Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026

Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026

Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026 – AC Milan berhasil membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 pada pekan ke-8 Serie A 2026-2027. Pertandingan yang berlangsung di Bluenergy Stadium pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk bangkit setelah mengalami kekalahan di kompetisi Eropa.

Christian Pulisic membuka keunggulan Milan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Omari Hutchinson kemudian memastikan kemenangan tim tamu melalui gol pada menit ke-65, sekaligus mencatatkan gol pertamanya sejak bergabung dengan Rossoneri.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi AC Milan setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Bournemouth di Liga Europa. Sebaliknya, Udinese kembali mendapatkan hasil mengecewakan setelah menelan kekalahan keenam secara beruntun di Serie A.

Buat kamu yang melewatkan pertandingan ini dan ingin mengetahui Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026, berikut rangkuman lengkap jalannya pertandingan dan statistik kedua tim yang disajikan oleh Mansion Sports.

Rekap Pertandingan

Babak Pertama

AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim tamu tampil agresif dan tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit keenam, Luka Modric mengambil tendangan bebas dengan cepat dan mengirimkan bola kepada Christian Pulisic yang berada dalam posisi menguntungkan.

Pulisic berhasil mengontrol bola sebelum menuntaskan peluang dalam situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang Udinese, Maduka Okoye. Bek Udinese, Mergim Vojvoda, gagal menjaga garis pertahanan dengan baik sehingga Pulisic tetap berada dalam posisi onside. Penyelesaian yang tenang dari pemain asal Amerika Serikat tersebut membawa Milan unggul 1-0.

Setelah kebobolan lebih awal, Udinese berusaha memberikan respons dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Milan. Salah satu peluang mereka hadir melalui Hassane Kamara yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Mike Maignan mampu membaca arah bola dan menepisnya ke luar lapangan untuk menggagalkan ancaman tersebut.

Di sisi lain, Milan tidak berhenti mencari peluang untuk menambah keunggulan sebelum turun minum. Rossoneri beberapa kali mencoba memanfaatkan celah di lini belakang Udinese, termasuk melalui kombinasi serangan yang melibatkan Fikayo Tomori, Christian Pulisic, dan Davide Bartesaghi.

Peluang bagus kembali didapatkan Milan pada menit ke-40. Fikayo Tomori mengirimkan umpan tarik yang berpotensi menghasilkan gol tambahan, tetapi Pulisic dan Bartesaghi gagal menyelesaikan kesempatan tersebut dari jarak dekat.

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. AC Milan tetap memimpin dengan skor 1-0, sementara Udinese harus mencari cara untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka pada paruh kedua pertandingan.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, AC Milan tetap berusaha mengendalikan jalannya pertandingan. Dengan keunggulan satu gol, Rossoneri bermain untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan sembari mencari kesempatan memperlebar jarak dari tuan rumah.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 melalui Omari Hutchinson. Gol kedua Milan bermula dari pergerakan Hutchinson yang memberikan bola kepada Ardon Jashari. Pemain tersebut kemudian melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang berhasil ditepis oleh Maduka Okoye.

Namun, bola hasil tepisan Okoye tidak berhasil diamankan sepenuhnya oleh barisan pertahanan Udinese. Hutchinson dengan sigap memanfaatkan bola muntah tersebut dan menyambarnya menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan AC Milan.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri bagi Hutchinson karena menjadi gol pertamanya sejak bergabung dengan Rossoneri. Selain memberikan kontribusi penting bagi kemenangan tim, gol itu juga membuat Milan semakin nyaman dalam mengendalikan pertandingan.

Tertinggal dua gol, Udinese berusaha meningkatkan tekanan untuk memperkecil selisih skor. Keinan Davis dan sejumlah pemain lainnya mencoba mencari celah di lini pertahanan Milan agar tuan rumah masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.

Meski mendapatkan beberapa kesempatan untuk membangun serangan, Udinese kesulitan menembus pertahanan tim tamu. AC Milan mampu menjaga organisasi permainan dan mengantisipasi upaya serangan yang dilancarkan oleh tuan rumah hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. AC Milan pun memastikan kemenangan 2-0 dan membawa pulang tiga poin dari Bluenergy Stadium. Sementara itu, Udinese kembali gagal mendapatkan hasil positif dan harus segera melakukan evaluasi setelah mengalami kekalahan keenam secara beruntun di Serie A.

Statistik Pertandingan

AC Milan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk mengamankan kemenangan di kandang Udinese. Sementara itu, tuan rumah juga menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol.

Berikut statistik lengkap pertandingan Udinese vs AC Milan pada pekan ke-8 Serie A 2026-2027.

Statistik

Udinese

AC Milan

Shots

11

16

Shots on Target

6

7

Possession

40%

60%

Fouls

11

13

Yellow Cards

1

2

Red Cards

0

0

Offsides

0

1

Corners

5

4

Berdasarkan statistik tersebut, AC Milan unggul dalam penguasaan bola dengan persentase 60%, sedangkan Udinese mencatatkan 40%. Rossoneri juga lebih produktif dalam menghasilkan peluang melalui 16 tembakan, dibandingkan 11 tembakan milik tuan rumah.

Dari segi akurasi tembakan, Milan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Udinese menghasilkan enam tembakan yang mengarah ke gawang. Perbedaan efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil pertandingan, mengingat Milan mampu mencetak dua gol tanpa kebobolan.

Dalam aspek disiplin, Udinese melakukan 11 pelanggaran dan menerima satu kartu kuning. Sementara itu, Milan mencatatkan 13 pelanggaran dengan dua kartu kuning. Kedua tim sama-sama tidak menerima kartu merah selama pertandingan berlangsung.

Udinese juga unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan lima kesempatan, sedangkan Milan memperoleh empat tendangan sudut. Meski demikian, keunggulan tersebut belum cukup membantu tuan rumah untuk mencetak gol. Kedua tim juga mencatatkan jumlah kartu merah yang sama, yakni nol, sementara Udinese tidak terjebak offside dan Milan mencatatkan satu kali offside.

Kemenangan 2-0 ini menjadi hasil penting bagi AC Milan untuk kembali membangun momentum setelah kekalahan dari Bournemouth di Liga Europa. 

Gol cepat Christian Pulisic dan tambahan gol Omari Hutchinson memastikan Rossoneri pulang dengan tiga poin berharga. Sebaliknya, Udinese harus segera memperbaiki performa dan mencari solusi agar rentetan kekalahan di Serie A tidak terus berlanjut.


Related News

Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026

Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026

Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026 – AC Milan berhasil membawa pulang tiga poin setelah mengalahkan Udinese dengan skor 2-0 pada pekan ke-8 Serie A 2026-2027. Pertandingan yang berlangsung di Bluenergy Stadium pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB tersebut menjadi kesempatan bagi Rossoneri untuk bangkit setelah mengalami kekalahan di kompetisi Eropa.

Christian Pulisic membuka keunggulan Milan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Omari Hutchinson kemudian memastikan kemenangan tim tamu melalui gol pada menit ke-65, sekaligus mencatatkan gol pertamanya sejak bergabung dengan Rossoneri.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi AC Milan setelah sebelumnya kalah 0-3 dari Bournemouth di Liga Europa. Sebaliknya, Udinese kembali mendapatkan hasil mengecewakan setelah menelan kekalahan keenam secara beruntun di Serie A.

Buat kamu yang melewatkan pertandingan ini dan ingin mengetahui Hasil Udinese vs AC Milan Oktober 2026, berikut rangkuman lengkap jalannya pertandingan dan statistik kedua tim yang disajikan oleh Mansion Sports.

Rekap Pertandingan

Babak Pertama

AC Milan langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit awal dibunyikan. Tim tamu tampil agresif dan tidak membutuhkan waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit keenam, Luka Modric mengambil tendangan bebas dengan cepat dan mengirimkan bola kepada Christian Pulisic yang berada dalam posisi menguntungkan.

Pulisic berhasil mengontrol bola sebelum menuntaskan peluang dalam situasi satu lawan satu dengan penjaga gawang Udinese, Maduka Okoye. Bek Udinese, Mergim Vojvoda, gagal menjaga garis pertahanan dengan baik sehingga Pulisic tetap berada dalam posisi onside. Penyelesaian yang tenang dari pemain asal Amerika Serikat tersebut membawa Milan unggul 1-0.

Setelah kebobolan lebih awal, Udinese berusaha memberikan respons dengan meningkatkan tekanan ke pertahanan Milan. Salah satu peluang mereka hadir melalui Hassane Kamara yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, Mike Maignan mampu membaca arah bola dan menepisnya ke luar lapangan untuk menggagalkan ancaman tersebut.

Di sisi lain, Milan tidak berhenti mencari peluang untuk menambah keunggulan sebelum turun minum. Rossoneri beberapa kali mencoba memanfaatkan celah di lini belakang Udinese, termasuk melalui kombinasi serangan yang melibatkan Fikayo Tomori, Christian Pulisic, dan Davide Bartesaghi.

Peluang bagus kembali didapatkan Milan pada menit ke-40. Fikayo Tomori mengirimkan umpan tarik yang berpotensi menghasilkan gol tambahan, tetapi Pulisic dan Bartesaghi gagal menyelesaikan kesempatan tersebut dari jarak dekat.

Hingga babak pertama berakhir, tidak ada gol tambahan yang tercipta. AC Milan tetap memimpin dengan skor 1-0, sementara Udinese harus mencari cara untuk meningkatkan efektivitas serangan mereka pada paruh kedua pertandingan.

Babak Kedua

Memasuki babak kedua, AC Milan tetap berusaha mengendalikan jalannya pertandingan. Dengan keunggulan satu gol, Rossoneri bermain untuk menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan sembari mencari kesempatan memperlebar jarak dari tuan rumah.

Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 melalui Omari Hutchinson. Gol kedua Milan bermula dari pergerakan Hutchinson yang memberikan bola kepada Ardon Jashari. Pemain tersebut kemudian melepaskan tembakan mendatar dari luar kotak penalti yang berhasil ditepis oleh Maduka Okoye.

Namun, bola hasil tepisan Okoye tidak berhasil diamankan sepenuhnya oleh barisan pertahanan Udinese. Hutchinson dengan sigap memanfaatkan bola muntah tersebut dan menyambarnya menjadi gol. Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan AC Milan.

Gol tersebut memiliki arti tersendiri bagi Hutchinson karena menjadi gol pertamanya sejak bergabung dengan Rossoneri. Selain memberikan kontribusi penting bagi kemenangan tim, gol itu juga membuat Milan semakin nyaman dalam mengendalikan pertandingan.

Tertinggal dua gol, Udinese berusaha meningkatkan tekanan untuk memperkecil selisih skor. Keinan Davis dan sejumlah pemain lainnya mencoba mencari celah di lini pertahanan Milan agar tuan rumah masih memiliki kesempatan untuk mengejar ketertinggalan.

Meski mendapatkan beberapa kesempatan untuk membangun serangan, Udinese kesulitan menembus pertahanan tim tamu. AC Milan mampu menjaga organisasi permainan dan mengantisipasi upaya serangan yang dilancarkan oleh tuan rumah hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir.

Tidak ada gol tambahan yang tercipta sampai wasit meniup peluit panjang. AC Milan pun memastikan kemenangan 2-0 dan membawa pulang tiga poin dari Bluenergy Stadium. Sementara itu, Udinese kembali gagal mendapatkan hasil positif dan harus segera melakukan evaluasi setelah mengalami kekalahan keenam secara beruntun di Serie A.

Statistik Pertandingan

AC Milan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik untuk mengamankan kemenangan di kandang Udinese. Sementara itu, tuan rumah juga menciptakan sejumlah peluang, tetapi belum mampu mengubahnya menjadi gol.

Berikut statistik lengkap pertandingan Udinese vs AC Milan pada pekan ke-8 Serie A 2026-2027.

Statistik

Udinese

AC Milan

Shots

11

16

Shots on Target

6

7

Possession

40%

60%

Fouls

11

13

Yellow Cards

1

2

Red Cards

0

0

Offsides

0

1

Corners

5

4

Berdasarkan statistik tersebut, AC Milan unggul dalam penguasaan bola dengan persentase 60%, sedangkan Udinese mencatatkan 40%. Rossoneri juga lebih produktif dalam menghasilkan peluang melalui 16 tembakan, dibandingkan 11 tembakan milik tuan rumah.

Dari segi akurasi tembakan, Milan mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Udinese menghasilkan enam tembakan yang mengarah ke gawang. Perbedaan efektivitas penyelesaian akhir menjadi salah satu faktor yang menentukan hasil pertandingan, mengingat Milan mampu mencetak dua gol tanpa kebobolan.

Dalam aspek disiplin, Udinese melakukan 11 pelanggaran dan menerima satu kartu kuning. Sementara itu, Milan mencatatkan 13 pelanggaran dengan dua kartu kuning. Kedua tim sama-sama tidak menerima kartu merah selama pertandingan berlangsung.

Udinese juga unggul dalam jumlah tendangan sudut dengan lima kesempatan, sedangkan Milan memperoleh empat tendangan sudut. Meski demikian, keunggulan tersebut belum cukup membantu tuan rumah untuk mencetak gol. Kedua tim juga mencatatkan jumlah kartu merah yang sama, yakni nol, sementara Udinese tidak terjebak offside dan Milan mencatatkan satu kali offside.

Kemenangan 2-0 ini menjadi hasil penting bagi AC Milan untuk kembali membangun momentum setelah kekalahan dari Bournemouth di Liga Europa. 

Gol cepat Christian Pulisic dan tambahan gol Omari Hutchinson memastikan Rossoneri pulang dengan tiga poin berharga. Sebaliknya, Udinese harus segera memperbaiki performa dan mencari solusi agar rentetan kekalahan di Serie A tidak terus berlanjut.


Related News