Cetak Brace, Lamine Yamal Hancurkan Kroasia 4-1!

Cetak Brace, Lamine Yamal Hancurkan Kroasia 4-1!

Mansion Sports – Spanyol tampil begitu dominan saat menghadapi Kroasia di UEFA Nations League. 

Kemenangan telak 4-1 ini menjadi bukti lain bahwa sang juara dunia masih berada dalam performa impresif, dengan Lamine Yamal menjadi bintang utama berkat dua golnya. 

Setelah sebelumnya menaklukkan Inggris pada laga pembuka, Spanyol kembali menunjukkan permainan menyerang tanpa henti di Sevilla.

Kemenangan ini juga membuat Spanyol nyaman berada di puncak Grup 3 dengan rekor sempurna setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Start Menggila di Sevilla

Spanyol memulai pertandingan dengan intensitas luar biasa di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan. 

Yamal membuka keunggulan hanya dua menit setelah pertandingan dimulai. Ia melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut bawah gawang setelah menerima umpan akurat dari Álex Baena. 

Kroasia kesulitan menghadapi tekanan awal tersebut, sementara tuan rumah terus mendominasi penguasaan bola.

Opta mencatat momen bersejarah tersebut dengan menyatakan: "Spanyol telah mencetak gol dalam dua menit pertama pertandingan secara beruntun, saat menghadapi Inggris dan Kroasia. Ini merupakan pertama kalinya mereka melakukan hal tersebut dalam kompetisi apa pun sejak setidaknya 2004."

Respons Cepat Mengembalikan Keunggulan

Kroasia berhasil mencetak gol penyeimbang di luar alur permainan ketika Dion Beljo menyundul umpan silang Ivan Perisic pada menit ke-28. 

Namun, Spanyol hampir langsung merespons untuk kembali mengambil alih keunggulan. Hanya tiga menit kemudian, Yamal berubah menjadi pemberi assist dengan mengirimkan umpan silang indah dari situasi sepak pojok yang berhasil disundul Marc Pubill hingga bola melesat tinggi ke dalam gawang.

Tuan rumah terus mengendalikan lini tengah secara mutlak, membatasi peluang lawan seminimal mungkin sembari terus memberikan ancaman kepada Dominik Livakovic. Skor sebenarnya bisa saja lebih besar sebelum turun minum. 

Mikel Oyarzabal sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside, sementara Fermin Lopez membentur tiang gawang pada masa tambahan waktu.

Mengamankan Poin Penting

Pada babak kedua, Spanyol tetap mengendalikan tempo permainan dan akhirnya memperlebar keunggulan. Yamal mencetak gol keduanya pada menit ke-63. 

Ia menyelesaikan peluang dengan sangat indah dari sudut yang sulit setelah menerima umpan dari pemain pengganti Pedri. Anak asuh Luis de la Fuente menguasai 63,7% penguasaan bola dan mencatatkan total 16 tembakan.

Di tengah ketatnya persaingan, para penonton di Ramon Sanchez-Pizjuan menunjukkan rasa hormat yang luar biasa dengan memberikan tepuk tangan sambil berdiri kepada legenda Kroasia, Luka Modric, ketika ia masuk ke lapangan pada menit ke-81. Pergantian pemain yang dilakukan De la Fuente kembali terbukti efektif. Mikel Merino memberikan assist untuk gol Nico Williams pada menit ke-89, sekaligus memastikan kemenangan 4-1.

Menatap Laga Berikutnya untuk Spanyol

Spanyol kini kokoh di puncak League A Grup 3 dengan enam poin. Mereka sebelumnya mengalahkan Inggris pada pertandingan pembuka sebelum menghancurkan Kroasia.

Selanjutnya, mereka akan berusaha mempertahankan catatan sempurna saat menghadapi Czechia dalam pertandingan berikutnya, dengan target mengamankan tiket ke babak gugur sejak lebih awal.

Kemenangan atas Kroasia menjadi lanjutan dari awal yang sangat positif bagi Spanyol di UEFA Nations League. 

Dengan lini serang yang tampil tajam dan Lamine Yamal kembali menjadi sorotan utama, Spanyol kini memiliki modal kuat untuk melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi tersebut.

Related News

Cetak Brace, Lamine Yamal Hancurkan Kroasia 4-1!

Cetak Brace, Lamine Yamal Hancurkan Kroasia 4-1!

Mansion Sports – Spanyol tampil begitu dominan saat menghadapi Kroasia di UEFA Nations League. 

Kemenangan telak 4-1 ini menjadi bukti lain bahwa sang juara dunia masih berada dalam performa impresif, dengan Lamine Yamal menjadi bintang utama berkat dua golnya. 

Setelah sebelumnya menaklukkan Inggris pada laga pembuka, Spanyol kembali menunjukkan permainan menyerang tanpa henti di Sevilla.

Kemenangan ini juga membuat Spanyol nyaman berada di puncak Grup 3 dengan rekor sempurna setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Start Menggila di Sevilla

Spanyol memulai pertandingan dengan intensitas luar biasa di Estadio Ramon Sanchez-Pizjuan. 

Yamal membuka keunggulan hanya dua menit setelah pertandingan dimulai. Ia melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah ke sudut bawah gawang setelah menerima umpan akurat dari Álex Baena. 

Kroasia kesulitan menghadapi tekanan awal tersebut, sementara tuan rumah terus mendominasi penguasaan bola.

Opta mencatat momen bersejarah tersebut dengan menyatakan: "Spanyol telah mencetak gol dalam dua menit pertama pertandingan secara beruntun, saat menghadapi Inggris dan Kroasia. Ini merupakan pertama kalinya mereka melakukan hal tersebut dalam kompetisi apa pun sejak setidaknya 2004."

Respons Cepat Mengembalikan Keunggulan

Kroasia berhasil mencetak gol penyeimbang di luar alur permainan ketika Dion Beljo menyundul umpan silang Ivan Perisic pada menit ke-28. 

Namun, Spanyol hampir langsung merespons untuk kembali mengambil alih keunggulan. Hanya tiga menit kemudian, Yamal berubah menjadi pemberi assist dengan mengirimkan umpan silang indah dari situasi sepak pojok yang berhasil disundul Marc Pubill hingga bola melesat tinggi ke dalam gawang.

Tuan rumah terus mengendalikan lini tengah secara mutlak, membatasi peluang lawan seminimal mungkin sembari terus memberikan ancaman kepada Dominik Livakovic. Skor sebenarnya bisa saja lebih besar sebelum turun minum. 

Mikel Oyarzabal sempat mencetak gol, tetapi dianulir karena offside, sementara Fermin Lopez membentur tiang gawang pada masa tambahan waktu.

Mengamankan Poin Penting

Pada babak kedua, Spanyol tetap mengendalikan tempo permainan dan akhirnya memperlebar keunggulan. Yamal mencetak gol keduanya pada menit ke-63. 

Ia menyelesaikan peluang dengan sangat indah dari sudut yang sulit setelah menerima umpan dari pemain pengganti Pedri. Anak asuh Luis de la Fuente menguasai 63,7% penguasaan bola dan mencatatkan total 16 tembakan.

Di tengah ketatnya persaingan, para penonton di Ramon Sanchez-Pizjuan menunjukkan rasa hormat yang luar biasa dengan memberikan tepuk tangan sambil berdiri kepada legenda Kroasia, Luka Modric, ketika ia masuk ke lapangan pada menit ke-81. Pergantian pemain yang dilakukan De la Fuente kembali terbukti efektif. Mikel Merino memberikan assist untuk gol Nico Williams pada menit ke-89, sekaligus memastikan kemenangan 4-1.

Menatap Laga Berikutnya untuk Spanyol

Spanyol kini kokoh di puncak League A Grup 3 dengan enam poin. Mereka sebelumnya mengalahkan Inggris pada pertandingan pembuka sebelum menghancurkan Kroasia.

Selanjutnya, mereka akan berusaha mempertahankan catatan sempurna saat menghadapi Czechia dalam pertandingan berikutnya, dengan target mengamankan tiket ke babak gugur sejak lebih awal.

Kemenangan atas Kroasia menjadi lanjutan dari awal yang sangat positif bagi Spanyol di UEFA Nations League. 

Dengan lini serang yang tampil tajam dan Lamine Yamal kembali menjadi sorotan utama, Spanyol kini memiliki modal kuat untuk melanjutkan perjalanan mereka di kompetisi tersebut.

Related News