Terhambat Pemilihan Presiden, Madrid Rugi Besar Tebus Mourinho
Mansion Sports – Jose Mourinho telah mencapai kesepakatan untuk kembali ke Real Madrid dengan kontrak selama tiga tahun, tetapi kepindahan tersebut menjadi rumit karena perkembangan finansial yang signifikan.
Sementara “The Special One” bersiap menjalani periode kedua yang sensasional di Santiago Bernabéu, waktu terjadinya kesepakatan tersebut membuat klausul pelepasannya meningkat lebih dari dua kali lipat.
Pemilihan Presiden Menunda Pengumuman Real Madrid
Pelatih veteran asal Portugal tersebut secara luas diperkirakan akan menjadi sosok berikutnya di bangku pelatih Real Madrid, tetapi kepindahan itu mengalami hambatan administratif sementara.
Menurut RTP, alasan utama penundaan tersebut adalah munculnya dinamika politik di Santiago Bernabéu, di mana Florentino Pérez menghadapi pemilihan presiden yang diperebutkan untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
Meskipun kesepakatan lisan untuk kontrak tiga tahun dikabarkan telah tercapai, Pérez terpaksa memprioritaskan kampanyenya menghadapi penantang Enrique Riquelme.
Perebutan kekuasaan internal ini mencegah penandatanganan dokumen secara resmi, yang berarti Mourinho secara teknis masih terikat dengan perannya saat ini di Benfica selama proses pemungutan suara masih berlangsung.
Benfica Mendapat Keuntungan Besar Setelah Klausul Berakhir
Penundaan ini terbukti menjadi hal yang mahal bagi raksasa Spanyol tersebut. Jendela khusus yang memungkinkan Real Madrid mengaktifkan biaya pelepasan senilai €7 juta secara resmi berakhir pada hari Selasa, 26 Mei.
Akibatnya, pihak yang berminat kini harus membayar jumlah yang jauh lebih besar untuk membawa mantan pelatih Chelsea dan Manchester United itu keluar dari Lisbon.
Setelah tenggat waktu terlewati, klausul pelepasan Mourinho di Benfica meningkat menjadi €15 juta. Perkembangan ini memberi presiden Benfica, Rui Costa, posisi yang jauh lebih kuat dalam negosiasi, karena klub Portugal tersebut kini dapat menuntut jumlah penuh atau memaksa Los Blancos masuk ke dalam negosiasi langsung dan sulit untuk menemukan kesepakatan.
Urusan yang Belum Selesai bagi The Special One
Terlepas dari komplikasi finansial dan politik tersebut, Mourinho tetap tenang dan sepenuhnya berkomitmen pada kepindahan ini.
Ia sebelumnya menghabiskan tiga musim di ibu kota Spanyol antara 2010 hingga 2013, memenangkan gelar La Liga dengan rekor 100 poin tetapi gagal mempersembahkan La Décima bagi klub selama periode tersebut.
Ia melihat kepulangan ini, 13 tahun kemudian, sebagai kesempatan untuk menyelesaikan apa yang telah ia mulai.
Ketentuan dalam kesepakatan baru tersebut dikabarkan dibangun berdasarkan kemampuannya untuk mengembalikan dominasi domestik.
Meskipun kontrak dasarnya berdurasi tiga tahun, terdapat pemicu berbasis performa yang akan memperkuat masa jabatannya apabila ia mampu membawa gelar liga kembali ke Santiago Bernabéu dalam 24 bulan pertamanya.
Benfica Mengincar Marco Silva sebagai Pengganti Potensial
Situasi ini membuat perencanaan Benfica untuk musim panas berada dalam keadaan tidak menentu, terutama setelah kegagalan mereka mengamankan tiket otomatis ke fase grup Liga Europa.
Rui Costa kini berada di bawah tekanan yang semakin besar dari para pendukung untuk segera menyelesaikan kebuntuan terkait posisi pelatih agar klub dapat memulai persiapan pramusim dengan serius.
Setelah dikabarkan mendapat penolakan dari Ruben Amorim, Benfica kini mengalihkan perhatian mereka kepada Marco Silva dari Fulham.
Benfica sedang bekerja keras meyakinkan Silva untuk meninggalkan Premier League dan kembali ke Portugal untuk mengisi kekosongan yang tak terelakkan akan ditinggalkan Mourinho setelah pemilihan di Madrid selesai dan biaya €15 juta tersebut diselesaikan.