Mantan Rekan Setim Messi Menegaskan Messi Tetap yang Terbaik di Dunia Hingga Pensiun
Mansion Sports – Lionel Messi masih dianggap sebagai “pemain terbaik di dunia” dan akan mempertahankan status tersebut “hingga ia pensiun”, demikian pernyataan mantan rekan setimnya di Barcelona, David Villa.
Peraih delapan Ballon d’Or itu kini berusia 38 tahun, namun belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa.
Ia terus memperkaya reputasinya sebagai pemain paling berprestasi sepanjang masa, sekaligus tetap tampil konsisten bersama Inter Miami di Amerika Serikat.
Ballon d’Or Kesembilan: Messi Tetap Tangguh
Messi menjalani tahun 2025 yang sangat produktif bersama Inter Miami. Ia berperan penting dalam membawa klub berjuluk The Herons tersebut meraih gelar MLS Cup bersejarah.
Selain kesuksesan tim, megabintang asal Amerika Selatan itu juga meraih Sepatu Emas dan penghargaan MVP, sekaligus menjadi pemain pertama yang memenangkan penghargaan MVP dalam dua musim berturut-turut.
Harapan besar pun muncul bahwa setelah membawa Argentina meraih gelar juara dunia di Qatar 2022, Messi akan kembali memperkuat negaranya dalam upaya mempertahankan gelar Piala Dunia pada musim panas ini, ketika turnamen utama FIFA digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Apabila ia kembali tampil gemilang bersama Albiceleste dan sukses meraih prestasi internasional lainnya, peluang untuk meraih Ballon d’Or kesembilan terbuka lebar. Dalam konteks Lionel Messi, segala kemungkinan selalu dianggap realistis.
Baca Juga: “Lionel Messi Masih Enggan Pastikan Akan Pimpin Argentina di Piala Dunia 2026”
Alasan Messi Masih Dianggap yang Terbaik oleh Mantan Rekan Setim
Selama lebih dari dua dekade, Messi telah menerangi level tertinggi sepak bola dunia. Banyak pemain merasa beruntung dapat bermain melawan maupun bersama sang legenda Argentina tersebut.
David Villa merasakan pengalaman itu secara langsung di Barcelona. Juara Piala Dunia 2010 tersebut menghabiskan tiga musim di Camp Nou, periode yang menghasilkan dua gelar La Liga dan satu trofi Liga Champions. Pada masa itu, Messi berada di puncak performanya.
Dengan latar belakang tersebut, Villa mengatakan kepada El Chiringuito saat ditanya apakah Messi layak disebut sebagai pemain terbaik sepanjang masa: “Tanpa ragu. Jauh di atas yang lain. Saya tetap mengatakan bahwa hingga dia pensiun, Messi akan terus menjadi pemain terbaik di dunia.”
Villa juga menegaskan bahwa Messi adalah pemain terbaik yang pernah ia hadapi maupun ia jadikan rekan setim.
Villa Mengungkap Sosok Idola dan Gol Favoritnya
Villa sejalan dengan pandangan mantan pemain tim nasional Spanyol lainnya, Raul, dalam menempatkan Messi pada level tertinggi.
Legenda Real Madrid tersebut baru-baru ini menyatakan, meskipun pernah bermain bersama nama-nama besar seperti Zinedine Zidane, Cristiano Ronaldo, Ronaldo Nazario, dan Luis Figo, ia tetap menilai Messi sebagai yang terbaik.
Raul menekankan bahwa Messi memiliki keunikan tersendiri karena mampu membuat hal-hal yang tampak mustahil menjadi terlihat sangat mudah, seolah bermain santai di jalanan bersama teman-temannya.
Selama di Barcelona, Villa juga bekerja sama dengan sejumlah pemain hebat lain. Ia menyebut mantan kapten Blaugrana, Carles Puyol, sebagai “bek paling sulit dilewati”.
Ia juga mengakui Luis Enrique sebagai “idolanya”, mengingat pelatih Paris Saint-Germain saat ini tersebut juga memulai karier dari Sporting Gijon sebelum berkiprah di Catalunya.
Villa menilai gol yang ia cetak pada final Liga Champions 2011 sebagai gol favoritnya, ketika Messi dan Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Manchester United di Stadion Wembley.
Sementara itu, untuk kontribusi rekan setim, Villa memilih gol penentu kemenangan yang dicetak Andres Iniesta pada final Piala Dunia 2010 bersama Spanyol sebagai momen paling berkesan.
Piala Dunia 2026: Yamal dan Messi dalam Perebutan Mahkota Dunia
Villa terus memantau perjalanan Messi, Barcelona, dan tim nasional Spanyol. Ia menyaksikan langsung kemunculan Lamine Yamal dari akademi legendaris La Masia hingga menjelma menjadi bintang global baru Barcelona, dengan pemain berusia 18 tahun tersebut mencatatkan berbagai rekor bersejarah.
Messi sendiri telah menandatangani kontrak baru bersama Inter Miami yang akan membuatnya bertahan di Major League Soccer hingga musim 2028, dengan tujuan menambah koleksi gelar besar sebelum akhirnya gantung sepatu.
Ia akan kembali memburu gelar Piala Dunia pada musim panas ini, namun Yamal dan tim nasional Spanyol bertekad menghalangi langkahnya.
Spanyol saat ini berstatus juara Eropa dan oleh banyak pihak dijagokan untuk meraih gelar juara dunia pertama sejak generasi Villa dan rekan-rekannya berjaya di Afrika Selatan.