Pensiun Dari Argentina, Nomor 10 Messi Resmi Dikosongkan
Mansion Sports – Asosiasi Sepak Bola Argentina telah mengumumkan penghormatan penuh makna untuk Lionel Messi dengan mengosongkan nomor punggung ikonik 10 dalam pertandingan internasional mereka yang akan datang.
Sang penyerang legendaris dijadwalkan mengenakan jersey terkenal tersebut untuk terakhir kalinya dalam pertandingan perpisahan yang dipersiapkan secara khusus melawan Benin di Estadio Monumental pada Oktober mendatang.
Langkah ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan luar biasa Messi bersama tim nasional Argentina, sekaligus menandai berakhirnya sebuah era yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.
Nomor Ikonik Tetap Dibiarkan Kosong
Dalam sebuah langkah yang menegaskan besarnya pengaruh Lionel Messi terhadap sepak bola Argentina, Argentina akan membiarkan jersey ikonik nomor 10 tetap kosong selama jeda internasional September dan Oktober, ketika sang legenda bersiap menjalani penampilan perpisahannya bersama tim nasional.
Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, mengonfirmasi keputusan tersebut dengan mengatakan: "Sampai pertandingan Leo Messi, tidak ada yang akan mengenakan nomor 10."
Dengan demikian, skuad Argentina tidak akan memiliki pemain dengan nomor 10 untuk pertandingan persahabatan mendatang melawan Bolivia dan Burkina Faso.
AFA baru akan mempertimbangkan siapa yang akan mewarisi nomor ikonik tersebut setelah Messi secara resmi mengakhiri karier internasionalnya.
Keputusan tersebut diambil untuk menghormati peraih delapan penghargaan Ballon d'Or itu setelah ia mengumumkan pada akhir Agustus 2026 bahwa dirinya akan meninggalkan tugas internasional setelah menjalani karier bersejarah yang berujung pada keberhasilannya membawa negaranya mendominasi dunia.
Argentina Bersiap Memulai Era Baru Tanpa Nomor 10
Pakar transfer Fabrizio Romano mengonfirmasi kabar tersebut dan menyebut bahwa kekosongan nomor 10 akan membawa Argentina memasuki "era baru mulai 2027".
Meskipun regulasi FIFA biasanya mengharuskan penggunaan nomor secara berurutan dalam turnamen-turnamen besar, aturan yang lebih fleksibel untuk pertandingan persahabatan memungkinkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) menjalankan penghormatan tersebut.
Hal ini sejalan dengan komentar yang sebelumnya disampaikan presiden AFA Claudio Tapia. Pada 2024, Tapia menyarankan agar jersey nomor 10 dipensiunkan untuk menghormati Messi setelah sang pemain secara resmi mengakhiri kariernya bersama tim nasional.
Dengan demikian, pertandingan persahabatan mendatang melawan Bolivia dan Burkina Faso akan membuat daftar skuad Argentina melewati nomor sepuluh sepenuhnya.
Perpisahan Emas di Monumental
Pertandingan terakhir bagi pemain yang dianggap sebagai salah satu yang terhebat sepanjang masa tersebut dijadwalkan berlangsung pada 6 Oktober 2026, ketika Argentina menghadapi Benin di Estadio Monumental yang ikonik milik River Plate.
Pertandingan ini akan menjadi penampilan ke-208 sekaligus penampilan terakhir Messi bersama tim nasional, memberikan kesempatan kepada publik Buenos Aires untuk menyaksikan sang pahlawan beraksi untuk terakhir kalinya.
Penampilan terakhir ini menjadi pusat dari periode transisi yang telah direncanakan dengan matang.
Meskipun Argentina memiliki beberapa pertandingan lain dalam rangkaian persiapan, termasuk laga melawan Bolivia di Cordoba pada 30 September dan pertandingan kandang menghadapi Burkina Faso pada 3 Oktober, Messi tidak akan tampil dalam pertandingan-pertandingan tersebut.
AFA memutuskan untuk menjaga kebugarannya demi pertandingan melawan Benin, memastikan seluruh perhatian tertuju pada kontribusi terakhirnya untuk tim.
Pergantian Peran Kepemimpinan
Ketika dunia sepak bola bersiap menyaksikan momen perpisahan emosional Messi, pelatih Scaloni bergerak cepat untuk memastikan proses pergantian kepemimpinan di dalam skuad berjalan dengan lancar.
Dengan posisi kapten yang akan segera kosong, staf kepelatihan telah mengidentifikasi kelompok inti pemain yang akan memimpin tim menuju siklus Piala Dunia 2030.
Scaloni telah terbuka mengenai hierarki di ruang ganti serta alasan mengapa bek tengah berusia 28 tahun tersebut menjadi pilihan alami untuk peran itu.
Sang pelatih secara resmi mengonfirmasi bahwa Cuti Romero akan mewarisi ban kapten, menandai perubahan besar dalam kepemimpinan tim Argentina.
Perpisahan Messi nantinya bukan hanya menjadi akhir dari perjalanan seorang pemain bersama tim nasional, tetapi juga menjadi titik awal bagi generasi baru Argentina.
Nomor 10 yang untuk sementara dibiarkan kosong dan pergantian ban kapten kepada Cuti Romero menjadi simbol bahwa era baru perlahan mulai dipersiapkan.