersama Everton di Goodison Park, sebelum sukses membawa Newcastle United bersaing untuk mendapatkan tiket ke kompetisi Eropa.
Banyak orang mungkin menganggap bermain untuk salah satu klub terbesar di dunia akan menghadirkan tekanan yang jauh lebih besar. Namun, Gordon justru menilai ketakutan akan degradasi jauh lebih membebani mental seorang pemain.
Menurutnya, lingkungan di Barcelona justru memberinya kebebasan untuk mengejar ambisi tertinggi tanpa dihantui tekanan berat seperti saat berjuang menyelamatkan tim dari degradasi.
"Saya benar-benar menikmati pengalaman di ketiga klub tersebut karena masing-masing memberikan hal berbeda yang membantu saya sebagai pribadi dan membuat saya berkembang," jelas sang winger.
"Menurut saya, bersaing di semua kompetisi untuk memperebutkan setiap trofi jelas merupakan hal yang paling menyenangkan.
"Orang-orang mungkin berpikir bahwa tekanan di sini lebih besar, tetapi sebenarnya justru lebih ringan dibandingkan ketika harus berjuang menghindari degradasi atau berusaha naik ke papan atas demi mendapatkan tiket Liga Champions.
"Saya ingin memenangkan setiap trofi. Saya ingin menjadi yang terbaik. Klub ini memberi saya kesempatan untuk mewujudkan semua itu."
Beradaptasi dengan Gaya Bermain Blaugrana
Bermain di lini tengah dan depan bersama pemain-pemain seperti Rodri, Pedri, dan Lamine Yamal membutuhkan kecerdasan taktik yang tinggi.
Gordon mengakui bahwa dirinya masih mempelajari pergerakan serta preferensi bermain rekan-rekan barunya. Ia juga menjelaskan bahwa pergerakannya di lapangan akan disesuaikan dengan siapa yang sedang menguasai bola.
Menjelang pertemuan dengan sesama tim Premier League di Liga Champions, Gordon turut menyadari sejumlah aspek permainan yang perlu ia tingkatkan agar bisa menjadi pemain menyerang kelas dunia.
"Saya rasa saya bisa melakukan itu lebih sering. Mungkin terkadang saya harus sedikit lebih egois.
"Menurut saya, terkadang saya terlalu sering mengoper bola. Saya jelas harus mencetak lebih banyak gol.
"Tetapi seperti yang sudah saya katakan, kenyataannya gol memenangkan pertandingan, dan saya berada di sini untuk memenangkan trofi."
Kini, fokus Gordon tertuju pada pertandingan penting melawan Aston Villa, tim yang sudah cukup ia kenal dari pengalamannya bermain di Inggris.