Liverpool Pantau Bintang Bundesliga untuk Penerus Mohamed Salah

Liverpool Pantau Bintang Bundesliga untuk Penerus Mohamed Salah

Mansion Sports Liverpool mulai secara resmi mempersiapkan rencana suksesi untuk Mohamed Salah, yang akan berusia 34 tahun pada tahun ini. 

Seiring sang penyerang memasuki fase akhir karier gemilangnya di Anfield, klub berjuluk The Reds tersebut telah mengidentifikasi dua target bergengsi dari Bundesliga untuk mengisi kekosongan di masa depan. 

Berdasarkan laporan Sky Sport Jerman, juara bertahan Premier League itu tengah memantau secara serius bintang Bayern Munich, Michael Olise, serta sensasi muda RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai bagian dari persiapan menghadapi era pasca-Salah.

Ketertarikan terhadap Michael Olise dan Alternatif Yan Diomande

Klub asal Merseyside tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam merekrut talenta dari kompetisi tertinggi Jerman, dengan sejumlah nama seperti Ibrahima Konate, Dominik Szoboszlai, dan Ryan Gravenberch yang sebelumnya sukses beradaptasi di Anfield. 

Olise, yang pindah ke Bayern Munich dari Crystal Palace, telah lama masuk dalam radar Liverpool.

Sky Sport bahkan melaporkan sejak November lalu bahwa pemain internasional Prancis tersebut sedang diawasi oleh The Reds. 

Namun, realisasi transfer dinilai sangat sulit karena Olise tidak memiliki klausul pelepasan dan masih terikat kontrak hingga 2029, sehingga Liverpool kemungkinan harus mempertimbangkan opsi lain apabila Bayern tidak bersedia bernegosiasi.

Sebagai alternatif utama, Liverpool mengalihkan perhatian kepada Yan Diomande yang baru berusia 19 tahun dan tengah mencuri perhatian di Bundesliga. 

Penampilannya yang konsisten dan impresif membuat sejumlah klub elite Eropa memberi perhatian. 

Liverpool disebut memantau winger tersebut secara intensif guna menemukan pemain dengan kecepatan eksplosif serta kemampuan teknis yang mampu mereplikasi kontribusi Salah di sisi kanan serangan.

RB Leipzig dikenal sebagai negosiator yang tangguh dan bertekad mempertahankan aset berharganya setidaknya untuk satu musim lagi. Namun, dalam sistem Red Bull, setiap pemain memiliki nilai transfer. 

Klub Jerman itu dilaporkan bersedia membuka pembicaraan jika menerima tawaran di kisaran 100 juta euro atau sekitar 83 juta poundsterling. 

Walaupun Leipzig ingin meyakinkan Diomande untuk bertahan melewati musim panas, daya tarik Premier League serta peluang menjadi wajah era baru di Liverpool bisa menjadi faktor penentu.

Potensi Kepulangan Mengejutkan di Lini Pertahanan

Selain fokus pada lini serang, Liverpool juga dikabarkan berupaya mengatasi persoalan kedalaman skuad di sektor pertahanan dengan mempertimbangkan pemulangan wajah lama.

Jarell Quansah, yang meninggalkan Anfield menuju Bayer Leverkusen pada musim panas lalu dengan nilai transfer sekitar 35 juta euro, kini dikaitkan dengan kemungkinan kembali secara mengejutkan.

Bek tengah muda asal Inggris tersebut tampil mengesankan bersama Leverkusen, sehingga mendorong Liverpool mempertimbangkan pengaktifan klausul khusus dalam kesepakatan transfer sebelumnya. 

Laporan Sky Sport mengungkapkan bahwa Liverpool menyertakan opsi pembelian kembali senilai 80 juta euro yang dapat diaktifkan hingga Mei 2026. 

Dengan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat posisi bek tengah, manajemen klub disebut serius mempertimbangkan pemulangan lulusan akademi tersebut guna menambah persaingan bagi Virgil van Dijk dan Konate.

Musim Panas Penuh Transisi di Anfield

Potensi kedatangan talenta Bundesliga ini beriringan dengan ketidakpastian masa depan beberapa anggota skuad saat ini. 

Selain pertanyaan mengenai kelanjutan karier Salah dalam jangka panjang, Federico Chiesa juga diperkirakan akan hengkang setelah jendela transfer Januari yang dipenuhi spekulasi. 

Kondisi tersebut berpotensi meninggalkan kekosongan signifikan di sektor sayap, sehingga menjelaskan langkah proaktif klub dalam memantau Olise dan Diomande bahkan sebelum bursa musim panas dibuka.

Salah sempat santer dikaitkan dengan kepindahan pada Januari setelah pernyataannya yang emosional usai hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada Desember, ketika ia menyebut dirinya merasa ditinggalkan oleh klub.

Dalam pernyataannya saat itu, Salah mengungkapkan ketidakpercayaannya karena harus duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Ia menyebut situasi tersebut sebagai yang ketiga kalinya dan yang pertama sepanjang kariernya. 

Ia mengaku sangat frustrasi karena merasa telah memberikan kontribusi besar bagi klub, terutama pada musim sebelumnya. 

Ia juga menyatakan tidak mengetahui alasan dirinya dicadangkan dan merasakan seolah-olah klub meninggalkannya, serta menilai ada pihak yang ingin menyalahkannya sepenuhnya.

Salah kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya atas luapan emosinya. 

Kepindahan pada Januari akhirnya tidak terjadi karena ia bergabung dengan tim nasional Mesir untuk tampil di Piala Afrika. 

Tim berjuluk The Pharaohs tersebut tersingkir di babak semifinal oleh Senegal yang kemudian keluar sebagai juara.

Related News

Liverpool Pantau Bintang Bundesliga untuk Penerus Mohamed Salah

Liverpool Pantau Bintang Bundesliga untuk Penerus Mohamed Salah

Mansion Sports Liverpool mulai secara resmi mempersiapkan rencana suksesi untuk Mohamed Salah, yang akan berusia 34 tahun pada tahun ini. 

Seiring sang penyerang memasuki fase akhir karier gemilangnya di Anfield, klub berjuluk The Reds tersebut telah mengidentifikasi dua target bergengsi dari Bundesliga untuk mengisi kekosongan di masa depan. 

Berdasarkan laporan Sky Sport Jerman, juara bertahan Premier League itu tengah memantau secara serius bintang Bayern Munich, Michael Olise, serta sensasi muda RB Leipzig, Yan Diomande, sebagai bagian dari persiapan menghadapi era pasca-Salah.

Ketertarikan terhadap Michael Olise dan Alternatif Yan Diomande

Klub asal Merseyside tersebut memiliki rekam jejak panjang dalam merekrut talenta dari kompetisi tertinggi Jerman, dengan sejumlah nama seperti Ibrahima Konate, Dominik Szoboszlai, dan Ryan Gravenberch yang sebelumnya sukses beradaptasi di Anfield. 

Olise, yang pindah ke Bayern Munich dari Crystal Palace, telah lama masuk dalam radar Liverpool.

Sky Sport bahkan melaporkan sejak November lalu bahwa pemain internasional Prancis tersebut sedang diawasi oleh The Reds. 

Namun, realisasi transfer dinilai sangat sulit karena Olise tidak memiliki klausul pelepasan dan masih terikat kontrak hingga 2029, sehingga Liverpool kemungkinan harus mempertimbangkan opsi lain apabila Bayern tidak bersedia bernegosiasi.

Sebagai alternatif utama, Liverpool mengalihkan perhatian kepada Yan Diomande yang baru berusia 19 tahun dan tengah mencuri perhatian di Bundesliga. 

Penampilannya yang konsisten dan impresif membuat sejumlah klub elite Eropa memberi perhatian. 

Liverpool disebut memantau winger tersebut secara intensif guna menemukan pemain dengan kecepatan eksplosif serta kemampuan teknis yang mampu mereplikasi kontribusi Salah di sisi kanan serangan.

RB Leipzig dikenal sebagai negosiator yang tangguh dan bertekad mempertahankan aset berharganya setidaknya untuk satu musim lagi. Namun, dalam sistem Red Bull, setiap pemain memiliki nilai transfer. 

Klub Jerman itu dilaporkan bersedia membuka pembicaraan jika menerima tawaran di kisaran 100 juta euro atau sekitar 83 juta poundsterling. 

Walaupun Leipzig ingin meyakinkan Diomande untuk bertahan melewati musim panas, daya tarik Premier League serta peluang menjadi wajah era baru di Liverpool bisa menjadi faktor penentu.

Potensi Kepulangan Mengejutkan di Lini Pertahanan

Selain fokus pada lini serang, Liverpool juga dikabarkan berupaya mengatasi persoalan kedalaman skuad di sektor pertahanan dengan mempertimbangkan pemulangan wajah lama.

Jarell Quansah, yang meninggalkan Anfield menuju Bayer Leverkusen pada musim panas lalu dengan nilai transfer sekitar 35 juta euro, kini dikaitkan dengan kemungkinan kembali secara mengejutkan.

Bek tengah muda asal Inggris tersebut tampil mengesankan bersama Leverkusen, sehingga mendorong Liverpool mempertimbangkan pengaktifan klausul khusus dalam kesepakatan transfer sebelumnya. 

Laporan Sky Sport mengungkapkan bahwa Liverpool menyertakan opsi pembelian kembali senilai 80 juta euro yang dapat diaktifkan hingga Mei 2026. 

Dengan adanya kebutuhan mendesak untuk memperkuat posisi bek tengah, manajemen klub disebut serius mempertimbangkan pemulangan lulusan akademi tersebut guna menambah persaingan bagi Virgil van Dijk dan Konate.

Musim Panas Penuh Transisi di Anfield

Potensi kedatangan talenta Bundesliga ini beriringan dengan ketidakpastian masa depan beberapa anggota skuad saat ini. 

Selain pertanyaan mengenai kelanjutan karier Salah dalam jangka panjang, Federico Chiesa juga diperkirakan akan hengkang setelah jendela transfer Januari yang dipenuhi spekulasi. 

Kondisi tersebut berpotensi meninggalkan kekosongan signifikan di sektor sayap, sehingga menjelaskan langkah proaktif klub dalam memantau Olise dan Diomande bahkan sebelum bursa musim panas dibuka.

Salah sempat santer dikaitkan dengan kepindahan pada Januari setelah pernyataannya yang emosional usai hasil imbang 3-3 melawan Leeds United pada Desember, ketika ia menyebut dirinya merasa ditinggalkan oleh klub.

Dalam pernyataannya saat itu, Salah mengungkapkan ketidakpercayaannya karena harus duduk di bangku cadangan selama 90 menit. Ia menyebut situasi tersebut sebagai yang ketiga kalinya dan yang pertama sepanjang kariernya. 

Ia mengaku sangat frustrasi karena merasa telah memberikan kontribusi besar bagi klub, terutama pada musim sebelumnya. 

Ia juga menyatakan tidak mengetahui alasan dirinya dicadangkan dan merasakan seolah-olah klub meninggalkannya, serta menilai ada pihak yang ingin menyalahkannya sepenuhnya.

Salah kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya atas luapan emosinya. 

Kepindahan pada Januari akhirnya tidak terjadi karena ia bergabung dengan tim nasional Mesir untuk tampil di Piala Afrika. 

Tim berjuluk The Pharaohs tersebut tersingkir di babak semifinal oleh Senegal yang kemudian keluar sebagai juara.

Related News