Barcelona Alami Kekalahan Perdana dalam Dua Belas Laga
Mansion Sports – Barcelona menelan kekalahan pertama mereka dalam dua belas pertandingan pada hari Minggu setelah takluk dengan skor 2-1 dari Real Sociedad di Donostia–San Sebastián.
Hasil ini membuat keunggulan klub asal Katalonia tersebut dalam persaingan gelar La Liga menyusut menjadi satu poin, setelah Real Madrid meraih kemenangan 24 jam sebelumnya.
Menurut laporan Marca, pelatih kepala Barcelona, Hansi Flick, memberikan tanggapan atas kekalahan tersebut. Ia mengaku puas dengan penampilan tim secara keseluruhan, namun menyesalkan kesalahan-kesalahan individual yang terjadi.
“Saya tidak merasa senang. Saya kecewa, kami memiliki banyak peluang bersih dan hasil ini tidak mencerminkan apa yang kami tampilkan di lapangan. Namun saya menyukai cara kami bermain. Kami melakukan kesalahan di lini pertahanan dan kami harus bertahan dengan lebih baik. Kami juga kurang beruntung dalam menyerang. Kami harus menerimanya. Kami harus fokus pada pertandingan berikutnya yang sangat penting. Setiap tiga hari selalu ada pertandingan. Hari ini kami kurang beruntung.
“Permainan kami sudah baik. Dalam beberapa situasi kami seharusnya bisa bertahan dengan lebih baik, tetapi secara keseluruhan saya merasa puas. Kami bermain sangat baik dalam dua pekan terakhir dan kami harus mempertahankannya. Kami tidak boleh fokus pada wasit. Kami akan berkonsentrasi pada hal-hal yang bisa kami perbaiki.”
Flick Menilai Kurangnya Komunikasi dengan Gil Manzano
Flick juga menyinggung kinerja wasit Jesús Gil Manzano, yang mendapat kritik segera setelah pertandingan dari kapten sementara Barcelona, Frenkie de Jong.
“Itulah yang ia katakan dan saya setuju. Saya tidak akan menghabiskan waktu atau energi untuk hal tersebut. Saya tidak merasa kecewa dengan wasit. Semua orang telah melihat apa yang terjadi. Saya tidak akan menyia-nyiakan energi untuk itu. Kami fokus pada diri kami sendiri. Kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol karena kami memiliki peluang. Kami pulang tanpa mendapatkan poin.
“Sebelum pertandingan, saya sudah membaca komentar-komentar mengenai wasit. Saya selalu berbicara dengan baik tentang mereka. Namun Frenkie benar, ia bersikap tenang. Ia adalah kapten. Ia berada di lapangan, ia ingin berbicara dengan wasit, tetapi tidak bisa. Terkadang saya juga ingin berbicara dengan ofisial keempat dan tidak bisa melakukannya, dan hal itu harus diterima. Saya tidak tahu apakah memang ada kekurangan komunikasi dengan para wasit di Spanyol, tetapi dengan Gil Manzano memang terdapat kekurangan komunikasi.”