Kalah dari City, Arteta Tegaskan Mental Pemain Arsenal
Mansion Sports – Mikel Arteta menegaskan bahwa para pemain Arsenal kini “lebih yakin” dari sebelumnya bahwa mereka dapat meraih gelar Premier League.
Meskipun mengalami kekalahan tipis 2-1 dari Manchester City di Etihad Stadium pada hari Minggu yang membuat The Gunners kehilangan kendali dalam perburuan gelar, pelatih asal Spanyol tersebut percaya bahwa skuadnya tetap fokus pada tujuan utama.
Arteta Menemukan Keyakinan dalam Kekalahan
Keunggulan Arsenal di puncak klasemen menyusut menjadi hanya tiga poin setelah gol babak kedua dari Erling Haaland memastikan kemenangan bagi tim asuhan Pep Guardiola.
City kini memiliki satu pertandingan lebih sedikit dan dapat melampaui Arsenal berdasarkan selisih gol jika mereka mengalahkan Burnley pada pertengahan pekan, namun Arteta tetap tidak terpengaruh oleh perubahan momentum tersebut.
"Saya percaya hari ini, saya percaya pada hari Rabu, seminggu yang lalu karena saya melihat mereka setiap hari dan saya tahu level yang kami miliki," jelas pelatih Arsenal tersebut.
"Namun hari ini jika para pemain membutuhkan keyakinan lebih, saya rasa mereka sekarang lebih yakin. Mereka membicarakan hal itu di ruang ganti.
"Ini adalah fase yang baru sekarang. Mereka memiliki satu pertandingan di tangan. Kami memiliki keunggulan tiga poin dan lima pertandingan tersisa. Jadi semuanya masih bisa terjadi. Kami tidak akan berhenti dan kami akan terus melangkah, itu sudah pasti."
Peluang yang Terlewat di Etihad
The Gunners menunjukkan perlawanan yang jauh lebih baik dibandingkan pertandingan-pertandingan sebelumnya, namun pada akhirnya dikalahkan oleh penyelesaian akhir yang lebih efektif.
Rayan Cherki membuka skor untuk tuan rumah sebelum Kai Havertz menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan kesalahan dari Gianluigi Donnarumma.
Namun, Havertz kemudian kurang efektif di depan gawang, melewatkan dua peluang sundulan yang seharusnya dapat mengubah jalannya persaingan gelar.
"Kami datang ke sini untuk memenangkan pertandingan," ujar Arteta mengenai pendekatan taktisnya.
"Saya pikir pesan itu sudah jelas sejak tiga hari sebelumnya. Kami mempersiapkan diri untuk melakukan itu, untuk membawa permainan ke area yang kami yakini bisa kami menangkan. Kami benar-benar melakukannya, meskipun kami memulai pertandingan dalam keadaan tertinggal dan secara psikologis kami harus bermain dengan situasi itu.”
“Kami berhasil melakukannya. Jadi kami membuktikan bahwa kami ada di sana. Namun kenyataannya, di dua kotak penalti hari ini terdapat perbedaan dan itulah yang menentukan pertandingan."
Tidak Perlu Dorongan Moral
Dengan Arsenal saat ini mencatatkan empat kekalahan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, muncul pertanyaan mengenai kondisi psikologis skuad.
Arteta dengan cepat menepis anggapan bahwa ia perlu meningkatkan semangat para pemainnya menjelang lima pertandingan terakhir musim ini.
"Maksud saya, jika saya harus memilih pemain untuk memenangkan Premier League dengan lima pertandingan tersisa di tangan kami dan berada di final Liga Champions, maka saya seharusnya berada di rumah," tegas Arteta. "Jadi itu bukan masalahnya. Itu tidak diperlukan. Itu tidak pernah diperlukan, bahkan dalam momen-momen sulit."
Hitungan Akhir bagi The Gunners
Arsenal kini harus segera bangkit menjelang pertandingan melawan Newcastle United pada akhir pekan depan. Meskipun keuntungan kini beralih ke City, Arteta tetap yakin bahwa tekanan di akhir musim tidak akan menghancurkan skuad mudanya. "Ini adalah liga yang baru sekarang. Semuanya masih bisa terjadi," tutup Arteta.
The Gunners juga harus mempersiapkan diri untuk pertandingan perempat final Liga Champions melawan Atletico Madrid dalam upaya meraih gelar ganda domestik dan Eropa.