Bukayo Saka Akui Arsenal Sudah Pelajari Permainan Inter Milan

Bukayo Saka Akui Arsenal Sudah Pelajari Permainan Inter Milan

Bukayo Saka mengakui Arsenal sudah mempelajari permainan Inter Milan, sebelum kedua tim tersebut bertemu di pekan keempat Champions League, Kamis (7/11) dini hari WIB.

Arsenal dan Inter sama-sama meraih tujuh poin pada musim ini usai meraih dua kemenangan dan satu kali imbang. Keduanya hanya dipisahkan oleh selisih gol.

Kedua tim juga masih belum terkalahkan di Champions League musim ini dan masih belum kebobolan. Namun Inter yang menduduki peringkat kedelapan, unggul dalam jumlah gol (5 gol) dibandingkan Arsenal (3) yang berada satu tingkat di bawahnya.

Pelajari permainan Inter

Inter milan memiliki formasi yang berbeda dari Arsenal. Skuad besutan Simone Inzaghi ini bermain dengan formasi tiga bek.

Selain itu, Inter juga kerap bermain dengan dua penyerang. Pada musim ini, kapten mereka Lautaro Martinez berpasangan dengan Marcus Thuram di lini depan.

“Ya, tentu saja kami telah mempelajari Inter. Kami yakin mereka memiliki banyak kualitas, banyak ancaman, dimulai dari build-up mereka,” kata Saka, dikutip dari situs resmi Arsenal.

“Tentu saja mereka sangat bagus dalam menyerang dari belakang dan mereka sangat berbahaya dengan dua penyerang seperti yang saya katakan sebelumnya.”

“Bek sayap dan bek sayap juga tinggi dan melebar serta menyerang, jadi kami harus berhati-hati terhadap mereka dan melakukan yang terbaik untuk bertahan dengan baik besok dan mendapatkan clean sheet. Dengan begitu, kami akan memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan.”

Saka percaya Arsenal bisa keluar dari masa suram

Partai ini merupakan laga tandang kedua Arsenal dari tiga laga dalam selang waktu delapan hari. Tim asal London Utara ini sebelumnya kalah melawan Newcastle di St. James Park. Mereka lalu akan menjalani partai derby London melawan Chelsea.

Arsenal juga untuk kedua kalinya menjalani laga tandang di Italia. Pada laga pertama musim ini, the Gunners ditahan imbang Atalanta dengan skor kacamata.

Namun Arsenal memiliki rentetan hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Dalam lima laga di semua kompetisi, skuad besutan Mikel Arteta ini hanya bisa memenangkan dua laga. 

Selain itu, tim asal London Utara ini gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di Premier League. Mereka kalah melawan Bournemouth dan Newcastle United, serta ditahan imbang Liverpool. Kendati demikian, Saka percaya timnya bisa kembali ke jalur kemenangan.

“Saya selalu berpegang pada pepatah ‘bukan apa yang Anda lihat, tetapi apa yang Anda yakini’. Namun, pada saat yang sama, penting untuk tidak berkhayal,” ujar Saka.

“Dalam kasus ini, saya rasa tidak berkhayal untuk percaya, jika Anda melihat skuad kami, kualitas yang kami miliki, para pemain yang kami miliki. Dan pada saat yang sama, kami baru memasuki bulan November.”

“Jadi, saya rasa saya tidak kehilangan keyakinan dan saya rasa tidak seorang pun di ruang ganti juga kehilangan keyakinan.”

“Tentu saja, ada banyak kegaduhan di sekitar klub, dan Anda tahu, kami kalah dalam dua pertandingan dan seri satu kali lagi, tetapi pada saat yang sama, saya pikir penting untuk tetap tenang, dan melakukan semua hal ini dapat menciptakan lebih banyak ketenangan, tetapi juga dapat menciptakan sedikit lebih banyak kepanikan dan kekacauan.”

“Saya rasa kita tidak membutuhkannya saat ini, jadi saya hanya melakukan yang terbaik untuk membantu tim dengan segala cara yang saya bisa, dan jika saya perlu melakukan itu, saya pasti akan melakukannya.”

Bukayo Saka Akui Arsenal Sudah Pelajari Permainan Inter Milan

Bukayo Saka Akui Arsenal Sudah Pelajari Permainan Inter Milan

Bukayo Saka mengakui Arsenal sudah mempelajari permainan Inter Milan, sebelum kedua tim tersebut bertemu di pekan keempat Champions League, Kamis (7/11) dini hari WIB.

Arsenal dan Inter sama-sama meraih tujuh poin pada musim ini usai meraih dua kemenangan dan satu kali imbang. Keduanya hanya dipisahkan oleh selisih gol.

Kedua tim juga masih belum terkalahkan di Champions League musim ini dan masih belum kebobolan. Namun Inter yang menduduki peringkat kedelapan, unggul dalam jumlah gol (5 gol) dibandingkan Arsenal (3) yang berada satu tingkat di bawahnya.

Pelajari permainan Inter

Inter milan memiliki formasi yang berbeda dari Arsenal. Skuad besutan Simone Inzaghi ini bermain dengan formasi tiga bek.

Selain itu, Inter juga kerap bermain dengan dua penyerang. Pada musim ini, kapten mereka Lautaro Martinez berpasangan dengan Marcus Thuram di lini depan.

“Ya, tentu saja kami telah mempelajari Inter. Kami yakin mereka memiliki banyak kualitas, banyak ancaman, dimulai dari build-up mereka,” kata Saka, dikutip dari situs resmi Arsenal.

“Tentu saja mereka sangat bagus dalam menyerang dari belakang dan mereka sangat berbahaya dengan dua penyerang seperti yang saya katakan sebelumnya.”

“Bek sayap dan bek sayap juga tinggi dan melebar serta menyerang, jadi kami harus berhati-hati terhadap mereka dan melakukan yang terbaik untuk bertahan dengan baik besok dan mendapatkan clean sheet. Dengan begitu, kami akan memiliki kesempatan untuk memenangkan pertandingan.”

Saka percaya Arsenal bisa keluar dari masa suram

Partai ini merupakan laga tandang kedua Arsenal dari tiga laga dalam selang waktu delapan hari. Tim asal London Utara ini sebelumnya kalah melawan Newcastle di St. James Park. Mereka lalu akan menjalani partai derby London melawan Chelsea.

Arsenal juga untuk kedua kalinya menjalani laga tandang di Italia. Pada laga pertama musim ini, the Gunners ditahan imbang Atalanta dengan skor kacamata.

Namun Arsenal memiliki rentetan hasil buruk dalam beberapa laga terakhir. Dalam lima laga di semua kompetisi, skuad besutan Mikel Arteta ini hanya bisa memenangkan dua laga. 

Selain itu, tim asal London Utara ini gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di Premier League. Mereka kalah melawan Bournemouth dan Newcastle United, serta ditahan imbang Liverpool. Kendati demikian, Saka percaya timnya bisa kembali ke jalur kemenangan.

“Saya selalu berpegang pada pepatah ‘bukan apa yang Anda lihat, tetapi apa yang Anda yakini’. Namun, pada saat yang sama, penting untuk tidak berkhayal,” ujar Saka.

“Dalam kasus ini, saya rasa tidak berkhayal untuk percaya, jika Anda melihat skuad kami, kualitas yang kami miliki, para pemain yang kami miliki. Dan pada saat yang sama, kami baru memasuki bulan November.”

“Jadi, saya rasa saya tidak kehilangan keyakinan dan saya rasa tidak seorang pun di ruang ganti juga kehilangan keyakinan.”

“Tentu saja, ada banyak kegaduhan di sekitar klub, dan Anda tahu, kami kalah dalam dua pertandingan dan seri satu kali lagi, tetapi pada saat yang sama, saya pikir penting untuk tetap tenang, dan melakukan semua hal ini dapat menciptakan lebih banyak ketenangan, tetapi juga dapat menciptakan sedikit lebih banyak kepanikan dan kekacauan.”

“Saya rasa kita tidak membutuhkannya saat ini, jadi saya hanya melakukan yang terbaik untuk membantu tim dengan segala cara yang saya bisa, dan jika saya perlu melakukan itu, saya pasti akan melakukannya.”