Akhir Dari Sebuah Era! Messi Umumkan Pensiun dari Timnas Argentina
Mansion Sports – Lionel Messi secara resmi mengakhiri karier internasionalnya yang legendaris setelah kekalahan memilukan Argentina di final Piala Dunia.
Ikon berusia 39 tahun tersebut, yang secara luas dianggap sebagai pemain terhebat yang pernah menghiasi lapangan, mengonfirmasi kabar tersebut dalam sebuah pernyataan emosional yang menandai berakhirnya perjalanan selama dua dekade bersama La Albiceleste.
Perpisahan Emosional dengan La Albiceleste
Dalam sebuah momen yang mengejutkan komunitas sepak bola dunia, Messi mengonfirmasi bahwa ia tidak akan lagi mengenakan seragam biru dan putih kebanggaan tim nasionalnya.
Pengumuman tersebut disampaikan setelah kekalahan tipis 1-0 dari Spanyol pada babak tambahan waktu dalam final Piala Dunia, sebuah pertandingan yang menjadi bab terakhir dalam perjalanan internasionalnya.
Melalui media sosial untuk menyampaikan kabar tersebut kepada jutaan pengikutnya, bintang kelahiran Rosario itu mengungkapkan betapa sulitnya keputusan yang diambilnya.
Dalam akun Instagram resminya, Messi menulis: "Setelah waktu berlalu sejak final tersebut, dan setelah memikirkannya dengan matang, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari tim nasional.”
“Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa menyakitkan jauh di dalam hati, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba."
Merefleksikan Karier yang Memecahkan Rekor
Kepergian Messi menandai berakhirnya sebuah era statistik yang mungkin tidak akan pernah dilampaui oleh pemain Argentina lainnya.
Sepanjang karier yang berlangsung lebih dari 20 tahun, ia mencatatkan 207 penampilan, menempatkannya di posisi kedua dalam daftar penampilan internasional putra sepanjang masa.
Catatan golnya juga sama luar biasanya, dengan 125 gol yang ia cetak untuk negaranya. Meskipun meninggalkan panggung internasional, kepergian sang ikon meninggalkan kekosongan yang tidak tergantikan dalam skuad yang ia pimpin sebagai kapten dengan penuh kehormatan melalui masa-masa penuh kemenangan maupun penuh gejolak.
Sang penyerang secara khusus menyoroti warisan yang ia tinggalkan serta para talenta yang sedang menunggu kesempatan.
Ia melanjutkan pernyataannya dengan mengatakan: "Tidak banyak yang tersisa dan beberapa tahapan mulai berakhir, dan ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai berada di Tim Nasional.”
“Saya telah memberikan seluruh kemampuan saya, saya tidak memiliki apa pun lagi untuk diberikan dan selain itu, ada anak-anak yang sangat hebat yang sedang muncul di belakang dan mereka layak berada di sana. Terima kasih atas seluruh cinta selama 20 tahun ini. Saya akan sangat merindukan mendengar suara kalian dari dalam lapangan."
Warisan Trofi dan Kejayaan
Meskipun kekalahan di final melawan Spanyol merupakan hal yang pahit untuk diterima, warisan internasional Messi telah tertanam kuat pada 2022 ketika ia memimpin Argentina meraih gelar Piala Dunia ketiga mereka di Qatar.
Penampilannya dalam turnamen tersebut membuatnya meraih penghargaan Pemain Terbaik Turnamen, sebuah pencapaian yang juga diraihnya pada 2014 ketika Argentina mencapai final di Brasil.
Di luar Piala Dunia, Messi berperan penting dalam mengakhiri penantian panjang Argentina untuk meraih trofi dengan memenangkan Copa America pada 2021, yang kemudian diikuti kemenangan Finalissima di Wembley.
Perjalanan yang Tidak Terlupakan
Bintang Inter Miami tersebut meluangkan waktu untuk berterima kasih kepada mereka yang mendukungnya sepanjang perjalanan, dengan mengatakan: "Terima kasih kepada keluarga saya karena selalu berada di sana, karena mendampingi saya dalam perjalanan yang sangat indah tetapi sulit ini.”
“Terima kasih kepada setiap pelatih, rekan setim, dan direktur yang pernah berbagi perjalanan dengan saya. Saya membawa kenangan dan momen yang tidak terlupakan dari semua ini.”
Saya pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kepada kalian, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang menjadi impian.”
“Sungguh gila bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian! Terima kasih Tuhan karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!"
Dalam catatan terakhir yang disertakan pada unggahan pensiunnya, Messi mengungkapkan bahwa ia sebenarnya telah mengambil keputusan tersebut tidak lama setelah turnamen berakhir, tetapi keadaan pribadi semakin memperkuat tekadnya.
Ia menambahkan: "Kata-kata ini saya tulis pada 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, saya semakin yakin daripada sebelumnya."