Pelatih Bodo/Glimt Abaikan Keluhan Inter soal Lapangan: ‘Manchester City Bahkan Tidak Menyinggungnya’
Mansion Sports – Pelatih Bodo/Glimt, Kjetil Knutsen, mengabaikan keluhan Inter terkait kondisi lapangan kandang tim asal Norwegia tersebut. Ia menegaskan bahwa Manchester City bahkan tidak pernah menyinggung persoalan itu.
Bodo/Glimt telah bertolak ke Milan untuk menjalani leg kedua babak play-off fase gugur Champions League melawan Inter.
Tim Norwegia tersebut meraih kemenangan 3-1 atas Nerazzurri pada pertemuan pekan lalu, sehingga mereka datang ke Milan dengan membawa keunggulan agregat dua gol untuk dipertahankan dalam laga penentuan.
Inter telah menyampaikan keluhan mengenai penggunaan rumput sintetis di kandang Bodo/Glimt bahkan sebelum pertandingan pekan lalu digelar.
Pemuncak klasemen Serie A itu tidak hanya mengalami kekalahan pada laga tersebut, tetapi juga harus kehilangan kapten sekaligus pencetak gol terbanyak mereka, Lautaro Martinez, akibat cedera otot yang membuatnya absen selama satu bulan.
“Tidak ada yang bisa saya lakukan mengenai hal itu. Kami hanya harus fokus pada apa yang dapat kami kendalikan,” ujar Knutsen dalam konferensi pers pra-pertandingan pada hari Senin melalui TMW.
“City bahkan tidak menyinggung soal lapangan, dan kami juga tidak terbiasa dengan rumput di San Siro. Saya memusatkan perhatian pada hal lain. Menurut saya, tidak bijak membicarakan konteks lain yang tidak berkaitan dengan sepak bola, tetapi apa yang dilakukan pihak lain bukanlah hal yang penting bagi saya.”
Rekam Jejak Bodo/Glimt dan Pujian dari Klopp
Pada Januari lalu, tim Manchester City yang diperkuat Gigio Donnarumma mengalami kekalahan 3-1 saat bertandang ke markas Bodo/Glimt dalam fase grup Liga Champions.
Bodo/Glimt juga menyingkirkan Atletico Madrid pada tahap sebelumnya kompetisi tersebut dan baru-baru ini memperoleh pujian dari mantan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp.
“Klopp adalah pribadi dan pelatih yang hebat, saya senang dengan pujiannya, tetapi saya memikirkan Bodo/Glimt,” kata Knutsen.
“Saya ingin para pemain fokus pada pertandingan, dan saya pun harus melakukan hal yang sama.”