Jurgen Klopp Ingin Menjadi Asisten Pep Guardiola di Manchester City

Jurgen Klopp Ingin Menjadi Asisten Pep Guardiola di Manchester City

Mansion SportsPep Lijnders mengungkapkan bahwa Jurgen Klopp bersedia mengambil posisinya sebagai asisten manajer Manchester City jika dirinya menolak kesempatan untuk bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola. 

Lijnders, yang menghabiskan beberapa tahun bersama Klopp di Liverpool, memutuskan untuk berpindah ke Manchester City pada musim panas lalu setelah mendapat tawaran untuk melatih di Stadion Etihad.

Keputusan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya, mengingat rivalitas modern antara Liverpool dan Manchester City. 

Namun, dukungan dari mantan pelatihnya membuat Lijnders semakin yakin untuk menerima tawaran tersebut.

Lijnders Kembali Menjadi Asisten Setelah Gagal sebagai Manajer

Lijnders pertama kali bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 sebagai pelatih pengembangan ketika Brendan Rodgers masih menjabat sebagai manajer. 

Setelah Jurgen Klopp ditunjuk pada tahun 2015, ia menjadi salah satu anggota penting dalam staf tim utama.

Pada pertengahan musim 2017–2018, Lijnders dipercaya menjadi manajer NEC Nijmegen di divisi kedua Belanda. 

Namun, ia diberhentikan pada akhir musim tersebut dan kembali ke Liverpool pada musim panas berikutnya. 

Ia kemudian menjabat sebagai asisten Klopp hingga sang pelatih legendaris meninggalkan klub pada tahun 2024.

Setelah berpisah dengan Liverpool, Lijnders diangkat sebagai manajer Red Bull Salzburg menjelang musim 2024–2025. 

Akan tetapi, ia dipecat pada bulan Desember tahun yang sama akibat performa buruk di Bundesliga Austria.

Klopp: “Saya Akan Mengambil Pekerjaan Asisten di Man City Jika Kamu Tidak”

Pada musim panas 2025, Lijnders menerima tawaran sebagai asisten manajer Manchester City, yang membuka peluang untuk bekerja bersama Guardiola selain pengalaman sebelumnya dengan Klopp. 

Namun, rivalitas antara City dan Liverpool membuatnya ragu untuk menerima tawaran tersebut, sehingga ia meminta nasihat dari mantan pelatihnya di Anfield.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah keputusan tersebut sulit, Lijnders menjawab bahwa ia dapat memberikan jawaban diplomatis atau jawaban jujur. 

Ia menyatakan bahwa sejak Pep Guardiola menghubunginya dan menjelaskan visinya terhadap tim, serta menunjukkan kepercayaan yang besar bahkan sebelum pembahasan teknis dilakukan, hal itu membuat keputusannya menjadi jauh lebih mudah.

Ia juga menegaskan bahwa sepuluh tahun bersama Liverpool tidak dapat dilupakan begitu saja. Meski demikian, ia merasa bangga dapat bergabung dengan klub sebesar Manchester City, yang sangat sukses dalam satu dekade terakhir dan dipimpin oleh pelatih yang telah membentuk wajah sepak bola modern.

Menurut Lijnders, ketika ia berbicara dengan Jurgen Klopp, sang mantan pelatih menyampaikan dengan tegas bahwa jika ia tidak menerima tawaran tersebut, Klopp sendiri yang akan mengambil posisi sebagai asisten di City.

Lijnders juga menyatakan bahwa kepulangannya ke Anfield akan menjadi momen yang sangat istimewa, terutama bagi keluarganya. Namun, pola pikirnya tetap berorientasi pada kemenangan dan berusaha mengalahkan Liverpool.

Klopp Dikaitkan dengan Kembalinya ke Dunia Kepelatihan di Real Madrid

Klopp sebelumnya menyatakan bahwa keputusannya meninggalkan Liverpool pada tahun 2024 disebabkan oleh kehabisan energi. 

Setelah meninggalkan Anfield, ia menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull dan belum kembali melatih di pinggir lapangan. Ia bahkan pernah mengisyaratkan bahwa dirinya mungkin tidak akan melatih lagi.

Meskipun demikian, Klopp dikaitkan dengan posisi pelatih Real Madrid setelah pemecatan Xabi Alonso pada pertengahan Januari. Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih sementara, tetapi Los Blancos diperkirakan akan melakukan perubahan kembali sebelum musim 2026–2027. Nama Klopp terus disebut-sebut oleh media Spanyol sebagai kandidat potensial.

Sementara itu, Klopp dijadwalkan kembali ke Liverpool sebagai asisten Sir Kenny Dalglish dalam pertandingan amal para legenda melawan Borussia Dortmund pada bulan Maret.

Lijnders Mempersiapkan Manchester City Menghadapi Tottenham

Di Manchester, Lijnders bersama Guardiola tengah mempersiapkan Manchester City untuk menghadapi Tottenham Hotspur pada laga akhir pekan. 

Meskipun City memenangkan dua kunjungan terakhir mereka ke Stadion Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris, tim asal London Utara tersebut masih memiliki catatan luar biasa melawan tim asuhan Guardiola.

Sejak kedatangan Guardiola di Inggris pada tahun 2016, seluruh enam manajer permanen Tottenham, yaitu Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Nuno Espirito Santo, Antonio Conte, Ange Postecoglou, dan Thomas Frank, masing-masing pernah mengalahkan timnya setidaknya satu kali. Hal ini menjadikan laga tersebut sebagai tantangan tersendiri bagi Manchester City.

Related News

Jurgen Klopp Ingin Menjadi Asisten Pep Guardiola di Manchester City

Jurgen Klopp Ingin Menjadi Asisten Pep Guardiola di Manchester City

Mansion SportsPep Lijnders mengungkapkan bahwa Jurgen Klopp bersedia mengambil posisinya sebagai asisten manajer Manchester City jika dirinya menolak kesempatan untuk bekerja di bawah asuhan Pep Guardiola. 

Lijnders, yang menghabiskan beberapa tahun bersama Klopp di Liverpool, memutuskan untuk berpindah ke Manchester City pada musim panas lalu setelah mendapat tawaran untuk melatih di Stadion Etihad.

Keputusan tersebut menjadi langkah besar dalam kariernya, mengingat rivalitas modern antara Liverpool dan Manchester City. 

Namun, dukungan dari mantan pelatihnya membuat Lijnders semakin yakin untuk menerima tawaran tersebut.

Lijnders Kembali Menjadi Asisten Setelah Gagal sebagai Manajer

Lijnders pertama kali bergabung dengan Liverpool pada tahun 2014 sebagai pelatih pengembangan ketika Brendan Rodgers masih menjabat sebagai manajer. 

Setelah Jurgen Klopp ditunjuk pada tahun 2015, ia menjadi salah satu anggota penting dalam staf tim utama.

Pada pertengahan musim 2017–2018, Lijnders dipercaya menjadi manajer NEC Nijmegen di divisi kedua Belanda. 

Namun, ia diberhentikan pada akhir musim tersebut dan kembali ke Liverpool pada musim panas berikutnya. 

Ia kemudian menjabat sebagai asisten Klopp hingga sang pelatih legendaris meninggalkan klub pada tahun 2024.

Setelah berpisah dengan Liverpool, Lijnders diangkat sebagai manajer Red Bull Salzburg menjelang musim 2024–2025. 

Akan tetapi, ia dipecat pada bulan Desember tahun yang sama akibat performa buruk di Bundesliga Austria.

Klopp: “Saya Akan Mengambil Pekerjaan Asisten di Man City Jika Kamu Tidak”

Pada musim panas 2025, Lijnders menerima tawaran sebagai asisten manajer Manchester City, yang membuka peluang untuk bekerja bersama Guardiola selain pengalaman sebelumnya dengan Klopp. 

Namun, rivalitas antara City dan Liverpool membuatnya ragu untuk menerima tawaran tersebut, sehingga ia meminta nasihat dari mantan pelatihnya di Anfield.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah keputusan tersebut sulit, Lijnders menjawab bahwa ia dapat memberikan jawaban diplomatis atau jawaban jujur. 

Ia menyatakan bahwa sejak Pep Guardiola menghubunginya dan menjelaskan visinya terhadap tim, serta menunjukkan kepercayaan yang besar bahkan sebelum pembahasan teknis dilakukan, hal itu membuat keputusannya menjadi jauh lebih mudah.

Ia juga menegaskan bahwa sepuluh tahun bersama Liverpool tidak dapat dilupakan begitu saja. Meski demikian, ia merasa bangga dapat bergabung dengan klub sebesar Manchester City, yang sangat sukses dalam satu dekade terakhir dan dipimpin oleh pelatih yang telah membentuk wajah sepak bola modern.

Menurut Lijnders, ketika ia berbicara dengan Jurgen Klopp, sang mantan pelatih menyampaikan dengan tegas bahwa jika ia tidak menerima tawaran tersebut, Klopp sendiri yang akan mengambil posisi sebagai asisten di City.

Lijnders juga menyatakan bahwa kepulangannya ke Anfield akan menjadi momen yang sangat istimewa, terutama bagi keluarganya. Namun, pola pikirnya tetap berorientasi pada kemenangan dan berusaha mengalahkan Liverpool.

Klopp Dikaitkan dengan Kembalinya ke Dunia Kepelatihan di Real Madrid

Klopp sebelumnya menyatakan bahwa keputusannya meninggalkan Liverpool pada tahun 2024 disebabkan oleh kehabisan energi. 

Setelah meninggalkan Anfield, ia menjabat sebagai kepala sepak bola global Red Bull dan belum kembali melatih di pinggir lapangan. Ia bahkan pernah mengisyaratkan bahwa dirinya mungkin tidak akan melatih lagi.

Meskipun demikian, Klopp dikaitkan dengan posisi pelatih Real Madrid setelah pemecatan Xabi Alonso pada pertengahan Januari. Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih sementara, tetapi Los Blancos diperkirakan akan melakukan perubahan kembali sebelum musim 2026–2027. Nama Klopp terus disebut-sebut oleh media Spanyol sebagai kandidat potensial.

Sementara itu, Klopp dijadwalkan kembali ke Liverpool sebagai asisten Sir Kenny Dalglish dalam pertandingan amal para legenda melawan Borussia Dortmund pada bulan Maret.

Lijnders Mempersiapkan Manchester City Menghadapi Tottenham

Di Manchester, Lijnders bersama Guardiola tengah mempersiapkan Manchester City untuk menghadapi Tottenham Hotspur pada laga akhir pekan. 

Meskipun City memenangkan dua kunjungan terakhir mereka ke Stadion Tottenham Hotspur di ajang Liga Inggris, tim asal London Utara tersebut masih memiliki catatan luar biasa melawan tim asuhan Guardiola.

Sejak kedatangan Guardiola di Inggris pada tahun 2016, seluruh enam manajer permanen Tottenham, yaitu Mauricio Pochettino, Jose Mourinho, Nuno Espirito Santo, Antonio Conte, Ange Postecoglou, dan Thomas Frank, masing-masing pernah mengalahkan timnya setidaknya satu kali. Hal ini menjadikan laga tersebut sebagai tantangan tersendiri bagi Manchester City.

Related News