Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026 – Final Coppa Italia 2025/2026 bakal menghadirkan pertandingan besar antara Lazio dan Inter Milan di kota Roma. 

Duel dua tim papan atas Italia ini dipastikan berlangsung sengit karena satu trofi bergengsi dipertaruhkan di hadapan penuh sesaknya Stadio Olimpico.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico, pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 02.00 WIB, atau Rabu, 13 Mei 2026 pukul 21.00 waktu setempat.

Beberapa hari setelah Inter Milan yang baru saja memastikan gelar Serie A menang meyakinkan dalam pertemuan liga yang nyaris tidak lagi menentukan, kedua tim kini kembali bertemu di Roma untuk menentukan siapa yang akan mengangkat trofi Coppa Italia musim ini.

Untuk kamu yang tidak mau ketinggalan serunya pertandingan ini, mari simak rekomendasi dari Mansion Sports untuk tempat menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026 dibawah ini!

Kondisi Kedua Tim Jelang Laga

Lazio

Meski bermain di kandang sendiri, Lazio akan memulai pertandingan hari Rabu ini sebagai tim non-unggulan, walaupun mereka juga punya tradisi kuat di ajang Coppa Italia.

Klub ibu kota Italia tersebut sedang memburu trofi Coppa Italia kedelapan mereka, setelah melalui jalur yang cukup berat menuju final musim ini.

Setelah menyingkirkan AC Milan di babak 16 besar, pasukan Maurizio Sarri kemudian sukses menyingkirkan juara bertahan Bologna dan Atalanta, dengan kedua laga tersebut harus ditentukan lewat adu penalti.

Perjalanan impresif itu sangat bertolak belakang dengan performa mereka di Serie A yang kurang memuaskan, di mana Biancocelesti kini sudah tidak lagi punya peluang lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga.

Terancam gagal tampil di Eropa untuk musim kedua berturut-turut, satu-satunya jalan Lazio kini adalah menjuarai Coppa Italia, karena mereka tertinggal tujuh poin dari Atalanta di posisi ketujuh dengan hanya dua pertandingan tersisa.

Di tengah situasi internal klub dan tribun yang kurang kondusif, performa tim asuhan Sarri sebenarnya cukup meningkat sejak memasuki musim semi, dengan hanya satu kekalahan dalam 10 pertandingan sebelum akhirnya kalah dari Inter.

Namun, baik kandang maupun tandang, kemenangan terakhir Lazio atas Nerazzurri di semua kompetisi terjadi sembilan pertemuan lalu pada Agustus 2022, yang menggambarkan beratnya tantangan mereka kali ini.

Untuk kondisi skuad Lazio, pemain paling produktif mereka musim ini adalah Gustav Isaksen, meski baru mencetak lima gol liga sepanjang musim. Tepat di bawahnya ada Pedro dengan empat gol, termasuk dua gol penting melawan Inter pada periode yang sama tahun lalu yang sempat berdampak pada perburuan gelar.

Kedua winger tersebut masih harus bersaing dengan beberapa pemain lain. Kapten Mattia Zaccagni diperkirakan kembali mengenakan ban kapten setelah absen pekan lalu karena cedera ringan, sementara Tijjani Noslin dan Matteo Cancellieri juga masih bersaing masuk starting XI.

Sarri sendiri masih belum menentukan pengganti utama Taty Castellanos yang hengkang pada Januari lalu. Noslin, Daniel Maldini, Boulaye Dia, atau bahkan Petar Ratkov sama-sama punya peluang tampil di lini depan.

Meski ada keraguan terkait kondisi Matteo Cancellieri, Patric, dan Danilo Cataldi yang mengalami masalah otot, hanya dua kiper Ivan Provedel dan Alessio Furlanetto yang dipastikan absen total.

Bek penting Alessio Romagnoli yang sempat mencetak gol pada semifinal leg kedua melawan Atalanta memang menerima kartu merah pada Sabtu lalu, tetapi hukuman skorsingnya hanya berlaku untuk Serie A.

Inter Milan

Setelah mengunci posisi puncak Serie A dengan tiga laga tersisa, Inter memulai perayaan gelar mereka lewat kunjungan ke Stadio Olimpico pada Sabtu lalu, yang sekaligus menjadi pemanasan menuju final Coppa Italia.

Sudah resmi menjadi kampiun Italia, Nerazzurri kembali menegaskan status mereka dengan kemenangan nyaman 3-0, setelah Lazio harus bermain dengan 10 orang di pertengahan babak kedua.

Kedua pelatih memang melakukan banyak rotasi dan jumlah penonton juga minim akibat aksi boikot, tetapi suasana Rabu malam nanti dipastikan jauh berbeda karena satu trofi prestisius menanti pemenangnya.

Inter memang sudah memastikan Scudetto ke-21, tetapi mereka masih memburu domestic double yang cukup langka, sekaligus yang pertama sejak era Jose Mourinho membawa tim meraih treble bersejarah sekitar 16 tahun lalu.

Pelatih saat ini, Cristian Chivu, kala itu merupakan salah satu pemain Mourinho. Musim pertamanya sebagai pelatih kepala juga bisa langsung tercatat dalam sejarah jika Nerazzurri sukses meraih Coppa Italia ke-10 mereka.

Setelah menyingkirkan Venezia dan Torino di babak sebelumnya, tim asuhan Chivu kemudian menyingkirkan Como untuk mencapai final musim ini, dengan comeback agregat 3-2 usai leg kedua dramatis di San Siro.

Termasuk comeback tersebut, Inter sudah mencetak minimal dua gol dalam tujuh pertandingan terakhir mereka, sementara kekalahan terakhir terjadi di Derby della Madonnina lebih dari dua bulan lalu.

Selain itu, usai kemenangan liga pekan lalu atas Lazio, Inter kini berhasil memenangkan tiga lawatan terakhir ke Roma dengan agregat yang sangat dominan, yakni 11-0.

Untuk kondisi skuad Inter, Nerazzurri hampir bisa menurunkan kekuatan penuh di final ini karena hanya Hakan Calhanoglu yang dipastikan absen.

Spesialis bola mati tersebut masih menjalani pemulihan akibat cedera paha, sementara striker muda Italia Pio Esposito sudah kembali berlatih setelah sempat mengalami masalah punggung ringan yang membuatnya absen pada laga liga akhir pekan lalu.

Meski sudah pulih, Esposito kemungkinan hanya memulai laga dari bangku cadangan karena Marcus Thuram dan kapten tim Lautaro Martinez sedang berada dalam performa tajam sebagai dua mesin gol utama Inter.

Setelah membuka skor pada laga Sabtu lalu, Lautaro kini unggul empat gol atas Thuram dan dua pemain lain dalam perburuan Capocannoniere. Sementara Thuram sendiri baru saja mencetak enam gol dalam enam pertandingan Serie A terakhir.

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Nah, buat kamu yang ingin menyaksikan pertandingan ini dan sedang mencari Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026, tergantung domisili tempat tinggal kamu, kamu bisa tonton laga ini melalui platform streaming resmi seperti:

  • ANTV
  • SPOTV
  • True Sports
  • Q.net Television
  • DAZN
  • Premier Sports
  • fuboTV

Pertandingan ini diprediksi berjalan panas karena Lazio mengincar trofi sekaligus tiket Eropa, sedangkan Inter memburu gelar ganda domestik untuk menyempurnakan musim mereka. Jadi, pastikan kamu tidak melewatkan laga final yang satu ini.

Related News

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026 – Final Coppa Italia 2025/2026 bakal menghadirkan pertandingan besar antara Lazio dan Inter Milan di kota Roma. 

Duel dua tim papan atas Italia ini dipastikan berlangsung sengit karena satu trofi bergengsi dipertaruhkan di hadapan penuh sesaknya Stadio Olimpico.

Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadio Olimpico, pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 02.00 WIB, atau Rabu, 13 Mei 2026 pukul 21.00 waktu setempat.

Beberapa hari setelah Inter Milan yang baru saja memastikan gelar Serie A menang meyakinkan dalam pertemuan liga yang nyaris tidak lagi menentukan, kedua tim kini kembali bertemu di Roma untuk menentukan siapa yang akan mengangkat trofi Coppa Italia musim ini.

Untuk kamu yang tidak mau ketinggalan serunya pertandingan ini, mari simak rekomendasi dari Mansion Sports untuk tempat menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026 dibawah ini!

Kondisi Kedua Tim Jelang Laga

Lazio

Meski bermain di kandang sendiri, Lazio akan memulai pertandingan hari Rabu ini sebagai tim non-unggulan, walaupun mereka juga punya tradisi kuat di ajang Coppa Italia.

Klub ibu kota Italia tersebut sedang memburu trofi Coppa Italia kedelapan mereka, setelah melalui jalur yang cukup berat menuju final musim ini.

Setelah menyingkirkan AC Milan di babak 16 besar, pasukan Maurizio Sarri kemudian sukses menyingkirkan juara bertahan Bologna dan Atalanta, dengan kedua laga tersebut harus ditentukan lewat adu penalti.

Perjalanan impresif itu sangat bertolak belakang dengan performa mereka di Serie A yang kurang memuaskan, di mana Biancocelesti kini sudah tidak lagi punya peluang lolos ke kompetisi Eropa melalui jalur liga.

Terancam gagal tampil di Eropa untuk musim kedua berturut-turut, satu-satunya jalan Lazio kini adalah menjuarai Coppa Italia, karena mereka tertinggal tujuh poin dari Atalanta di posisi ketujuh dengan hanya dua pertandingan tersisa.

Di tengah situasi internal klub dan tribun yang kurang kondusif, performa tim asuhan Sarri sebenarnya cukup meningkat sejak memasuki musim semi, dengan hanya satu kekalahan dalam 10 pertandingan sebelum akhirnya kalah dari Inter.

Namun, baik kandang maupun tandang, kemenangan terakhir Lazio atas Nerazzurri di semua kompetisi terjadi sembilan pertemuan lalu pada Agustus 2022, yang menggambarkan beratnya tantangan mereka kali ini.

Untuk kondisi skuad Lazio, pemain paling produktif mereka musim ini adalah Gustav Isaksen, meski baru mencetak lima gol liga sepanjang musim. Tepat di bawahnya ada Pedro dengan empat gol, termasuk dua gol penting melawan Inter pada periode yang sama tahun lalu yang sempat berdampak pada perburuan gelar.

Kedua winger tersebut masih harus bersaing dengan beberapa pemain lain. Kapten Mattia Zaccagni diperkirakan kembali mengenakan ban kapten setelah absen pekan lalu karena cedera ringan, sementara Tijjani Noslin dan Matteo Cancellieri juga masih bersaing masuk starting XI.

Sarri sendiri masih belum menentukan pengganti utama Taty Castellanos yang hengkang pada Januari lalu. Noslin, Daniel Maldini, Boulaye Dia, atau bahkan Petar Ratkov sama-sama punya peluang tampil di lini depan.

Meski ada keraguan terkait kondisi Matteo Cancellieri, Patric, dan Danilo Cataldi yang mengalami masalah otot, hanya dua kiper Ivan Provedel dan Alessio Furlanetto yang dipastikan absen total.

Bek penting Alessio Romagnoli yang sempat mencetak gol pada semifinal leg kedua melawan Atalanta memang menerima kartu merah pada Sabtu lalu, tetapi hukuman skorsingnya hanya berlaku untuk Serie A.

Inter Milan

Setelah mengunci posisi puncak Serie A dengan tiga laga tersisa, Inter memulai perayaan gelar mereka lewat kunjungan ke Stadio Olimpico pada Sabtu lalu, yang sekaligus menjadi pemanasan menuju final Coppa Italia.

Sudah resmi menjadi kampiun Italia, Nerazzurri kembali menegaskan status mereka dengan kemenangan nyaman 3-0, setelah Lazio harus bermain dengan 10 orang di pertengahan babak kedua.

Kedua pelatih memang melakukan banyak rotasi dan jumlah penonton juga minim akibat aksi boikot, tetapi suasana Rabu malam nanti dipastikan jauh berbeda karena satu trofi prestisius menanti pemenangnya.

Inter memang sudah memastikan Scudetto ke-21, tetapi mereka masih memburu domestic double yang cukup langka, sekaligus yang pertama sejak era Jose Mourinho membawa tim meraih treble bersejarah sekitar 16 tahun lalu.

Pelatih saat ini, Cristian Chivu, kala itu merupakan salah satu pemain Mourinho. Musim pertamanya sebagai pelatih kepala juga bisa langsung tercatat dalam sejarah jika Nerazzurri sukses meraih Coppa Italia ke-10 mereka.

Setelah menyingkirkan Venezia dan Torino di babak sebelumnya, tim asuhan Chivu kemudian menyingkirkan Como untuk mencapai final musim ini, dengan comeback agregat 3-2 usai leg kedua dramatis di San Siro.

Termasuk comeback tersebut, Inter sudah mencetak minimal dua gol dalam tujuh pertandingan terakhir mereka, sementara kekalahan terakhir terjadi di Derby della Madonnina lebih dari dua bulan lalu.

Selain itu, usai kemenangan liga pekan lalu atas Lazio, Inter kini berhasil memenangkan tiga lawatan terakhir ke Roma dengan agregat yang sangat dominan, yakni 11-0.

Untuk kondisi skuad Inter, Nerazzurri hampir bisa menurunkan kekuatan penuh di final ini karena hanya Hakan Calhanoglu yang dipastikan absen.

Spesialis bola mati tersebut masih menjalani pemulihan akibat cedera paha, sementara striker muda Italia Pio Esposito sudah kembali berlatih setelah sempat mengalami masalah punggung ringan yang membuatnya absen pada laga liga akhir pekan lalu.

Meski sudah pulih, Esposito kemungkinan hanya memulai laga dari bangku cadangan karena Marcus Thuram dan kapten tim Lautaro Martinez sedang berada dalam performa tajam sebagai dua mesin gol utama Inter.

Setelah membuka skor pada laga Sabtu lalu, Lautaro kini unggul empat gol atas Thuram dan dua pemain lain dalam perburuan Capocannoniere. Sementara Thuram sendiri baru saja mencetak enam gol dalam enam pertandingan Serie A terakhir.

Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026

Nah, buat kamu yang ingin menyaksikan pertandingan ini dan sedang mencari Tempat Menonton Lazio vs Inter Milan Mei 2026, tergantung domisili tempat tinggal kamu, kamu bisa tonton laga ini melalui platform streaming resmi seperti:

  • ANTV
  • SPOTV
  • True Sports
  • Q.net Television
  • DAZN
  • Premier Sports
  • fuboTV

Pertandingan ini diprediksi berjalan panas karena Lazio mengincar trofi sekaligus tiket Eropa, sedangkan Inter memburu gelar ganda domestik untuk menyempurnakan musim mereka. Jadi, pastikan kamu tidak melewatkan laga final yang satu ini.

Related News