Tuchel Sebut Trio Bintang Inggris Layak Boyong Ballon d'Or 2026
Mansion Sports â Pelatih tim nasional Inggris, Thomas Tuchel, memberikan dukungan penuh kepada tiga bintang The Three Lions yang saat ini bersaing untuk meraih Ballon d'Or 2026.
Menjelang upacara penghargaan bergengsi tersebut yang akan digelar di London untuk merayakan ulang tahun ke-70 secara bersejarah, pelatih asal Jerman itu meyakini bahwa siapa pun dari ketiga pemain yang masuk nominasi layak menjadi pemenang.
Tuchel Dukung Tiga Pemain The Three Lions untuk Raih Bola Emas
Tuchel terus memantau persaingan Ballon d'Or 2026, dengan tiga pemain andalan tim nasional Inggris masuk dalam daftar 30 nominasi.
Harry Kane, Jude Bellingham, dan Declan Rice sama-sama mendapat pengakuan atas penampilan luar biasa mereka sepanjang tahun terakhir.
Pelatih The Three Lions itu mengungkapkan kebanggaannya melihat para pemainnya masuk dalam jajaran elite sepak bola dunia. Namun, ia mengakui bahwa dirinya akan kesulitan memilih salah satu dari mereka jika mendapat kesempatan memberikan suara.
âSaya senang memiliki tiga pemain yang masuk nominasi, yaitu Declan, Jude, dan Harry. Saya bisa mengatakan kepada para pemilih bahwa mereka bisa memilih salah satu dari ketiganya dan tidak akan pernah salah memilih, karena mereka semua layak mendapatkannya.â
âMereka semua punya peluang, dan meskipun saya tidak memberikan suara, jika bisa, saya akan memilih ketiganya. Jadi, mari kita lihat apa yang terjadi. Penghargaan ini sudah ada sejak lama dan semakin besar setiap tahunnya,â kata Tuchel.
Alasan Kapten Harry Kane Layak Menang
Kane memasuki malam penghargaan setelah menjalani musim yang memecahkan rekor, dengan mendominasi kompetisi domestik maupun internasional.
Tuchel meyakini kepindahan Kane ke Jerman menjadi faktor pendorong yang membuktikan statusnya sebagai penyerang nomor sembilan paling komplet di dunia, sekaligus memimpin timnya meraih gelar dan melaju jauh dalam berbagai turnamen.
âSetelah musim lalu? Lebih dari 70 gol, tiga gelar bersama Bayern Munich, dua semifinal di Piala Dunia dan Liga Champions? Dia semakin baik dari waktu ke waktu dan memiliki paket kemampuan yang lengkap. Semua orang bisa melihatnya [kepemimpinannya].
âSaya pikir kepindahan itu merupakan langkah yang bagus baginya untuk mendapatkan pengakuan di negaranya sendiri, tetapi juga di negara lain, serta kembali memperjuangkannya.
âDia memulai sesuatu yang benar-benar baru dan bergabung dengan klub yang hanya mementingkan kemenangan, sementara hal lainnya tidak berarti apa-apa. Hal itu membuat kemampuan terbaiknya muncul,â jelas Tuchel.
Baca Juga: âThibaut Courtois Sebut Mbappe Lebih Layak Sabet Ballon d'Orâ
Rice dan Bellingham Punya Kualitas Kelas Dunia
Meski gol-gol Kane menjadi sorotan utama, Tuchel juga memberikan pujian yang sama besarnya kepada dua gelandang yang telah menjadi motor permainan The Three Lions.
Rice menjalani tahun yang luar biasa bersama Arsenal, membantu The Gunners mengamankan gelar Premier League sekaligus tampil di sejumlah partai final besar.
Perkembangannya menjadi sosok dominan di Emirates tidak luput dari perhatian pelatih tim nasionalnya, yang memandang Rice sebagai komponen penting bagi setiap tim yang ingin meraih kesuksesan.
âDeclan adalah pemain tim yang luar biasa. Dia memikul tanggung jawab besar di Arsenal dan menjadi pemain kunci dalam musim yang hebat bagi mereka, mencapai partai final dan menjuarai Premier League. Jadi, dia layak masuk dalam daftar tersebut,â ujar Tuchel.
Melengkapi trio pemain yang masuk nominasi adalah Bellingham, yang terus menunjukkan kematangan di luar usianya melalui penampilan impresif di panggung-panggung terbesar.
Bintang Real Madrid itu tampil menonjol bersama Inggris dalam perjalanan mereka di Piala Dunia baru-baru ini, sekaligus memperkuat reputasinya sebagai talenta luar biasa yang muncul sekali dalam satu generasi.
âJude kembali membuktikan bakatnya di level tertinggi dan di panggung terbesar, yaitu Piala Dunia, dengan menampilkan performa kelas dunia sepanjang turnamen,â tambah Tuchel.
Malam Bersejarah di London Palladium
Upacara penghargaan di London Palladium akan menjadi momen kembalinya trofi tersebut ke tempat asalnya, sekaligus memberikan penghormatan kepada warisan Sir Stanley Matthews.
Acara ini juga menjadi momen penting bagi sepak bola Inggris, bukan hanya karena lokasinya, tetapi juga karena adanya peluang nyata bagi pemain The Three Lions untuk membawa pulang penghargaan tertinggi tersebut untuk pertama kalinya sejak Michael Owen pada 2001.
Bagi Tuchel, melihat tiga pemain inti skuadnya bersaing dalam perebutan penghargaan ini semakin menegaskan kekuatan tim nasional Inggris saat ini.
Pelatih asal Jerman tersebut akan mengikuti perkembangan acara dengan saksama ketika perhatian dunia olahraga tertuju ke ibu kota Inggris pada Senin malam untuk menentukan pemain terbaik dunia.