Loading, please wait...
Juventus akhirnya mengambil keputusan besar dengan memecat Thiago Motta dari kursi pelatih kepala. Sebagai penggantinya, klub asal Turin itu menunjuk Igor Tudor untuk memimpin tim hingga akhir musim.
Motta baru bergabung dengan Juventus pada musim panas lalu, tetapi masa kepelatihannya berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.
Dalam beberapa pekan terakhir, tekanan terhadapnya semakin besar setelah serangkaian hasil buruk membuat Juve tertinggal dalam persaingan tiket Liga Champions musim depan.
Sebelumnya, muncul rumor bahwa Motta akan diberi kesempatan untuk membalikkan keadaan. Namun, manajemen Juventus akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat.
Melalui pernyataan resmi, Juventus mengonfirmasi pemecatan Motta serta mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini.
"Juventus FC mengumumkan bahwa Thiago Motta telah dibebastugaskan dari perannya sebagai pelatih tim utama pria," tulis pernyataan klub.
"Klub mengucapkan terima kasih kepada Thiago Motta dan seluruh stafnya atas profesionalisme serta dedikasi mereka selama beberapa bulan terakhir. Kami mendoakan yang terbaik untuk mereka di masa depan."
Baca Juga: “Del Piero Soroti Krisis Juventus: "Tidak Ada Mental Juara!"”
Selain itu, Juventus juga mengonfirmasi bahwa Igor Tudor akan langsung mengambil alih tim dan memimpin sesi latihan pertamanya besok.
Dalam 42 pertandingan bersama Juventus, Motta mencatatkan 18 kemenangan, 16 hasil imbang, dan delapan kekalahan di semua kompetisi.
Namun, masalah terbesar dalam era kepemimpinannya adalah terlalu banyak hasil imbang. Di bawah Motta, Juventus hanya mampu meraih satu poin dalam 13 laga Serie A terakhir—rekor yang lebih buruk dari tim mana pun di liga. Hasil tersebut membuat Juve terdampar di peringkat kelima klasemen, tertinggal 12 poin dari Inter Milan yang berada di puncak.
Keputusan Juventus menunjuk Igor Tudor bukan tanpa alasan. Mantan asisten pelatih Juventus ini memiliki pengalaman di Serie A dan diharapkan mampu mengangkat performa tim dalam sisa musim.
Dengan situasi yang semakin sulit, tugas berat kini ada di pundak Tudor. Apakah ia mampu membawa Juventus kembali ke jalur kemenangan dan mengamankan tiket Liga Champions? Kita tunggu aksinya dalam laga-laga mendatang!