Mourinho Ungkap Butuh 3 Musim untuk “Menyempurnakan” Real Madrid

Mourinho Ungkap Butuh 3 Musim untuk “Menyempurnakan” Real Madrid

Mansion Sports – José Mourinho menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu tiga tahun untuk membawa Real Madrid mencapai level permainan yang benar-benar sempurna. 

Pelatih asal Portugal itu juga memastikan Federico Valverde akan tetap dimainkan di lebih dari satu posisi sesuai kebutuhan tim.

Dalam konferensi pers pada Selasa, Mourinho membahas berbagai hal teknis menjelang pertandingan Real Madrid melawan AEK Athens pada Kamis dini hari, dalam putaran keempat fase liga Liga Champions. 

Ia berbicara mengenai banyaknya pilihan pemain di lini serang, perkembangan Arda Güler, hingga tantangan yang harus dihadapi timnya di markas klub asal Yunani tersebut.

Mourinho: Valverde Akan Bermain di Posisi Mana Pun yang Dibutuhkan Real Madrid

Mengenai keputusannya yang terus memainkan Valverde sebagai bek sayap, Mourinho mengaku puas dengan kontribusi sang pemain di posisi tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa Real Madrid membutuhkan Valverde untuk kembali mengisi lini tengah karena pilihan pemain di sektor itu cukup terbatas.

Seperti dikutip surat kabar Spanyol AS, Mourinho mengatakan:

"Saya melihat Valverde sebagai pemain yang sangat penting bagi tim. Menjadi kapten Real Madrid membuatnya memandang berbagai hal dari sudut yang berbeda. Ketika menjadi kapten, Anda harus memiliki sikap yang berbeda karena itu merupakan sebuah tanggung jawab. Saya rasa hal tersebut akan membuatnya siap bermain di posisi mana pun yang dibutuhkan tim dan rekan-rekannya.

"Itulah sosok kapten menurut saya. Karena itu, saya yakin bermain di posisi mana pun tidak akan menjadi masalah bagi Fede."

Pernyataan tersebut mungkin terasa kurang menyenangkan bagi Valverde. Pasalnya, pada musim sebelumnya, sang gelandang tidak pernah menyembunyikan rasa frustrasinya karena terlalu sering dipindah-pindahkan ke berbagai posisi.

Mourinho kemudian menjelaskan kondisi komposisi pemain di lini tengah Real Madrid.

"Skuad ini dibangun dengan Valverde sebagai salah satu pemain di lini tengah. Artinya, kami tidak memiliki banyak pemain untuk posisi tersebut. Kami punya Tchouaméni, Camavinga, Bernabé, dan Thiago Pitarch. Kurang lebih hanya itu pilihan kami. Jadi, saya yakin Valverde juga akan kembali bermain di lini tengah."

"Apakah saya senang melihatnya bermain sebagai bek sayap? Ya. Apakah permainan tim di sisi tersebut menjadi lebih baik ketika dia berada di sana? Ya. Kami semua senang memilikinya sebagai bek sayap, tetapi dia juga harus bermain di lini tengah."

Baca Juga: “Susunan Pemain AEK Athens vs Real Madrid November 2026”

Banyak Pilihan di Lini Serang, Mourinho Ungkap Pemain Terbaik di Sayap Kiri

Ketika ditanya apakah Vinícius Júnior, Kylian Mbappé, dan Yan Diomande bisa dimainkan bersama saat menghadapi AEK Athens, serta apakah ia akan menetapkan posisi khusus bagi masing-masing pemain, Mourinho menyoroti banyaknya pilihan berkualitas yang dimiliki Real Madrid.

Ia juga menyebut Brahim Díaz dan Endrick sebagai pemain yang mampu menjalankan lebih dari satu peran di lini serang.

"Kalian juga melupakan Brahim dan Endrick. Kami memiliki banyak pemain berkualitas di sini. Bagi saya, memiliki banyak pemain bukanlah sebuah masalah."

"Diomande bisa bermain di kedua sisi sayap, begitu juga Brahim. Endrick juga bisa bermain di sisi kanan maupun kiri. Namun, Vinícius adalah pemain yang paling cocok untuk bermain di sayap kiri, dan itu sudah sangat kami ketahui," jelasnya.

Mourinho Belum Mau Memberikan Penilaian soal Perkembangan Arda Güler

Mourinho juga mendapat pertanyaan mengenai perkembangan Arda Güler dan apakah sang pemain sudah mampu mencapai level para pemain elite dunia.

Namun, pelatih asal Portugal itu hanya memberikan jawaban singkat. Ia menjelaskan bahwa Güler tidak akan tersedia untuk pertandingan melawan AEK Athens.

"Dia tidak akan bermain pada pertandingan besok," jawab Mourinho sambil bercanda.

"Tanyakan kepada saya pada Jumat, sebelum pertandingan melawan Valencia di La Liga."

Mourinho Ingatkan Real Madrid soal Tantangan Berat di Markas AEK Athens

Mourinho memperingatkan bahwa menghadapi AEK Athens bukanlah perkara mudah. Ia menyoroti kualitas lawan, kondisi pertandingan di Yunani, serta motivasi ekstra yang biasanya dimiliki setiap tim ketika berhadapan dengan Real Madrid.

"Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan," ujarnya.

"Mereka adalah juara, dan dalam delapan pertandingan ini kami sudah menghadapi banyak tim yang juga berstatus juara. Yunani selalu menjadi tempat yang sulit untuk bertanding. Real Madrid, sang raja Eropa, hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan kunjungan ke Yunani."

Mourinho kemudian mengenang pengalamannya bermain di negara tersebut beberapa tahun silam.

"Saya pernah bermain di sini dua kali bertahun-tahun lalu, jadi saya tahu betapa sulitnya bertanding dalam atmosfer seperti ini. Mereka juga memiliki jadwal pertandingan Liga Champions yang sangat berat dan tentu menganggap bermain di kandang sendiri sebagai kesempatan terbaik untuk mengumpulkan poin."

Ia melanjutkan:

"Setiap lawan yang melihat seragam putih di hadapan mereka akan memiliki motivasi yang sangat tinggi. Ini adalah pertandingan yang mengharuskan kami berada pada tingkat konsentrasi dan kesiapan tertinggi. Jika tidak, kami tidak akan bisa meraih kemenangan."

Tiga Tahun untuk Membawa Real Madrid Mencapai Kesempurnaan!

Setelah hampir empat bulan menangani Real Madrid, Mourinho akhirnya mendapat pertanyaan mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa timnya mencapai level permainan sempurna.

Jawabannya singkat dan tegas.

"Tiga tahun. Tiga musim."

Mourinho menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun pada awal musim ini. Dengan kesepakatan tersebut, ia akan tetap menjadi pelatih kepala Real Madrid hingga Juni 2029.

Related News

Mourinho Ungkap Butuh 3 Musim untuk “Menyempurnakan” Real Madrid

Mourinho Ungkap Butuh 3 Musim untuk “Menyempurnakan” Real Madrid

Mansion Sports – José Mourinho menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu tiga tahun untuk membawa Real Madrid mencapai level permainan yang benar-benar sempurna. 

Pelatih asal Portugal itu juga memastikan Federico Valverde akan tetap dimainkan di lebih dari satu posisi sesuai kebutuhan tim.

Dalam konferensi pers pada Selasa, Mourinho membahas berbagai hal teknis menjelang pertandingan Real Madrid melawan AEK Athens pada Kamis dini hari, dalam putaran keempat fase liga Liga Champions. 

Ia berbicara mengenai banyaknya pilihan pemain di lini serang, perkembangan Arda Güler, hingga tantangan yang harus dihadapi timnya di markas klub asal Yunani tersebut.

Mourinho: Valverde Akan Bermain di Posisi Mana Pun yang Dibutuhkan Real Madrid

Mengenai keputusannya yang terus memainkan Valverde sebagai bek sayap, Mourinho mengaku puas dengan kontribusi sang pemain di posisi tersebut. Namun, ia juga menegaskan bahwa Real Madrid membutuhkan Valverde untuk kembali mengisi lini tengah karena pilihan pemain di sektor itu cukup terbatas.

Seperti dikutip surat kabar Spanyol AS, Mourinho mengatakan:

"Saya melihat Valverde sebagai pemain yang sangat penting bagi tim. Menjadi kapten Real Madrid membuatnya memandang berbagai hal dari sudut yang berbeda. Ketika menjadi kapten, Anda harus memiliki sikap yang berbeda karena itu merupakan sebuah tanggung jawab. Saya rasa hal tersebut akan membuatnya siap bermain di posisi mana pun yang dibutuhkan tim dan rekan-rekannya.

"Itulah sosok kapten menurut saya. Karena itu, saya yakin bermain di posisi mana pun tidak akan menjadi masalah bagi Fede."

Pernyataan tersebut mungkin terasa kurang menyenangkan bagi Valverde. Pasalnya, pada musim sebelumnya, sang gelandang tidak pernah menyembunyikan rasa frustrasinya karena terlalu sering dipindah-pindahkan ke berbagai posisi.

Mourinho kemudian menjelaskan kondisi komposisi pemain di lini tengah Real Madrid.

"Skuad ini dibangun dengan Valverde sebagai salah satu pemain di lini tengah. Artinya, kami tidak memiliki banyak pemain untuk posisi tersebut. Kami punya Tchouaméni, Camavinga, Bernabé, dan Thiago Pitarch. Kurang lebih hanya itu pilihan kami. Jadi, saya yakin Valverde juga akan kembali bermain di lini tengah."

"Apakah saya senang melihatnya bermain sebagai bek sayap? Ya. Apakah permainan tim di sisi tersebut menjadi lebih baik ketika dia berada di sana? Ya. Kami semua senang memilikinya sebagai bek sayap, tetapi dia juga harus bermain di lini tengah."

Baca Juga: “Susunan Pemain AEK Athens vs Real Madrid November 2026”

Banyak Pilihan di Lini Serang, Mourinho Ungkap Pemain Terbaik di Sayap Kiri

Ketika ditanya apakah Vinícius Júnior, Kylian Mbappé, dan Yan Diomande bisa dimainkan bersama saat menghadapi AEK Athens, serta apakah ia akan menetapkan posisi khusus bagi masing-masing pemain, Mourinho menyoroti banyaknya pilihan berkualitas yang dimiliki Real Madrid.

Ia juga menyebut Brahim Díaz dan Endrick sebagai pemain yang mampu menjalankan lebih dari satu peran di lini serang.

"Kalian juga melupakan Brahim dan Endrick. Kami memiliki banyak pemain berkualitas di sini. Bagi saya, memiliki banyak pemain bukanlah sebuah masalah."

"Diomande bisa bermain di kedua sisi sayap, begitu juga Brahim. Endrick juga bisa bermain di sisi kanan maupun kiri. Namun, Vinícius adalah pemain yang paling cocok untuk bermain di sayap kiri, dan itu sudah sangat kami ketahui," jelasnya.

Mourinho Belum Mau Memberikan Penilaian soal Perkembangan Arda Güler

Mourinho juga mendapat pertanyaan mengenai perkembangan Arda Güler dan apakah sang pemain sudah mampu mencapai level para pemain elite dunia.

Namun, pelatih asal Portugal itu hanya memberikan jawaban singkat. Ia menjelaskan bahwa Güler tidak akan tersedia untuk pertandingan melawan AEK Athens.

"Dia tidak akan bermain pada pertandingan besok," jawab Mourinho sambil bercanda.

"Tanyakan kepada saya pada Jumat, sebelum pertandingan melawan Valencia di La Liga."

Mourinho Ingatkan Real Madrid soal Tantangan Berat di Markas AEK Athens

Mourinho memperingatkan bahwa menghadapi AEK Athens bukanlah perkara mudah. Ia menyoroti kualitas lawan, kondisi pertandingan di Yunani, serta motivasi ekstra yang biasanya dimiliki setiap tim ketika berhadapan dengan Real Madrid.

"Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan," ujarnya.

"Mereka adalah juara, dan dalam delapan pertandingan ini kami sudah menghadapi banyak tim yang juga berstatus juara. Yunani selalu menjadi tempat yang sulit untuk bertanding. Real Madrid, sang raja Eropa, hanya mampu meraih satu kemenangan dari delapan kunjungan ke Yunani."

Mourinho kemudian mengenang pengalamannya bermain di negara tersebut beberapa tahun silam.

"Saya pernah bermain di sini dua kali bertahun-tahun lalu, jadi saya tahu betapa sulitnya bertanding dalam atmosfer seperti ini. Mereka juga memiliki jadwal pertandingan Liga Champions yang sangat berat dan tentu menganggap bermain di kandang sendiri sebagai kesempatan terbaik untuk mengumpulkan poin."

Ia melanjutkan:

"Setiap lawan yang melihat seragam putih di hadapan mereka akan memiliki motivasi yang sangat tinggi. Ini adalah pertandingan yang mengharuskan kami berada pada tingkat konsentrasi dan kesiapan tertinggi. Jika tidak, kami tidak akan bisa meraih kemenangan."

Tiga Tahun untuk Membawa Real Madrid Mencapai Kesempurnaan!

Setelah hampir empat bulan menangani Real Madrid, Mourinho akhirnya mendapat pertanyaan mengenai berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membawa timnya mencapai level permainan sempurna.

Jawabannya singkat dan tegas.

"Tiga tahun. Tiga musim."

Mourinho menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun pada awal musim ini. Dengan kesepakatan tersebut, ia akan tetap menjadi pelatih kepala Real Madrid hingga Juni 2029.

Related News