Hansi Flick Tanggapi Reaksi Kesal Yamal Saat Digantikan
Mansion Sports – Hansi Flick memberikan tanggapan atas reaksi kecewa Lamine Yamal ketika ditarik keluar dalam kemenangan Barcelona atas Levante.
Ketika papan pergantian pemain diangkat dan hanya tersisa dua menit dari waktu normal 90 menit, remaja berbakat tersebut tetap menunjukkan kekecewaannya saat berjalan menuju tepi lapangan.
Sang pelatih menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan sikap emosional yang diperlihatkan pemain berusia 18 tahun itu.
Yamal Ingin Bermain di Setiap Menit Pertandingan
Yamal terus memperkuat reputasinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dalam sepak bola dunia. Ia diperkirakan akan berkembang menjadi peraih Ballon d'Or berkali-kali di masa depan.
Meski demikian, sesekali muncul pertanyaan mengenai sikapnya serta pentingnya untuk tidak terjebak dalam sorotan dan ekspektasi besar yang mengelilinginya.
Flick tidak memiliki kekhawatiran dalam hal tersebut, dengan pihak Camp Nou menilai sebagai hal positif bahwa pemain nomor 10 mereka ingin tampil penuh dalam setiap pertandingan.
Barcelona berada dalam posisi yang memungkinkan untuk memberikan Yamal waktu istirahat singkat setelah unggul tiga gol atas Levante.
Flick Menanggapi Kekecewaan Yamal saat Digantikan
Yamal mencatatkan assist untuk Fermin Lopez yang mencetak gol ketiga Barcelona pada menit ke-81, sehingga tugasnya pada laga tersebut pada dasarnya telah terselesaikan.
Namun, pemain muda itu tampak jelas menunjukkan rasa frustrasi ketika harus duduk di bangku cadangan sebelum peluit akhir dibunyikan.
Flick segera meredam potensi polemik tersebut dengan mengatakan kepada wartawan saat ditanya mengenai perilaku Yamal: “Reaksi apa? Apakah ia marah? Itu hal yang normal. Bagi saya, yang terpenting adalah kami menang dan juga ada pemain yang pantas bermain, seperti Roony Bardghji.
“Saya menyukai sikapnya ketika ia masuk. Itu saja. Kalian membesar-besarkan setiap hal yang dilakukan Lamine. Jika ia kesal karena digantikan, itu hal yang manusiawi.”
Bintang Muda Bernal Kembali Menarik Perhatian
Kemenangan tersebut membawa Barcelona kembali ke puncak klasemen La Liga, unggul satu poin atas rival El Clasico, Real Madrid.
Gol pembuka dari Marc Bernal mengawali langkah mereka melawan Levante dan membantu meredakan tekanan sejak awal pertandingan.
Flick menambahkan: “Mencetak gol lebih awal sangat penting; kami melihat kepercayaan diri sejak awal. Seiring jalannya pertandingan, kami semakin berkembang dan pantas meraih kemenangan.”
Ia juga mengomentari kontribusi Bernal, dengan lulusan akademi berusia 18 tahun itu dipercaya tampil sebagai starter di jantung lini tengah: “Ketika menghadapi blok pertahanan rendah, Anda membutuhkan dukungan dari gelandang yang masuk dari lini kedua. Marc adalah pemain hebat untuk masa depan. Saya berharap ia memiliki masa depan cerah jika tetap sehat.”
Flick turut menilai performa keseluruhan Bernal, yang terus berkembang dalam perannya sebagai pemain inti di Catalunya: “Ia melakukan pekerjaan luar biasa, memberikan struktur saat kami menguasai bola, memahami posisi yang harus ia tempati setiap saat, serta mengontrol permainan. Saya senang melihatnya bermain.”
Pemain Belanda Frenkie de Jong mencetak gol kedua Barcelona setelah menerima umpan dari pemain serbabisa asal Portugal, Joao Cancelo.
Bek sayap berusia 31 tahun itu tengah menjalani periode keduanya bersama Blaugrana dan memberikan dampak signifikan dengan kontribusi di kedua sisi lapangan.
Flick menyampaikan pujiannya kepada mantan pemain Manchester City dan Al-Hilal tersebut: “Ia tampil luar biasa, menciptakan peluang dan itulah yang ingin saya lihat. Ia menunjukkan kekuatannya. Ia dapat sangat membantu kami.”
Persaingan Gelar: Barcelona Kembali ke Puncak La Liga setelah Kekalahan Real Madrid
Barcelona masih memiliki 13 pertandingan La Liga tersisa musim ini dalam upaya mempertahankan gelar domestik mereka, dan Flick menyambut positif kembalinya timnya ke posisi teratas.
Pelatih asal Jerman itu mengatakan mengenai keberhasilan merebut kembali puncak klasemen: “Itu penting dan positif. Kami memiliki peluang setelah hasil hari Sabtu dan kami memanfaatkannya. Namun perjalanan masih panjang. Hari ini kami memberikan respons yang dibutuhkan.”
Real Madrid secara mengejutkan kalah 2-1 dari Osasuna pada laga terbaru mereka, sehingga membuka peluang bagi Barcelona.
Tim asuhan Flick akan kembali bertanding pada Sabtu saat menjamu Villarreal, sebelum menjalani leg kedua semifinal Copa del Rey melawan Atletico Madrid, di mana mereka saat ini tertinggal agregat 4-0.