Amorim Senang Man United Kerja Keras Menang Comeback Lawan Ipswich

Amorim Senang Man United Kerja Keras Menang Comeback Lawan Ipswich

Pelatih Manchester United Ruben Amorim senang dengan kerja keras timnya untuk menang comeback 3-2 atas Ipswich Town pada laga Premier League, Kamis (27/2) dini hari WIB.

United harus susah payah menang atas tim promosi tersebut, setelah kebobolan lebih dulu. Lalu perjalanan semakin berat ketika Patrick Dorgu diusir oleh wasit.

United menang dramatis lawan Ipswich

Bermain sebagai tuan rumah di Old Trafford, United tertinggal dengan gol cepat pada menit keempat lewat gol Jaden Philogene.

Gol tersebut berawal dari miskomunikasi antara Dorgu dan kiper United Andre Onana. Kiper asal Kamerun tersebut keluar dari sarangnya untuk menangkap umpan panjang dari pemain Ipswich. Namun Dorgu tidak melihat posisi kipernya tersebut dan menendang bola ke arah gawang sendiri dan Philogene dengan mudah mencetak gol tersebut.

Baca juga: Kieran McKenna Tak Sabar Kembali ke Old Trafford

United lalu memberikan respon cepat dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-22 ketika umpan tendangan bebas Bruno Fernandes salah diantisipasi kapten Ipswich Sam Morsy dan masuk ke gawang sendiri.

Empat menit kemudian tuan rumah berhasil membalikkan kedudukan setelah kiper Ipswich Alex Palmer melakukan dua penyelamatan gemilang, namun tidak berdaya menahan tendangan jarak dekat Matthijs de Ligt.

Meski United terlihat mengontrol pertandingan, situasi langsung berubah ketika Dorgu diusir oleh wasit dua menit sebelum jeda karena tekelnya kepada Omari Hutchinson. Lima menit kemudian, Philogene menyamakan skor setelah umpan silangnya berakhir masuk ke gawang United.

Lalu Harry Maguire yang memastikan kemenangan tepat setelah jeda untuk membawa United meraih tiga angka dan naik ke posisi ke-14 di klasemen sementara, unggul 16 poin dari Ipswich di posisi ke-18.

Senang dengan kerja keras pemain United 

Amorim mengungkapkan dirinya senang dengan kerja keras pemain United yang berhasil membalikkan kedudukan, terlebih bermain dengan 10 pemain.

"Hari ini, saya tidak frustrasi," kata Amorim. "Kami mengendalikan permainan dan sejak menit pertama saya merasa para pemain berusaha bermain dan kami berhasil mencetak dua gol.”

Baca juga: Arne Slot Sebut Plymouth Argyle Main Mirip Manchester United

"Kartu merah itu sedikit mengubah permainan, tetapi semangat juang yang ditunjukkan para penggemar dan para penggemar sangat membantu dan kami sepenuhnya pantas mendapatkan tiga poin.”

"Ada beberapa momen yang sangat sulit, tetapi itu wajar dalam setiap profesi, Anda perlu menderita. Sangat sulit bagi saya untuk bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua. Saya merasa para pemain terkadang lebih nyaman bermain dengan blok rendah."

Kecewa dengan tingkah Garnacho

Meski senang dengan hasil tersebut, pelatih asal Portugal ini kecewa dengan tingkah pemain depannya Alejandro Garnacho saat ditarik keluar di akhir babak pertama untuk memasukkan pemain bertahan usai kartu merah Dorgu.

Pemain asal Argentina 20 tahun tersebut langsung masuk ke ruang ganti, tidak bergabung dengan rekan setimnya di bangku cadangan.

"Cuacanya dingin, basah, dan hujan," tambah Amorim. "Masalahnya, kami akan lebih banyak bermain dengan formasi 5-3-1, lalu kami menjadi pemain pengganti, kami harus memilih seseorang untuk bermain. Saya harus memikirkan bola mati, itu pilihan saya.”

"Saya akan berbicara dengan Garnacho tentang hal itu. Anda dapat bertanya kepada saya pada konferensi pers berikutnya."

Klik di sini untuk melihat berita Premier League lainnya

Amorim Senang Man United Kerja Keras Menang Comeback Lawan Ipswich

Amorim Senang Man United Kerja Keras Menang Comeback Lawan Ipswich

Pelatih Manchester United Ruben Amorim senang dengan kerja keras timnya untuk menang comeback 3-2 atas Ipswich Town pada laga Premier League, Kamis (27/2) dini hari WIB.

United harus susah payah menang atas tim promosi tersebut, setelah kebobolan lebih dulu. Lalu perjalanan semakin berat ketika Patrick Dorgu diusir oleh wasit.

United menang dramatis lawan Ipswich

Bermain sebagai tuan rumah di Old Trafford, United tertinggal dengan gol cepat pada menit keempat lewat gol Jaden Philogene.

Gol tersebut berawal dari miskomunikasi antara Dorgu dan kiper United Andre Onana. Kiper asal Kamerun tersebut keluar dari sarangnya untuk menangkap umpan panjang dari pemain Ipswich. Namun Dorgu tidak melihat posisi kipernya tersebut dan menendang bola ke arah gawang sendiri dan Philogene dengan mudah mencetak gol tersebut.

Baca juga: Kieran McKenna Tak Sabar Kembali ke Old Trafford

United lalu memberikan respon cepat dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-22 ketika umpan tendangan bebas Bruno Fernandes salah diantisipasi kapten Ipswich Sam Morsy dan masuk ke gawang sendiri.

Empat menit kemudian tuan rumah berhasil membalikkan kedudukan setelah kiper Ipswich Alex Palmer melakukan dua penyelamatan gemilang, namun tidak berdaya menahan tendangan jarak dekat Matthijs de Ligt.

Meski United terlihat mengontrol pertandingan, situasi langsung berubah ketika Dorgu diusir oleh wasit dua menit sebelum jeda karena tekelnya kepada Omari Hutchinson. Lima menit kemudian, Philogene menyamakan skor setelah umpan silangnya berakhir masuk ke gawang United.

Lalu Harry Maguire yang memastikan kemenangan tepat setelah jeda untuk membawa United meraih tiga angka dan naik ke posisi ke-14 di klasemen sementara, unggul 16 poin dari Ipswich di posisi ke-18.

Senang dengan kerja keras pemain United 

Amorim mengungkapkan dirinya senang dengan kerja keras pemain United yang berhasil membalikkan kedudukan, terlebih bermain dengan 10 pemain.

"Hari ini, saya tidak frustrasi," kata Amorim. "Kami mengendalikan permainan dan sejak menit pertama saya merasa para pemain berusaha bermain dan kami berhasil mencetak dua gol.”

Baca juga: Arne Slot Sebut Plymouth Argyle Main Mirip Manchester United

"Kartu merah itu sedikit mengubah permainan, tetapi semangat juang yang ditunjukkan para penggemar dan para penggemar sangat membantu dan kami sepenuhnya pantas mendapatkan tiga poin.”

"Ada beberapa momen yang sangat sulit, tetapi itu wajar dalam setiap profesi, Anda perlu menderita. Sangat sulit bagi saya untuk bermain seperti yang kami lakukan di babak kedua. Saya merasa para pemain terkadang lebih nyaman bermain dengan blok rendah."

Kecewa dengan tingkah Garnacho

Meski senang dengan hasil tersebut, pelatih asal Portugal ini kecewa dengan tingkah pemain depannya Alejandro Garnacho saat ditarik keluar di akhir babak pertama untuk memasukkan pemain bertahan usai kartu merah Dorgu.

Pemain asal Argentina 20 tahun tersebut langsung masuk ke ruang ganti, tidak bergabung dengan rekan setimnya di bangku cadangan.

"Cuacanya dingin, basah, dan hujan," tambah Amorim. "Masalahnya, kami akan lebih banyak bermain dengan formasi 5-3-1, lalu kami menjadi pemain pengganti, kami harus memilih seseorang untuk bermain. Saya harus memikirkan bola mati, itu pilihan saya.”

"Saya akan berbicara dengan Garnacho tentang hal itu. Anda dapat bertanya kepada saya pada konferensi pers berikutnya."

Klik di sini untuk melihat berita Premier League lainnya