Mastantuono Kenang Pengalamannya di Spanyol dan Kekagumannya Terhadap Bellingham
Mansion Sports – Franco Mastantuono menceritakan pengalamannya selama berada di ibu kota Spanyol dan menggambarkan perjalanannya bersama Real Madrid sebagai sesuatu yang benar-benar luar biasa.
Playmaker asal Argentina tersebut, yang kini melanjutkan proses perkembangannya jauh dari Santiago Bernabeu, juga menyebut satu nama pemain sebagai sosok favoritnya di skuad Los Blancos saat ini.
Kekaguman terhadap Jude Bellingham dan Bintang-Bintang Madrid
Talenta muda Argentina, Mastantuono, mengenang masa-masanya bersama Real Madrid dengan penuh kesan positif. Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap deretan pemain bintang yang saat ini memperkuat klub tersebut.
Mastantuono bergabung dengan Real Madrid dari River Plate pada musim panas 2025. Selama membela Los Blancos, ia mencatatkan 35 penampilan di semua kompetisi dengan torehan tiga gol dan satu assist.
Kini sedang menjalani masa peminjaman di Fiorentina, Mastantuono berbicara secara terbuka mengenai pengalamannya di ibu kota Spanyol saat tampil dalam program televisi Italia, My Skills, di DAZN. Ia secara khusus menyoroti sambutan hangat yang diterimanya dari lingkungan klub dan rekan-rekan setim di ruang ganti.
“Di Real Madrid, mereka memperlakukan saya dengan luar biasa. Maksud saya, orang-orang di klub dan rekan-rekan setim saya, semuanya sangat mengesankan,” jelas Mastantuono saat membahas proses adaptasinya dengan sepak bola Eropa.
Meski Jose Mourinho memiliki banyak pemain berbakat dalam skuadnya, ada satu nama yang paling menonjol di mata pemain muda tersebut.
Setelah mengakui kualitas sejumlah rekan setimnya, Mastantuono menegaskan bahwa seorang gelandang asal Inggris menjadi sosok yang paling ia kagumi di lapangan.
“Saya sangat menyukai Bellingham. Dia adalah pemain Madrid yang paling saya sukai,” ungkap pemain Argentina itu dengan antusias.
Ia tidak berhenti sampai di situ. Mastantuono juga menyebut bahwa skuad Real Madrid dipenuhi pemain kelas dunia di hampir setiap posisi.
“Selain itu, ada Vinicius, Mbappe, Valverde, Brahim yang sangat bagus. Sekarang juga ada Diomande dan Espi. Mereka punya tim yang hebat.”
Pengalaman Bersama Messi dan Tim Nasional Argentina
Mastantuono juga membagikan pengalamannya bersama tim nasional Argentina. Sejauh ini, ia telah mengoleksi tujuh penampilan internasional dan mencetak satu gol.
Perjalanan tersebut memberinya kesempatan untuk bermain bersama legenda sepak bola dunia, Lionel Messi.
Bagi setiap pemain muda Argentina, bisa berada di lapangan atau masuk dalam daftar skuad yang sama dengan peraih delapan Ballon d'Or tersebut tentu menjadi impian.
Mastantuono pun merasakan hal yang sama dan sangat menghargai setiap momen kebersamaannya dengan Messi.
Salah satu pengalaman yang paling berkesan adalah ketika ia mendapat kesempatan bermain selama 11 menit dalam penampilan internasional terakhir Messi melawan Benin, sebelum sang ikon mengakhiri karier gemilangnya bersama La Albiceleste.
“Itu luar biasa. Bisa berada dalam satu lembar susunan pemain atau menjadi bagian dari sesuatu dalam dunia sepak bola bersama Messi adalah pencapaian tertinggi bagi saya,” kenangnya dengan penuh emosi.
Pemain muda tersebut menganggap hubungannya dengan Messi sebagai salah satu pencapaian terbesar dalam perjalanan profesionalnya sejauh ini, mengingat status sang kapten sebagai ikon olahraga dunia.
“Itu adalah hal terbaik yang bisa dialami seorang pemain, karena Messi telah memecahkan semua rekor,” ujarnya.
Mastantuono juga mengakui bahwa pertandingan terakhir Messi bersama La Albiceleste menjadi momen yang “sangat menyedihkan” bagi seluruh masyarakat Argentina.
Beradaptasi dengan Sepak Bola Italia Bersama Fiorentina
Kini mulai menemukan ritmenya di Serie A bersama Fiorentina, Mastantuono telah menjadi salah satu pemain penting bagi La Viola. Sepanjang musim ini, ia mencatatkan 12 penampilan di semua kompetisi dan berhasil mencetak empat gol.
Saat membandingkan tuntutan taktik sepak bola Italia dengan pengalamannya di Spanyol dan Argentina, gelandang tersebut melihat adanya perbedaan yang cukup signifikan dalam gaya permainan.
“Serie A sangat berbeda dengan kompetisi di Spanyol. Semua tim memiliki kemampuan teknik yang sangat baik, dan hal itu membuat liga ini lebih mengutamakan penguasaan bola,” jelasnya.
Ia juga menilai bahwa sepak bola kasta tertinggi Italia memiliki beberapa kesamaan dari sisi fisik dengan permainan di Amerika Selatan. Hal tersebut terutama terlihat dari intensitas duel, kerasnya perebutan bola, serta pertarungan satu lawan satu di lapangan.