Barcelona Ditahan Imbang Atletico 4-4, Flick: Saya Kecewa

Barcelona Ditahan Imbang Atletico 4-4, Flick: Saya Kecewa

Pelatih Barcelona Hansi Flick kecewa usai timnya ditahan imbang 4-4 di kandang sendiri melawan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Rabu (26/2) dini hari WIB.

Flick menyesalkan hasil imbang tersebut setelah Blaugrana berhasil imbang 4-2 hingga 10 menit terakhir, sebelum Atleti menyamakan skor 4-4.

Laga dramatis di Estadi Olimpic Lluis Companys

Pertandingan yang berlangsung di Estadi Olimpic Lluis Companys berjalan sengit sejak menit pertama, ketika Atletico berhasil unggul dua gol pada enam menit pertama lewat gol Julián Álvarez dan Antoine Griezmann.

Namun Barcelona yang menjadi tuan rumah berhasil membalikkan kedudukan sebelum turun minum dengan skor 3-2 lewat gol Pedri, Pau Cubarsi, dan Inigo Martinez.

Usai jeda, Robert Lewandowski berhasil memperlebar jarak menjadi 4-2. Namun dua gol dalam sembilan menit dari Marcos Llorente dan Sorloth berhasil memaksa hasil imbang.

Flick tak terima Barcelona kebobolan empat gol

Pelatih asal Jerman tersebut tidak menerima timnya kebobolan empat gol dan mengatakan Barcelona harus belajar mempertahankan kemenangan hingga menit akhir.

"Saya telah memperingatkan para pemain agar tidak membiarkan peluang apa pun. Saya kecewa dengan hasil ini karena senang melihat bagaimana kami berhasil bangkit setelah kebobolan dua gol di awal pertandingan dan, bahkan setelah kami unggul 4-2, kami menciptakan banyak peluang... Namun, semuanya sia-sia karena pada menit-menit terakhir kami membiarkan mereka bangkit," kata Flick kepada Spanyol TVE.

Baca juga

Flick Puji Mentalitas Barcelona Usai Menang Lawan Sevilla dengan 10 Pemain

Simeone Sesalkan Atletico Gagal Maksimalkan Peluang Lawan Real Madrid

Simeone Senang dengan Kerja Keras Atletico Usai Tahan Imbang Barcelona

"Kami memiliki peluang untuk melaju ke leg kedua dengan keunggulan. Kami harus banyak bicara di ruang ganti tentang gol-gol yang kami kebobolan."

"Kami harus memperbaiki kesalahan. Tim ini masih sangat muda, masih banyak ruang untuk perbaikan, tetapi itu bukan alasan. Mereka mencetak empat gol melawan kami dan itu terlalu berlebihan untuk standar kami."

Puji kerja keras Atletico

Meski frustrasi timnya kebobolan empat gol, Flick memberikan pujian kepada Atletico yang bekerja keras hingga akhir laga untuk memaksa hasil imbang pada laga ini.

"Saya frustrasi tetapi tetap senang dengan banyak hal yang saya lihat dalam pertandingan. Namun, gol yang kebobolan tidak boleh terjadi," kata Flick.

"Atletico bermain sangat baik, kami menghadapi tim yang bagus dan kuat yang mengerahkan seluruh kemampuan. Namun, saya pikir kami mendominasi permainan selama 80 menit, tetapi dalam beberapa menit terakhir kami tidak bertahan dengan baik. Saya tidak percaya dengan gol keempat.

"Setidaknya, saya pikir para penggemar menikmatinya karena itu adalah pertarungan. Atletico memiliki tim yang fantastis. Yang penting bagi tim adalah memiliki kepercayaan diri untuk melangkah maju. Kami harus positif, kami tidak menyerah dan kami yakin akan mampu memenangkan leg kedua."

Barcelona Ditahan Imbang Atletico 4-4, Flick: Saya Kecewa

Barcelona Ditahan Imbang Atletico 4-4, Flick: Saya Kecewa

Pelatih Barcelona Hansi Flick kecewa usai timnya ditahan imbang 4-4 di kandang sendiri melawan Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey, Rabu (26/2) dini hari WIB.

Flick menyesalkan hasil imbang tersebut setelah Blaugrana berhasil imbang 4-2 hingga 10 menit terakhir, sebelum Atleti menyamakan skor 4-4.

Laga dramatis di Estadi Olimpic Lluis Companys

Pertandingan yang berlangsung di Estadi Olimpic Lluis Companys berjalan sengit sejak menit pertama, ketika Atletico berhasil unggul dua gol pada enam menit pertama lewat gol Julián Álvarez dan Antoine Griezmann.

Namun Barcelona yang menjadi tuan rumah berhasil membalikkan kedudukan sebelum turun minum dengan skor 3-2 lewat gol Pedri, Pau Cubarsi, dan Inigo Martinez.

Usai jeda, Robert Lewandowski berhasil memperlebar jarak menjadi 4-2. Namun dua gol dalam sembilan menit dari Marcos Llorente dan Sorloth berhasil memaksa hasil imbang.

Flick tak terima Barcelona kebobolan empat gol

Pelatih asal Jerman tersebut tidak menerima timnya kebobolan empat gol dan mengatakan Barcelona harus belajar mempertahankan kemenangan hingga menit akhir.

"Saya telah memperingatkan para pemain agar tidak membiarkan peluang apa pun. Saya kecewa dengan hasil ini karena senang melihat bagaimana kami berhasil bangkit setelah kebobolan dua gol di awal pertandingan dan, bahkan setelah kami unggul 4-2, kami menciptakan banyak peluang... Namun, semuanya sia-sia karena pada menit-menit terakhir kami membiarkan mereka bangkit," kata Flick kepada Spanyol TVE.

Baca juga

Flick Puji Mentalitas Barcelona Usai Menang Lawan Sevilla dengan 10 Pemain

Simeone Sesalkan Atletico Gagal Maksimalkan Peluang Lawan Real Madrid

Simeone Senang dengan Kerja Keras Atletico Usai Tahan Imbang Barcelona

"Kami memiliki peluang untuk melaju ke leg kedua dengan keunggulan. Kami harus banyak bicara di ruang ganti tentang gol-gol yang kami kebobolan."

"Kami harus memperbaiki kesalahan. Tim ini masih sangat muda, masih banyak ruang untuk perbaikan, tetapi itu bukan alasan. Mereka mencetak empat gol melawan kami dan itu terlalu berlebihan untuk standar kami."

Puji kerja keras Atletico

Meski frustrasi timnya kebobolan empat gol, Flick memberikan pujian kepada Atletico yang bekerja keras hingga akhir laga untuk memaksa hasil imbang pada laga ini.

"Saya frustrasi tetapi tetap senang dengan banyak hal yang saya lihat dalam pertandingan. Namun, gol yang kebobolan tidak boleh terjadi," kata Flick.

"Atletico bermain sangat baik, kami menghadapi tim yang bagus dan kuat yang mengerahkan seluruh kemampuan. Namun, saya pikir kami mendominasi permainan selama 80 menit, tetapi dalam beberapa menit terakhir kami tidak bertahan dengan baik. Saya tidak percaya dengan gol keempat.

"Setidaknya, saya pikir para penggemar menikmatinya karena itu adalah pertarungan. Atletico memiliki tim yang fantastis. Yang penting bagi tim adalah memiliki kepercayaan diri untuk melangkah maju. Kami harus positif, kami tidak menyerah dan kami yakin akan mampu memenangkan leg kedua."