Susunan Pemain Nigeria vs Maroko Januari 2026
Susunan Pemain Nigeria vs Maroko Januari 2026 - Laga besar akan tersaji di panggung Piala Afrika 2025/2026 ketika dua kekuatan utama benua Afrika saling berhadapan di babak semifinal.
Nigeria datang dengan gaya bermain menyerang yang atraktif, sementara Maroko mengandalkan kedisiplinan dan dukungan penuh publik tuan rumah.
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat dan sarat gengsi, sekaligus menjadi ujian mental bagi kedua tim.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Prince Moulay Abdellah Stadium, pada Kamis, 15 Januari 2026 pukul 03.00 WIB, atau Rabu, 14 Januari 2026 pukul 21.00 waktu setempat.
Ini merupakan salah satu dari dua semifinal besar yang mempertemukan sejumlah pemain terbaik Afrika, termasuk para peraih gelar Pemain Terbaik CAF dalam beberapa tahun terakhir seperti Mohamed Salah, Sadio Mane, Victor Osimhen, Ademola Lookman, dan Achraf Hakimi, yang semuanya diwakili oleh empat negara tersisa.
Nah, sebelum pertandingan ini dimulai, mari simak prediksi Mansion Sports untuk susunan pemain Nigeria vs Maroko Januari 2026 dibawah ini!
Kondisi Kedua Tim Jelang Laga
Nigeria
Nigeria menjadi salah satu cerita paling menonjol di turnamen ini, melampaui ekspektasi setelah kekecewaan gagal lolos ke Piala Dunia FIFA 2026 usai kalah playoff dari Republik Demokratik Kongo pada November lalu.
Di bawah asuhan pelatih asal Mali, Éric Chelle, Super Eagles tetap memikul ekspektasi besar sebagai tiga kali juara Afrika.
Tekanan tersebut tidak mengurangi keyakinan publik Nigeria yang dikenal fanatik terhadap sepak bola bahwa “raksasa Afrika” mampu bangkit menghadapi siapa pun.
Datang ke fase grup dengan target yang relatif sederhana, Nigeria justru tampil dengan permainan menyerang yang mengalir dan mencatat rekor sempurna hingga semifinal, memenangi seluruh pertandingan dengan beberapa penampilan ofensif terbaik di turnamen.
Nigeria membuka kampanye mereka dengan kemenangan 2-1 atas Tanzania, dilanjutkan kemenangan dramatis 3-2 melawan Tunisia untuk memastikan kelolosan lebih awal, kemudian merotasi skuad dan menang 3-1 atas Uganda di laga grup terakhir.
Setelah itu, mereka menghajar Mozambik 4-0 di babak 16 besar dan mencatat kemenangan meyakinkan 2-0 atas salah satu favorit turnamen, Aljazair, di perempat final.
Pasukan Chelle menjadi tim paling produktif sejauh ini dengan 14 gol dari lima pertandingan, kebobolan empat kali, dan mencatat dua clean sheet.
Kualitas serangan ditopang Victor Osimhen, Ademola Lookman, dan Alex Iwobi, dengan dukungan Akor Adams, sementara kepemimpinan dan keseimbangan tim datang dari Wilfred Ndidi, Frank Onyeka, Calvin Bassey, Semi Ajayi, serta penjaga gawang Stanley Nwabali.
Nigeria dan Maroko telah bertemu 11 kali sejak 1969 di berbagai kompetisi besar, dengan Maroko unggul secara keseluruhan lewat enam kemenangan, sementara Super Eagles meraih empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Rivalitas ini terbentuk melalui kualifikasi Piala Dunia dan pertemuan AFCON, termasuk kemenangan penting Nigeria pada 1980 dan 2000.
Namun, keseimbangan tersebut berubah dalam beberapa tahun terakhir, dengan Maroko mendominasi enam pertemuan terakhir.
Nigeria hanya mencatat satu kemenangan, yakni 2-0 di AFCON 2000, sementara pertemuan terbaru berakhir dengan kekalahan terberat Nigeria dalam rivalitas ini, yaitu 4-0 pada ajang African Nations Championship 2018.
Maroko
Sebagai tuan rumah, Maroko memuncaki Grup A dengan tujuh poin hasil kemenangan atas Komoro 2-0 dan Zambia 3-0, serta hasil imbang 1-1 melawan Mali.
Tim asuhan Walid Regragui memadukan dukungan publik tuan rumah dengan struktur pertahanan disiplin dan transisi menyerang yang tajam.
Di fase gugur, Singa Atlas menyingkirkan Kamerun dengan skor 2-0. Bintang Real Madrid, Brahim Diaz, kembali menunjukkan ketajamannya, sementara Maroko mengontrol pertandingan lewat penguasaan bola terstruktur, efektivitas bola mati, dan organisasi pertahanan yang rapat.
Momen penting dalam kemenangan tersebut adalah gol pembuka Diaz dan gol kedua Ismael Saibari, sebuah penampilan yang menjaga rekor tak terkalahkan Maroko dari permainan terbuka dan menegaskan kemampuan mereka mengelola risiko dalam laga bertekanan tinggi.
Perjalanan ini menjadi penampilan semifinal AFCON kelima bagi Maroko dan kampanye paling signifikan sejak 2004.
Sebelumnya, Singa Atlas hanya sekali mencapai final sebagai tuan rumah pada 1988, dan satu kemenangan lagi bisa membawa mereka ke final CAF senior ketiga dalam kurun satu tahun.
Salah satu sorotan utama adalah performa Diaz, yang mencetak gol dalam lima pertandingan beruntun dan menjadi pemain pertama dalam 15 tahun terakhir yang mencetak gol di lima penampilan awal AFCON.
Hal ini berjalan seiring dengan kepemimpinan taktis Regragui dalam membentuk tim yang mampu memadukan pertahanan pragmatis dengan ancaman serangan yang tajam.
Berbeda dengan pendekatan menyerang Nigeria, kekuatan Maroko dibangun di atas soliditas pertahanan, hanya kebobolan satu gol sepanjang turnamen dan belum pernah kebobolan dari permainan terbuka, menjadikan mereka lawan yang sangat tangguh di kandang sendiri.
Susunan Pemain Nigeria vs Maroko Januari 2026
Nigeria (4-3-3)
Nigeria mendapat pukulan besar jelang semifinal karena kapten Wilfred Ndidi harus menjalani skorsing satu pertandingan akibat akumulasi kartu.
Hal ini membuat Éric Chelle kehilangan gelandang Besiktas tersebut di Rabat, dengan Raphael Onyedika diperkirakan menggantikan perannya setelah tampil impresif di fase grup, termasuk mencetak dua gol ke gawang Uganda.
Ada pula kekhawatiran kebugaran terkait Bright Osayi-Samuel setelah ia ditarik keluar di menit akhir saat melawan Aljazair dan masih diragukan tampil.
Sementara itu, penyerang Panathinaikos, Cyriel Dessers, dipastikan absen setelah mundur dari skuad akibat cedera paha.
Calvin Bassey tampil dominan di lini belakang sepanjang turnamen, sementara rekan setimnya di Fulham, Alex Iwobi, menunjukkan performa terbaik dalam karier internasionalnya dengan menjadi pengatur permainan di belakang trio penyerang Lookman, Adams, dan Osimhen.
Maroko (4-3-3)
Maroko sempat menghadapi sejumlah masalah cedera selama turnamen, namun kembalinya kapten Achraf Hakimi memberikan dorongan besar bagi skuad.
Meski demikian, gelandang Azzedine Ounahi masih absen akibat cedera betis saat latihan, dan Romain Saiss juga belum tersedia setelah mengalami cedera saat melawan Komoro.
Brahim Diaz, yang berperan penting membawa tuan rumah ke semifinal, kembali menjadi ancaman utama menghadapi Nigeria.
Regragui juga mendapat kabar positif karena tidak ada tambahan cedera atau skorsing baru, sehingga Maroko mendekati laga ini dengan kondisi hampir sepenuhnya bugar.
Pertandingan ini dipastikan menjadi adu strategi dan karakter antara dua kekuatan besar Afrika. Nigeria membawa keberanian dan produktivitas gol, sementara Maroko mengandalkan disiplin serta dukungan penuh stadion.
Siapa pun yang melangkah ke final akan melakukannya lewat perjuangan maksimal di salah satu semifinal paling bergengsi Piala Afrika edisi ini.