Susunan Pemain Napoli vs Chelsea Januari 2026
Susunan Pemain Napoli vs Chelsea Januari 2026 - Pertemuan Napoli dan Chelsea pada laga pamungkas fase liga Liga Champions ini menghadirkan nuansa emosional sekaligus tensi tinggi.
Beberapa wajah lama kini berdiri di kubu berseberangan, dengan kedua tim sama-sama membawa misi wajib menang demi menjaga peluang mereka tetap hidup di kompetisi elit Eropa.
Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadio Diego Armando Maradona pada Kamis, 29 Januari 2026 pukul 03.00 WIB, atau Rabu, 28 Januari 2026 pukul 21.00 waktu setempat.
Antonio Conte akan menghadapi mantan klubnya dengan penuh kesadaran bahwa timnya yang kini berada di peringkat ke-25 membutuhkan poin penuh untuk menghindari eliminasi dari kompetisi.
Sementara itu, Chelsea secara realistis juga harus menaklukkan Partenopei jika ingin finis di dalam delapan besar yang sangat diidamkan.
Nah, sebelum pertandingan ini dimulai, mari simak prediksi Mansion Sports untuk susunan pemain Napoli vs Chelsea Januari 2026 dibawah ini!
Kondisi Kedua Tim Jelang Laga
Napoli
Pekan yang mengecewakan berubah menjadi semakin buruk setelah tim juara bertahan asuhan Conte dihajar Juventus dengan skor 3-0 di Allianz Stadium.
Kekalahan tersebut membuat Napoli tertinggal sembilan poin dari pemuncak klasemen Serie A, Inter Milan.
Hasil buruk di Turin menyusul hasil imbang mengecewakan pekan lalu saat menghadapi Copenhagen yang bermain dengan 10 orang pada matchday kedua terakhir fase liga.
Saat itu, Partenopei gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah Thomas Delaney dikartu merah pada menit ke-35.
Meski Scott McTominay sempat membuka keunggulan sebelum jeda, Jordan Larsson menyamakan skor untuk Copenhagen di Parken, yang membuat raksasa Italia tersebut kini berada di peringkat ke-25 dari 36 tim peserta fase liga.
Walau saat ini berada di luar 24 besar karena selisih gol, dengan lima klub sama-sama mengoleksi delapan poin, kemenangan di Naples akan sangat meningkatkan peluang klub Serie A tersebut untuk melaju ke babak playoff fase gugur.
Skenario tersebut cukup masuk akal, mengingat Napoli mengumpulkan tujuh poin dari sembilan poin maksimal di laga kandang selama fase liga.
Selain itu, mereka juga mencatat delapan kemenangan dari 11 laga Eropa melawan tim Inggris, dengan hanya dua kekalahan.
Salah satu dari delapan kemenangan tersebut diraih saat melawan Chelsea pada musim 2011/2012, ketika kemenangan 3-1 di Naples memberi Napoli keunggulan di babak 16 besar.
Namun, saat itu Chelsea berhasil membalikkan keadaan lewat kemenangan 4-1 di Stamford Bridge.
Chelsea
Tim asal London Barat kembali ke Maradona setelah 14 tahun sejak penampilan mengecewakan di bawah arahan Andre Villas-Boas hampir membuat mereka tersingkir.
Namun, Chelsea justru melanjutkan perjalanan hingga menjadi juara Liga Champions setelah Villas-Boas didepak dan Roberto Di Matteo mengubah arah nasib klub.
Banyak hal telah berubah di kedua tim sejak saat itu, dan tidak satu pun pemain dalam skuad Chelsea saat ini yang merupakan bagian dari perjalanan bersejarah tersebut.
Bahkan Conte sendiri, yang pernah melatih Chelsea pada periode 2016 hingga 2018, mungkin tidak lagi mengenali banyak wajah di kubu tim tamu, mengingat besarnya perubahan yang terjadi di London Barat sejak ia meninggalkan klub sekitar delapan tahun lalu.
Terlepas dari situasi tersebut, Chelsea dipastikan tidak datang dengan niat bersantai. Mereka bertekad mengamankan tiket otomatis ke babak gugur pertama dan menghindari babak playoff yang berisiko.
Chelsea memasuki laga tengah pekan ini dengan modal penampilan terbaik mereka di bawah Liam Rosenior, usai mengalahkan Crystal Palace 3-1 di Selhurst Park.
Kemenangan tersebut memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka melawan Palace menjadi 18 pertandingan.
Hasil di Premier League itu juga memperpanjang tren kemenangan Chelsea menjadi tiga laga beruntun di semua kompetisi, dan empat kemenangan dari lima pertandingan sejak kepergian Enzo Maresca.
Kini, mereka mengincar empat kemenangan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak September hingga Oktober tahun lalu.
Namun demikian, Chelsea harus menghadapi rekor buruk saat bertandang ke Italia di kompetisi Eropa. Mereka hanya menang dua kali dari 13 kunjungan, dengan delapan kekalahan.
Enam dari tujuh lawatan terakhir mereka ke Italia berakhir dengan kekalahan, termasuk takluk 2-1 dari Atalanta pada bulan Desember.
Kondisi ini membuat tantangan di Maradona semakin berat, terlebih Napoli belum terkalahkan di stadion tersebut sejak Desember 2024.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena Chelsea juga belum pernah menang di laga tandang Liga Champions sejak mengalahkan RB Salzburg 2-1 pada Oktober 2022.
Sejak saat itu, mereka kalah dari Borussia Dortmund, Real Madrid, Bayern Munich, dan Atalanta, serta hanya mampu bermain imbang melawan Qarabag FK.
Dengan delapan klub sama-sama mengoleksi 13 poin, Chelsea masih bisa finis setinggi peringkat ketiga, tetapi juga berpotensi terlempar ke posisi non-unggulan di babak playoff jika kembali kalah dan hasil lain tidak berpihak.
Meski tekanan yang dihadapi Napoli tidak sebesar Chelsea, kebutuhan akan poin penuh jelas menjadi kepentingan mutlak bagi kedua tim jelang pertemuan penting ini, yang sekaligus menyoroti Susunan Pemain Napoli vs Chelsea Januari 2026.
Susunan Pemain Napoli vs Chelsea Januari 2026
Napoli (3-4-2-1)
Romelu Lukaku memang telah kembali bermain akhir pekan lalu setelah absen sejak Agustus, namun sang penyerang tidak diperkirakan akan menjadi starter saat menghadapi mantan klubnya.
Dengan demikian, Rasmus Hojlund kemungkinan besar akan memimpin lini depan sejak menit awal.
Alex Meret berpeluang tampil pada laga Liga Champions pertamanya sejak Maret 2024, menyusul kemungkinan absennya Vanja Milinkovic-Savic akibat cedera otot.
Kevin De Bruyne dan Frank Anguissa memimpin daftar panjang pemain cedera Napoli, yang juga mencakup Billy Gilmour, Matteo Politano, David Neres, dan Amir Rrahmani. Selain itu, rekrutan musim dingin Giovane juga absen karena status kelayakan bermain.
Dengan McTominay telah mencetak empat dari tujuh gol Napoli di Liga Champions, sementara Hojlund menyumbang dua gol, pemain asal Skotlandia tersebut menjadi ancaman utama bagi Chelsea.
Chelsea (4-2-3-1)
Di kubu tim tamu, Joao Pedro telah mencetak delapan gol di Premier League, namun baru satu gol di kompetisi Eropa.
Di Liga Champions, Estevao Willian dan Moises Caicedo justru menjadi pencetak gol terbanyak Chelsea.
Keterlibatan Cole Palmer masih diragukan setelah ia absen saat kemenangan 3-1 atas Crystal Palace karena masalah paha.
Dengan Rosenior menegaskan tidak akan mengambil risiko terhadap pemain yang belum sepenuhnya bugar, Palmer kemungkinan besar hanya akan mengawali laga dari bangku cadangan.
Romeo Lavia masih belum kembali berlatih bersama tim utama, sementara kondisi Filip Jorgensen masih dalam evaluasi. Levi Colwill, Tosin Adarabioyo, dan Dario Essugo dipastikan absen.
Setelah tampil menonjol di lini tengah melawan Palace, menarik untuk melihat apakah Rosenior akan kembali mempercayakan Andrey Santos sebagai starter, sebuah keputusan yang bisa berdampak pada peran Reece James.
Menit bermain kapten Chelsea tersebut harus dikelola dengan hati-hati, dan belum dapat dipastikan apakah ia akan langsung bermain sejak awal setelah tampil selama 81 menit di laga terakhir.
Dengan segala tekanan, sejarah pertemuan, serta kondisi terkini kedua tim, laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menentukan di matchday terakhir fase liga.
Napoli dan Chelsea sama-sama tidak memiliki ruang untuk kesalahan, dan hasil akhir di Maradona akan sangat menentukan arah perjalanan mereka di Liga Champions musim ini.