Agen Florian Wirtz Ungkap Keinginan Besarnya Melihat Sang Pemain Berseragam Real Madrid
Mansion Sports – Real Madrid sempat dikaitkan dengan Florian Wirtz dalam kurun waktu yang cukup lama sebelum sang pemain akhirnya bergabung dengan Liverpool FC pada musim panas lalu.
Meski demikian, Los Blancos sebenarnya memiliki peluang untuk merekrut mantan gelandang serang Bayer Leverkusen tersebut, dan kemungkinan itu dinilai masih dapat terbuka di masa mendatang.
Wirtz telah masuk dalam radar Real Madrid sejak ia tampil mengesankan sebagai pemain berusia 18 tahun di Leverkusen.
Seperti banyak klub elite Eropa lainnya, Madrid memandangnya sebagai talenta luar biasa, dan laporan pemandu bakat mereka menunjukkan kesan yang sangat positif.
Namun pada akhirnya, klub ibu kota Spanyol tersebut memilih mengalokasikan dana sebesar 165 juta euro untuk merekrut Dean Huijsen, Trent Alexander-Arnold, Alvaro Carreras, serta Franco Mastantuono, dengan memprioritaskan kebutuhan di posisi lain.
Agen Wirtz Mengungkap Keinginan Melihat Kliennya ke Real Madrid
Dalam wawancara di podcast Phrasenmaher, agen Wirtz, Volker Struth, menyatakan bahwa ia memiliki harapan besar agar kliennya mengikuti jejak Toni Kroos, yang juga berada dalam naungannya.
Struth menegaskan bahwa dirinya tidak berada di balik berbagai tawaran yang muncul saat itu. Ia menyampaikan bahwa keinginan terbesarnya adalah melihat Florian bermain untuk Real Madrid, dan ia merasa bukan satu-satunya yang memiliki pandangan tersebut.
Ia juga menyinggung hubungannya dengan Toni Kroos serta relasinya dengan manajemen Real Madrid, yang menurutnya dapat menjadi faktor pendukung. Ia meyakini Wirtz akan merasa sangat bahagia apabila bermain di Santiago Bernabeu.
Meski demikian, ia mengakui bahwa saat ini Wirtz tampil cukup baik bersama Liverpool. Mengingat usianya yang masih sangat muda, perjalanan kariernya dinilai masih panjang dan berbagai kemungkinan tetap terbuka.
Peran Xabi Alonso dalam Potensi Transfer
Pada periode tersebut, banyak laporan yang menyebutkan bahwa pelatih saat itu, Xabi Alonso, tertarik membawa Wirtz bersamanya ke Bernabeu, meskipun sang pemain bukan prioritas utama klub. Struth mengonfirmasi bahwa Alonso sebenarnya memberikan sinyal persetujuan terhadap kemungkinan transfer tersebut.
Ia menjelaskan bahwa ketika situasi transfer berada di antara Bayern Munich dan Liverpool, ia sempat menghubungi orang tua Wirtz serta menelepon Alonso untuk menyarankan agar sang pelatih mencoba membawanya dan berbicara dengan presiden klub.
Tanggapan yang diterimanya jelas, yakni agar pembicaraan dilakukan langsung dengan presiden.
Struth kemudian mengirim pesan kepada presiden Real Madrid, Florentino Perez, dengan merekomendasikan Wirtz sebagai pemain menarik yang patut dipertimbangkan.
Ia menyatakan bahwa Alonso sebenarnya ingin merekrut Wirtz, namun terkadang waktu dan situasi tidak selaras.
Pada musim tersebut, kondisi skuad, anggaran, serta berbagai pertimbangan lain membuat transfer tersebut tidak sesuai dengan rencana.
Ia juga menambahkan bahwa keuangan Real Madrid tidak selalu berada dalam kondisi berlimpah.
Meski demikian, Struth meyakini bahwa Florian Wirtz akan meningkatkan kualitas tim mana pun yang dibelanya.
Perez membalas pesan tersebut dengan menyampaikan apresiasi atas rekomendasi yang diberikan, namun mengarahkan pembahasan lebih lanjut kepada manajer umum klub, Jose Angel Sanchez.
Belakangan, agen asal Jerman itu mengetahui bahwa Real Madrid tidak secara serius mempertimbangkan langkah untuk merekrut Wirtz.
Pertimbangan Real Madrid dalam Mengabaikan Transfer
Keputusan Real Madrid untuk tidak melanjutkan upaya mendatangkan Wirtz pada saat itu dinilai bukan hal yang mengejutkan.
Dua tahun sebelumnya, klub telah mengeluarkan dana besar untuk merekrut Jude Bellingham dari Bundesliga dan memproyeksikannya sebagai gelandang yang beroperasi di belakang lini penyerang. Selain itu, kehadiran Arda Guler juga menambah persaingan di sektor tersebut.
Dengan komposisi skuad yang telah diperkuat oleh pemain-pemain muda berbakat, manajemen Real Madrid pada saat itu memilih untuk tidak memprioritaskan perekrutan Wirtz, meskipun minat terhadapnya telah muncul sejak usia belia.