Sanksi 4 Laga, Vinicius Dipastikan Absen di El Clasico Lawan Barca

Sanksi 4 Laga, Vinicius Dipastikan Absen di El Clasico Lawan Barca

Mansion Sports – Real Madrid menerima kabar buruk menjelang salah satu pertandingan terbesar mereka musim ini. 

Vinicius Junior dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan setelah melakukan pelanggaran disiplin dalam laga melawan Villarreal. 

Hukuman tersebut membuat penyerang asal Brasil itu dipastikan absen dalam duel El Clasico melawan Barcelona pada 25 Oktober.

Keputusan ini menjadi pukulan bagi Los Blancos, terutama karena Vinicius juga tengah berusaha menemukan kembali performa terbaiknya di lapangan. 

Meski sudah meminta maaf kepada tim dan para pendukung Real Madrid atas perilakunya, permintaan maaf tersebut tidak cukup untuk menghindarkannya dari sanksi yang dijatuhkan oleh federasi sepak bola Spanyol.

Vinicius Junior Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain Empat Pertandingan

Pada Rabu malam, federasi sepak bola Spanyol mengumumkan bahwa Vinicius Junior dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan menyusul kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Villarreal.

Akibat hukuman tersebut, Vinicius tidak akan kembali bermain di LaLiga hingga jeda internasional pada November mendatang. Ia pun dipastikan melewatkan sejumlah pertandingan, termasuk duel El Clasico melawan Barcelona pada 25 Oktober.

Vinicius menerima hukuman dua pertandingan karena menarik rambut lawannya, Nathan Saliba. Dua pertandingan tambahan dijatuhkan akibat perilakunya yang agresif terhadap wasit Isidro Diaz de Mera.

Ledakan emosinya saat berjalan meninggalkan area lapangan menuju bagian dalam Stadion Bernabeu juga diduga turut memengaruhi keputusan tersebut. Sebuah video yang beredar di internet memperlihatkan kejadian itu.

Endrick sempat berusaha menenangkan Vinicius setelah sang pemain diusir dari lapangan. Namun, Vinicius justru mendorong seorang petugas LaLiga yang berada di belakang monitor VAR hingga tersingkir dari jalurnya.

Vinicius Masih Bisa Bermain di Liga Champions

Meski harus menjalani hukuman di kompetisi domestik, Real Madrid masih bisa mengandalkan Vinicius dalam pertandingan Liga Champions.

Hukuman larangan bermain tersebut tidak berlaku untuk kompetisi Eropa. Dengan demikian, Vinicius tetap tersedia ketika Real Madrid menghadapi RB Leipzig pada pekan depan.

Situasi ini memberikan sedikit kelegaan bagi Real Madrid karena mereka masih bisa memanfaatkan kemampuan sang penyerang di panggung Eropa, meskipun harus kehilangan jasanya dalam beberapa pertandingan LaLiga.

Permintaan Maaf Vinicius Tak Menghindarkannya dari Hukuman

Vinicius sebelumnya secara terbuka telah meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya dan para pendukung Real Madrid atas perilaku buruknya. Namun, permintaan maaf tersebut tidak mampu mencegah hukuman larangan bermain yang akhirnya dijatuhkan kepadanya.

Selain persoalan disiplin, performa Vinicius di lapangan juga sedang mengalami penurunan. Dari sembilan pertandingan yang telah dijalaninya musim ini, ia baru mencatatkan satu gol dan tiga assist.

Situasi tersebut menjadi perhatian tersendiri, terlebih setelah Vinicius baru-baru ini memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid hingga 2032. Ia dilaporkan menerima gaji sebesar 25 juta euro per tahun.

Jose Mourinho Sudah Mengubah Pilihan di Sektor Sayap

Dalam pertandingan melawan Villarreal, pelatih Jose Mourinho sebelumnya telah merespons penurunan performa Vinicius yang berusia 26 tahun dengan memilih pemain anyar, Yan Diomande, untuk mengisi posisi sayap kiri.

Keputusan tersebut terbukti membuahkan hasil karena mantan pemain Leipzig itu berhasil mencetak gol kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Vinicius kemudian kembali masuk ke susunan pemain utama ketika Real Madrid bertanding di Roma. 

Namun, setelah hukuman empat pertandingan dijatuhkan, Real Madrid kini harus mencari solusi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan sang penyerang dalam laga-laga domestik mendatang.

Related News

Sanksi 4 Laga, Vinicius Dipastikan Absen di El Clasico Lawan Barca

Sanksi 4 Laga, Vinicius Dipastikan Absen di El Clasico Lawan Barca

Mansion Sports – Real Madrid menerima kabar buruk menjelang salah satu pertandingan terbesar mereka musim ini. 

Vinicius Junior dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan setelah melakukan pelanggaran disiplin dalam laga melawan Villarreal. 

Hukuman tersebut membuat penyerang asal Brasil itu dipastikan absen dalam duel El Clasico melawan Barcelona pada 25 Oktober.

Keputusan ini menjadi pukulan bagi Los Blancos, terutama karena Vinicius juga tengah berusaha menemukan kembali performa terbaiknya di lapangan. 

Meski sudah meminta maaf kepada tim dan para pendukung Real Madrid atas perilakunya, permintaan maaf tersebut tidak cukup untuk menghindarkannya dari sanksi yang dijatuhkan oleh federasi sepak bola Spanyol.

Vinicius Junior Dijatuhi Hukuman Larangan Bermain Empat Pertandingan

Pada Rabu malam, federasi sepak bola Spanyol mengumumkan bahwa Vinicius Junior dijatuhi hukuman larangan bermain selama empat pertandingan menyusul kartu merah yang diterimanya saat menghadapi Villarreal.

Akibat hukuman tersebut, Vinicius tidak akan kembali bermain di LaLiga hingga jeda internasional pada November mendatang. Ia pun dipastikan melewatkan sejumlah pertandingan, termasuk duel El Clasico melawan Barcelona pada 25 Oktober.

Vinicius menerima hukuman dua pertandingan karena menarik rambut lawannya, Nathan Saliba. Dua pertandingan tambahan dijatuhkan akibat perilakunya yang agresif terhadap wasit Isidro Diaz de Mera.

Ledakan emosinya saat berjalan meninggalkan area lapangan menuju bagian dalam Stadion Bernabeu juga diduga turut memengaruhi keputusan tersebut. Sebuah video yang beredar di internet memperlihatkan kejadian itu.

Endrick sempat berusaha menenangkan Vinicius setelah sang pemain diusir dari lapangan. Namun, Vinicius justru mendorong seorang petugas LaLiga yang berada di belakang monitor VAR hingga tersingkir dari jalurnya.

Vinicius Masih Bisa Bermain di Liga Champions

Meski harus menjalani hukuman di kompetisi domestik, Real Madrid masih bisa mengandalkan Vinicius dalam pertandingan Liga Champions.

Hukuman larangan bermain tersebut tidak berlaku untuk kompetisi Eropa. Dengan demikian, Vinicius tetap tersedia ketika Real Madrid menghadapi RB Leipzig pada pekan depan.

Situasi ini memberikan sedikit kelegaan bagi Real Madrid karena mereka masih bisa memanfaatkan kemampuan sang penyerang di panggung Eropa, meskipun harus kehilangan jasanya dalam beberapa pertandingan LaLiga.

Permintaan Maaf Vinicius Tak Menghindarkannya dari Hukuman

Vinicius sebelumnya secara terbuka telah meminta maaf kepada rekan-rekan setimnya dan para pendukung Real Madrid atas perilaku buruknya. Namun, permintaan maaf tersebut tidak mampu mencegah hukuman larangan bermain yang akhirnya dijatuhkan kepadanya.

Selain persoalan disiplin, performa Vinicius di lapangan juga sedang mengalami penurunan. Dari sembilan pertandingan yang telah dijalaninya musim ini, ia baru mencatatkan satu gol dan tiga assist.

Situasi tersebut menjadi perhatian tersendiri, terlebih setelah Vinicius baru-baru ini memperpanjang kontraknya bersama Real Madrid hingga 2032. Ia dilaporkan menerima gaji sebesar 25 juta euro per tahun.

Jose Mourinho Sudah Mengubah Pilihan di Sektor Sayap

Dalam pertandingan melawan Villarreal, pelatih Jose Mourinho sebelumnya telah merespons penurunan performa Vinicius yang berusia 26 tahun dengan memilih pemain anyar, Yan Diomande, untuk mengisi posisi sayap kiri.

Keputusan tersebut terbukti membuahkan hasil karena mantan pemain Leipzig itu berhasil mencetak gol kemenangan dalam pertandingan tersebut.

Vinicius kemudian kembali masuk ke susunan pemain utama ketika Real Madrid bertanding di Roma. 

Namun, setelah hukuman empat pertandingan dijatuhkan, Real Madrid kini harus mencari solusi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan sang penyerang dalam laga-laga domestik mendatang.

Related News