Loading, please wait...
Pelatih AC Milan Paulo Fonseca memuji penampilan berani timnya saat menang mengejutkan dengan skor 3-1 melawan juara bertahan Champions League Real Madrid di Santiago Bernabeu pada Rabu (6/11) dini hari WIB.
Milan yang datang sebagai tim tamu berhasil membuka skor lewat sundulan Malick Thiaw pada menit ke-12 usai menerima umpan tendangan penjuru dari Christian Pulisic.
Tuan rumah lalu berhasil menyamakan skor lewat tendangan penalti Vinicius Junior pada menit ke-23. Namun Milan kembali unggul lewat gol eks pemain Madrid, Alvaro Morata, yang menyambar bola liar hasil tendangan Rafael Leao yang dimentahkan Andriy Lunin.
Dengan Madrid yang menekan di area pertahanan lawan, skuad besutan Carlo Ancelotti ini justru kebobolan lewat serangan balik cepat. Leao dengan gemilang menggiring bola dari sisi kiri, sebelum menyodorkan bola kepada Tijjani Reijnders yang memastikan kemenangan.
Sebelum pertandingan tersebut, Fonseca telah mengatakan dirinya ingin Milan bermain berani, tidak takut di lapangan, dan berkomitmen untuk meraih hasil maksimal.
Harapan tersebut kemudian terkabul dengan Milan yang berhasil mengalahkan Real Madrid untuk pertama kalinya dalam 15 tahun di Santiago Bernabeu.
"Kami menang karena para pemain memiliki keberanian untuk datang ke sini dan tidak takut pada apa pun, memainkan permainan yang kami inginkan," kata Fonseca, dikutip dari Reuters.
"Kami mempersiapkan diri untuk pertandingan di mana kami ingin menguasai bola, di babak pertama kami melakukan hal-hal penting dan di babak kedua kami lebih menderita, tetapi kami pantas menang, tidak diragukan lagi."
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama meraih enam poin dari empat pertandingan di fase liga kompetisi elit Eropa ini. Namun Madrid yang berada satu tingkat lebih tinggi di posisi ke-17, dengan Milan di posisi ke-18.
Fonseca senang dengan kemenangan penting dan timnya yang bisa bermain agresif di kandang lawan.
"Hari ini kami menunjukkan bahwa tim Italia datang ke Bernabéu untuk bermain dan bukan untuk bertahan sendirian. Dan kami masih bisa berkembang pesat," ujar Fonseca.
"Saya harus jujur. Jenis permainan ini benar-benar berbeda dengan yang kami miliki di Serie A. Saya rasa tidak mungkin melakukan apa yang kami lakukan hari ini di sana karena di sini tidak ada tim yang menekan satu lawan satu di seluruh lapangan.”
"Anda harus berhati-hati dengan perbandingan. Di Italia, mungkin, kami tidak memiliki kesempatan untuk bermain dengan agresivitas ini. Kami akan mencoba, tetapi itu tidak sama dengan bermain melawan Monza atau Cagliari, yang terkunci dan selalu menekan Anda dari satu lawan satu."
Pada laga selanjutnya, Milan akan bertandang ke Cagliari dalam lanjutan laga Serie A. Usai jeda internasional, Rossoneri akan menjamu Juventus di San Siro.