Gareth Bale Beri Komentar Tentang Kepergian Xabi Alonso dari Madrid
Mansion Sports – Pekan lalu, Xabi Alonso secara resmi mengakhiri periode tujuh bulan yang mengecewakan sebagai pelatih kepala Real Madrid.
Setelah kekalahan dari Barcelona pada ajang Piala Super Spanyol, ia mencapai kesepakatan bersama dengan manajemen klub untuk mengakhiri kontraknya dengan segera, dan posisi tersebut langsung diisi oleh Alvaro Arbeloa sebagai pengganti.
Kedatangan Alonso dari Bayer Leverkusen pada musim panas lalu sempat disambut dengan ekspektasi yang sangat tinggi.
Namun, pada akhirnya harapan tersebut tidak terwujud. Pelatih berusia 44 tahun itu disebut menilai kuatnya pengaruh para pemain sebagai salah satu alasan utama kegagalannya menjalankan peran manajerial secara efektif.
Sejumlah pemain bintang dilaporkan menyuarakan ketidakpuasan terhadap pendekatan dan kinerjanya selama berada di klub.
Pandangan Gareth Bale tentang Pendekatan Alonso
Mantan pemain Real Madrid, Gareth Bale, berpendapat bahwa Xabi Alonso terlalu menitikberatkan perhatian pada aspek taktik dan kurang memperhatikan pengelolaan pemain selama masa kepelatihannya di Santiago Bernabeu, sebagaimana dikutip dari TNT Sports melalui Marca.
Menurut Bale, Alonso adalah sosok pelatih yang luar biasa. Ia menegaskan bahwa Alonso telah membuktikan kualitasnya di Bayer Leverkusen dengan meraih berbagai gelar dan menunjukkan kemampuan melatih tim secara sangat baik.
Namun, Bale menilai bahwa ketika menangani Real Madrid, peran utama bukan sekadar menjadi pelatih, melainkan menjadi seorang manajer yang mampu mengelola ego para pemain di ruang ganti.
Ia menambahkan bahwa dalam lingkungan seperti Real Madrid, seorang pelatih harus mampu menjaga dan merangkul ego para pemain bintang.
Pendekatan taktik yang terlalu rumit tidak selalu dibutuhkan, karena di ruang ganti terdapat pemain-pemain kelas dunia yang dapat mengubah jalannya pertandingan dalam sekejap.
Oleh karena itu, meskipun Alonso diakui sebagai pelatih dan ahli taktik yang hebat, pendekatan tersebut dinilai tidak berjalan efektif di Real Madrid.
Baca Juga: “Xabi Alonso Ungkap Alasannya Hengkang dari Real Madrid”
Masa di Real Madrid Akan Menjadi Pelajaran bagi Alonso
Tidak dapat disangkal bahwa posisi pelatih Real Madrid merupakan salah satu pekerjaan paling sulit dalam dunia sepak bola, dengan karakteristik yang sangat unik.
Tugas tersebut sering kali lebih menuntut kemampuan mengelola pemain dibandingkan sekadar merancang strategi permainan.
Pengalaman ini diyakini akan menjadi pelajaran berharga bagi Xabi Alonso, dan apabila ia mampu mengambil hikmah darinya, peluang untuk kembali ke Santiago Bernabeu di masa depan tetap terbuka.