Unai Emery Sesalkan Soal Penalti Kontroversial di Laga Aston Villa vs Club Brugge

Unai Emery Sesalkan Soal Penalti Kontroversial di Laga Aston Villa vs Club Brugge

Unai Emery menyesalkan soal insiden penalti kontroversial yang menyebabkan Aston Villa kalah tipis 1-0 di kandang Club Brugge pada pekan keempat Champions League, Kamis (7/11) dini hari WIB.

Aston Villa gagal meneruskan rekor 100 persen kemenangan di Champions League. Tuan rumah nyaris unggul di babak pertama ketika tembakan Ferran Jutgla membentur tiang gawang.

Adapun bomber Villa Ollie Watkins juga memiliki peluang, namun tembakannya sedikit melebar.

Momen menentukan terjadi ketika Hans Vanaken mencetak gol penalti kontroversial pada menit ke-52 untuk merebut tiga angka.

Penalti kontroversial Tyrone Mings

Momen krusial terjadi pada menit ke-52, ketika bek Villa Tyrone Mings mengambil bola dengan tangannya usai kiper Emiliano Martinez mengoper bola saat goal-kick. Vanaken lalu dengan tenang mengecoh kiper asal Argentina tersebut untuk memberikan tiga angka.

Emery menyebut penalti tersebut mengubah jalannya pertandingan, yang menyebabkan Villa harus mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan di kandang lawan.

"Kami bermain sangat baik di babak pertama dan menciptakan peluang untuk mencetak gol, tetapi kami tidak mencetak gol," kata Emery, dikutip dari situs resmi Villa.

"Kami kebobolan beberapa peluang, tetapi kami kurang lebih mengendalikan pertandingan dan kami tahu cara kami.”

"Di babak kedua, kesalahan itu mengubah segalanya karena satu tim seperti mereka, bermain di kandang, mereka kuat dalam bertahan, sangat fokus, dan bermain 100% dalam ide mereka untuk menghentikan kami dan bermain dalam transisi. Mereka lebih baik dari kami.”

"Kuncinya adalah babak pertama dan kemudian kesalahan yang kami buat."

Emery sebut Villa bukan favorit di pertandingan lawan Brugge

Villa tampil gemilang di Eropa musim ini, memimpin klasemen usai meraih tiga kemenangan dari tiga laga, termasuk kemenangan atas klub raksasa Bundesliga Bayern Munich.

Namun Emery, yang meraih yang meraih empat gelar di kompetisi Eropa, tahu beratnya bermain di kompetisi ini. Meski sempat menduduki puncak klasemen, eks pelatih Arsenal dan Paris Saint-Germain ini menegaskan timnya bukan favorit di laga ini.

“Kami belajar tahun lalu bahwa bermain tandang di Eropa selalu sulit,” tegas Emery.

“Bermain melawan tim seperti Brugge di Champions League, kami bisa menjadi favorit selama delapan pertandingan di klasemen, tetapi untuk satu pertandingan, bermain di sini melawan mereka, kami bukan favorit.”

“Mereka menunjukkan kepada kami kapasitas mereka untuk mengalahkan kami dan mereka melakukannya.”

Villa saat ini menduduki peringkat kedelapan dengan sembilan poin dari empat pertandingan. Perlu diketahui, posisi di delapan besar akan lolos otomatis ke babak 16 besar.

Unai Emery Sesalkan Soal Penalti Kontroversial di Laga Aston Villa vs Club Brugge

Unai Emery Sesalkan Soal Penalti Kontroversial di Laga Aston Villa vs Club Brugge

Unai Emery menyesalkan soal insiden penalti kontroversial yang menyebabkan Aston Villa kalah tipis 1-0 di kandang Club Brugge pada pekan keempat Champions League, Kamis (7/11) dini hari WIB.

Aston Villa gagal meneruskan rekor 100 persen kemenangan di Champions League. Tuan rumah nyaris unggul di babak pertama ketika tembakan Ferran Jutgla membentur tiang gawang.

Adapun bomber Villa Ollie Watkins juga memiliki peluang, namun tembakannya sedikit melebar.

Momen menentukan terjadi ketika Hans Vanaken mencetak gol penalti kontroversial pada menit ke-52 untuk merebut tiga angka.

Penalti kontroversial Tyrone Mings

Momen krusial terjadi pada menit ke-52, ketika bek Villa Tyrone Mings mengambil bola dengan tangannya usai kiper Emiliano Martinez mengoper bola saat goal-kick. Vanaken lalu dengan tenang mengecoh kiper asal Argentina tersebut untuk memberikan tiga angka.

Emery menyebut penalti tersebut mengubah jalannya pertandingan, yang menyebabkan Villa harus mengejar ketertinggalan sepanjang pertandingan di kandang lawan.

"Kami bermain sangat baik di babak pertama dan menciptakan peluang untuk mencetak gol, tetapi kami tidak mencetak gol," kata Emery, dikutip dari situs resmi Villa.

"Kami kebobolan beberapa peluang, tetapi kami kurang lebih mengendalikan pertandingan dan kami tahu cara kami.”

"Di babak kedua, kesalahan itu mengubah segalanya karena satu tim seperti mereka, bermain di kandang, mereka kuat dalam bertahan, sangat fokus, dan bermain 100% dalam ide mereka untuk menghentikan kami dan bermain dalam transisi. Mereka lebih baik dari kami.”

"Kuncinya adalah babak pertama dan kemudian kesalahan yang kami buat."

Emery sebut Villa bukan favorit di pertandingan lawan Brugge

Villa tampil gemilang di Eropa musim ini, memimpin klasemen usai meraih tiga kemenangan dari tiga laga, termasuk kemenangan atas klub raksasa Bundesliga Bayern Munich.

Namun Emery, yang meraih yang meraih empat gelar di kompetisi Eropa, tahu beratnya bermain di kompetisi ini. Meski sempat menduduki puncak klasemen, eks pelatih Arsenal dan Paris Saint-Germain ini menegaskan timnya bukan favorit di laga ini.

“Kami belajar tahun lalu bahwa bermain tandang di Eropa selalu sulit,” tegas Emery.

“Bermain melawan tim seperti Brugge di Champions League, kami bisa menjadi favorit selama delapan pertandingan di klasemen, tetapi untuk satu pertandingan, bermain di sini melawan mereka, kami bukan favorit.”

“Mereka menunjukkan kepada kami kapasitas mereka untuk mengalahkan kami dan mereka melakukannya.”

Villa saat ini menduduki peringkat kedelapan dengan sembilan poin dari empat pertandingan. Perlu diketahui, posisi di delapan besar akan lolos otomatis ke babak 16 besar.