Pilih Fokus Jamu Lyon, Luis Enrique Tak Peduli Ajang Ballon d’Or
Mansion Sports – Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique, telah menegaskan sikapnya terkait upacara Ballon d’Or yang kini berbenturan dengan jadwal pertandingan Ligue 1 timnya melawan Lyon.
Pelatih asal Spanyol tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik dengan acara penghargaan individu itu karena sedang mempersiapkan skuadnya untuk menghadapi pertandingan penting di kompetisi domestik di Parc des Princes.
Perubahan Jadwal di Parc des Princes
Ritme jadwal Ligue 1 yang biasanya berlangsung akhir pekan ini mengalami gangguan akibat sejumlah faktor eksternal di ibu kota Prancis.
Pertandingan bergengsi antara PSG dan Lyon yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam akhirnya diundur ke hari Senin.
Keputusan ini diambil setelah adanya permintaan dari kepolisian prefektur, yang menyebut perlunya mengatur demonstrasi berskala besar yang direncanakan berlangsung di seluruh kota sepanjang akhir pekan.
Perubahan jadwal ini menimbulkan bentrokan langsung dengan upacara Ballon d’Or yang digelar di London. Artinya, para pemain juara Prancis tersebut akan berada di lapangan saat para pemain terbaik dunia menerima penghargaan.
Situasi ini mengulangi bentrokan jadwal serupa yang terjadi pada 2025, ketika PSG menghadapi Marseille saat acara penghargaan tersebut berlangsung.
Perubahan waktu pertandingan ini juga berarti skuad PSG akan berada di kota saat sejumlah acara besar lainnya berlangsung, termasuk pertandingan NFL antara Pittsburgh Steelers dan New Orleans Saints.
Luis Enrique Tak Peduli dengan Penghargaan Individu
Meski demikian, Enrique tampak sama sekali tidak terganggu dengan situasi tersebut ketika berbicara kepada media pada Sabtu pagi.
Saat ditanya apakah dirinya akan mengikuti perkembangan acara yang berlangsung di London, Enrique menjawab dengan lugas, sesuai dengan karakteristiknya dalam menyampaikan prioritas.
“Tidak, itu tidak menarik bagi saya,” ujar mantan pelatih Barcelona tersebut, seperti dikutip RMC Sport.
“Saya tetap fokus pada hari Senin. Jika itu lebih baik untuk situasi saat ini, saya menerimanya. Hari Minggu merupakan hari yang spesial karena ada pertandingan sepak bola Amerika dan situasi yang sedang terjadi.”
“Kami harus siap. Saya tidak punya masalah bermain pada hari Senin. Kami sudah menunjukkan tim seperti apa kami,” tambahnya.
Dampak terhadap Skuad dan Para Nominasi PSG
Bentrokan jadwal ini menjadi perhatian khusus karena PSG memiliki sejumlah pemain yang masuk dalam daftar nominasi penghargaan tersebut.
Saat ini, klub tersebut memiliki sepuluh pemain yang masuk nominasi, termasuk pemegang penghargaan Ballon d’Or sebelumnya, Ousmane Dembele, yang sedang mengalami masalah pada hamstring-nya.
Para pemain yang berada dalam kondisi fit akan dibutuhkan untuk menghadapi Lyon. Sementara itu, pemain yang harus menepi akibat cedera mungkin tetap bisa melakukan perjalanan ke Inggris untuk mewakili raksasa Ligue 1 tersebut.
Enrique mengakui kualitas individu para pemain yang dimilikinya, tetapi tetap menegaskan bahwa tujuan kolektif tim jauh lebih penting daripada trofi pribadi apa pun.
“Kami memiliki banyak pemain yang bisa memenangkan Ballon d’Or ini. Namun, kita akan melihat siapa yang akan memenangkannya, tetapi hal itu tidak akan mengubah apa pun dari tujuan yang ingin kami capai sebagai sebuah tim,” jelasnya.
Menghadapi Skuad yang Dihantam Cedera
Persiapan skuad PSG semakin rumit akibat sejumlah masalah fisik yang dialami para pemain belakangan ini.
Bek andalan Marquinhos sedang mengalami masalah pada paha, sementara Khvicha Kvaratskhelia harus menghadapi masa absen yang panjang setelah mengalami cedera robek ligamen anterior cruciate (ACL) pada lutut kanannya.
Absennya para pemain tersebut membuat Enrique harus mengatur ulang strategi dan susunan taktik timnya untuk menghadapi Lyon.
Terlepas dari besarnya perhatian terhadap ajang Ballon d’Or, sang pelatih jelas lebih memprioritaskan kondisi fisik dan fokus para pemain yang tersedia.
Bagi seorang pelatih yang selalu menekankan pentingnya kepentingan tim di atas individu, pertandingan pada Senin malam di Parc des Princes menawarkan panggung yang jauh lebih penting dibandingkan karpet merah di London.