Roberto De Zerbi Ajukan Pengunduran Diri dari Olympique Marseille

Roberto De Zerbi Ajukan Pengunduran Diri dari Olympique Marseille

Mansion Sports – Footmercato melaporkan bahwa pelatih asal Italia, Roberto De Zerbi, telah mengajukan permintaan kepada Olympique Marseille untuk dilepaskan dari kontraknya setelah klub tersebut tersingkir dari ajang Liga Champions

Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi tim Ligue 1 tersebut dan memicu berbagai spekulasi terkait masa depan sang pelatih.

Olympique Marseille harus mengakhiri kiprah mereka di Liga Champions setelah mengalami kekalahan mengejutkan dengan skor 0-3 dari Club Brugge pada pertandingan terakhir fase liga. Hasil tersebut memastikan langkah mereka terhenti lebih awal dari kompetisi elit Eropa.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pihak klub tengah mengevaluasi posisi De Zerbi dan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengakhiri masa kepelatihannya. Namun, laporan terbaru justru mengungkap fakta yang tidak terduga.

Permintaan De Zerbi dan Situasi di Marseille

Kejutan besar datang dari laporan Footmercato yang menyebutkan bahwa Roberto De Zerbi sendiri yang meminta kepada manajemen klub agar kontraknya diakhiri. 

Ia menilai bahwa hubungan dan kecocokan antara dirinya dengan pihak klub sudah tidak dapat dilanjutkan.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut sejauh ini telah mencatatkan 17 kemenangan, dua hasil imbang, dan 11 kekalahan bersama Marseille di semua kompetisi pada musim ini. 

Catatan tersebut mencerminkan perjalanan yang tidak sepenuhnya stabil sejak ia menangani tim.

De Zerbi ditunjuk sebagai pelatih Olympique Marseille pada musim panas 2024, setelah sebelumnya memiliki pengalaman melatih sejumlah klub seperti Foggia, Palermo, Benevento, Sassuolo, Shakhtar Donetsk, serta Brighton and Hove Albion.

Apabila Roberto De Zerbi benar-benar meninggalkan Marseille, situasi ini berpotensi membuka peluang baginya untuk kembali berkiprah di Serie A Italia atau kembali ke Liga Inggris, dua kompetisi yang sebelumnya pernah ia rasakan dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Related News

Roberto De Zerbi Ajukan Pengunduran Diri dari Olympique Marseille

Roberto De Zerbi Ajukan Pengunduran Diri dari Olympique Marseille

Mansion Sports – Footmercato melaporkan bahwa pelatih asal Italia, Roberto De Zerbi, telah mengajukan permintaan kepada Olympique Marseille untuk dilepaskan dari kontraknya setelah klub tersebut tersingkir dari ajang Liga Champions

Kegagalan ini menjadi pukulan berat bagi tim Ligue 1 tersebut dan memicu berbagai spekulasi terkait masa depan sang pelatih.

Olympique Marseille harus mengakhiri kiprah mereka di Liga Champions setelah mengalami kekalahan mengejutkan dengan skor 0-3 dari Club Brugge pada pertandingan terakhir fase liga. Hasil tersebut memastikan langkah mereka terhenti lebih awal dari kompetisi elit Eropa.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa pihak klub tengah mengevaluasi posisi De Zerbi dan mempertimbangkan kemungkinan untuk mengakhiri masa kepelatihannya. Namun, laporan terbaru justru mengungkap fakta yang tidak terduga.

Permintaan De Zerbi dan Situasi di Marseille

Kejutan besar datang dari laporan Footmercato yang menyebutkan bahwa Roberto De Zerbi sendiri yang meminta kepada manajemen klub agar kontraknya diakhiri. 

Ia menilai bahwa hubungan dan kecocokan antara dirinya dengan pihak klub sudah tidak dapat dilanjutkan.

Pelatih berusia 46 tahun tersebut sejauh ini telah mencatatkan 17 kemenangan, dua hasil imbang, dan 11 kekalahan bersama Marseille di semua kompetisi pada musim ini. 

Catatan tersebut mencerminkan perjalanan yang tidak sepenuhnya stabil sejak ia menangani tim.

De Zerbi ditunjuk sebagai pelatih Olympique Marseille pada musim panas 2024, setelah sebelumnya memiliki pengalaman melatih sejumlah klub seperti Foggia, Palermo, Benevento, Sassuolo, Shakhtar Donetsk, serta Brighton and Hove Albion.

Apabila Roberto De Zerbi benar-benar meninggalkan Marseille, situasi ini berpotensi membuka peluang baginya untuk kembali berkiprah di Serie A Italia atau kembali ke Liga Inggris, dua kompetisi yang sebelumnya pernah ia rasakan dalam perjalanan karier kepelatihannya.

Related News