Bantai Espanyol 4-1, Barcelona Dituduh Arogan oleh Pol Lozano!
Mansion Sports – Kemenangan telak Barcelona di La Liga atas rival sekota Espanyol ternodai oleh tuduhan perilaku tidak sportif.
Setelah kemenangan 4-1 di Spotify Camp Nou, ketegangan meningkat ketika tim tamu menyampaikan kekecewaan mereka terhadap sikap skuad asuhan Hansi Flick.
Lozano Mengkritik Sikap Barcelona
Derby Catalan jarang berlangsung tenang, namun dampak dari pertandingan hari Sabtu lebih banyak berfokus pada perilaku para pemain Barcelona.
Setelah penampilan dominan yang dipimpin oleh Lamine Yamal dan Ferran Torres, gelandang Espanyol Pol Lozano tidak menahan diri ketika ditanya mengenai interaksinya dengan tim tuan rumah, khususnya perselisihan di akhir pertandingan dengan Joao Cancelo.
Lozano yang tampak marah berbicara kepada DAZN di mixed zone, melontarkan sindiran terhadap apa yang ia anggap sebagai kurangnya sportivitas dari pemuncak klasemen.
"Tidak ada gunanya membicarakannya, ceritanya selalu sama," ujarnya. "Semua orang bisa melihat tingkat rasa hormat mereka terhadap sesama profesional. Saya tidak memiliki hal lain untuk ditambahkan."
Provokasi dan Panasnya Derby
Meskipun komentar awalnya menunjukkan kekecewaan mendalam, Lozano mencoba mengklarifikasi posisinya ketika emosi pertandingan mulai mereda.
Ia mengakui bahwa meskipun terdapat gesekan, sebagian besar hal tersebut dapat dianggap sebagai bagian dari sifat kompetitif dalam derby berintensitas tinggi dan sulitnya menerima kekalahan besar.
"Itu bukan terhadap Cancelo," jelasnya kemudian. "Hal-hal seperti ini terjadi di lapangan sepak bola. Mereka mencoba memancing emosi saya karena mereka menang, itu saja. Ketika Anda kalah, Anda hanya harus menerimanya."
Flick Fokus pada Liga Champions
Terlepas dari kontroversi terkait perilaku para pemain, pelatih Barcelona Hansi Flick lebih fokus untuk menjadikan kemenangan tersebut sebagai momentum menuju ambisi mereka di kompetisi Eropa. Barcelona saat ini tengah mempersiapkan diri untuk leg kedua perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid, dengan tujuan membalikkan ketertinggalan agregat 2-0.
Flick yakin Barcelona mampu melakukan “remontada” terkenal lainnya di Metropolitano. "Kami tidak membutuhkan keajaiban, kami membutuhkan pertandingan yang sempurna," ujar pelatih asal Jerman tersebut kepada wartawan.
Keyakinan dari Para Pemain dan Dukungan Suporter
Optimisme di ruang ganti Barcelona juga dirasakan oleh para pemain, yang mengandalkan dukungan suporter untuk mendorong upaya kebangkitan mereka.
Gelandang Fermin Lopez menggemakan pernyataan pelatihnya, dengan menegaskan bahwa skuad siap menghadapi tantangan besar melawan tim asuhan Diego Simeone di kandang mereka.
"Para penggemar bersama kami, mereka percaya kepada kami. Semoga kami bisa melakukan comeback ini," kata Fermin kepada DAZN.