Hasil Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026
Hasil Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026 – Mansion Sports – Lanjutan pertandingan Grup D Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan laga yang penuh drama dan tensi tinggi.
Turki yang berusaha bangkit setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya harus menghadapi Paraguay yang tampil disiplin dan efektif sepanjang pertandingan.
Meski Turki mendominasi penguasaan bola dan menciptakan banyak peluang, Paraguay mampu mempertahankan keunggulan mereka hingga akhir laga.
Hasil Turki vs Paraguay dalam lanjutan Grup D Piala Dunia 2026 berakhir dengan skor 0-1.
Matchday kedua Grup D Piala Dunia 2026 Turki vs Paraguay berlangsung di San Francisco Bay Area Stadium.
Paraguay berhasil memenangkan pertandingan berkat gol cepat yang dicetak oleh Matias Galarza pada menit kedua.
Dengan hasil ini, Paraguay bertengger di posisi ketiga klasemen sementara Grup D, sementara Turki masih harus berjuang untuk meninggalkan posisi juru kunci.
Untuk kamu yang ketinggalan, mari simak rekap pertandingannya di bawah ini!
Rekap Pertandingan
Babak Pertama
Babak pertama dimulai dengan gol cepat dari Paraguay. Permainan Turki terputus di lini tengah, lalu bola dialirkan ke Matias Galarza yang melepaskan tembakan kaki kiri mendatar yang akurat ke sisi kiri gawang Cakir. Bola sempat membentur tiang sebelum masuk ke dalam gawang. Sebuah penyelesaian yang luar biasa.
Waktu resmi gol tersebut tercatat pada detik ke-64, yang menjadikannya gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Turki menguasai 78 persen penguasaan bola, yang sebagian besar disebabkan oleh gol cepat Paraguay. Meski demikian, saat itu baru ada satu tembakan tepat sasaran dalam pertandingan, yaitu gol pembuka dari Galarza.
Pertandingan terus berlangsung dalam tempo yang sangat tinggi. Gol cepat tersebut tampak sangat menguntungkan Paraguay karena mereka bisa bermain lebih bertahan dan mengandalkan serangan balik yang terlihat cukup efektif.
Namun momentum itu sempat terganggu ketika Pitta kehilangan bola secara tidak perlu saat Paraguay memiliki jumlah pemain yang cukup di area serangan.
Turki kemudian kembali menyerang dengan cepat, sementara Paraguay beberapa kali melakukan pelanggaran untuk memutus ritme permainan lawan. Situasi pertandingan pun semakin berlangsung penuh tekanan.
Pada menit ke-30, Kenan Yildiz mencoba melakukan tendangan salto spektakuler dari tepi kotak penalti.
Tidak lama berselang, Matias Galarza melakukan pelanggaran yang membuat staf pelatih Paraguay cemas karena ia sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning. Pada fase ini, Turki mulai meningkatkan intensitas tekanan mereka.
Pada menit ke-36, Turki hampir saja menyamakan kedudukan. Muldur memenangkan duel udara dengan Gustavo Gomez dan sundulannya membentur mistar gawang, lalu mengenai tiang sebelum akhirnya memantul keluar lapangan.
Di sisi lain, Miguel Almiron terlihat menutupi mulutnya saat mengatakan sesuatu kepada pemain Turki, yang kemudian memicu protes dari para pemain Turki.
Tindakan tersebut tidak diperbolehkan dalam situasi konfrontatif dan dapat berujung kartu merah apabila dianggap melanggar aturan oleh wasit.
Aturan tersebut merupakan regulasi baru yang diterapkan pada Piala Dunia kali ini, dan para ofisial memutuskan bahwa pelanggaran tersebut layak mendapat hukuman. Paraguay pun harus bermain dengan 10 pemain dalam situasi yang sangat mengejutkan.
Skor 0-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua
Turki terus meningkatkan tekanan pada babak kedua. Merih Demiral melepaskan tembakan jarak jauh yang memaksa Orlando Gill melakukan penyelamatan dan menepis bola ke atas mistar.
Tidak lama kemudian, Yildiz kembali mengancam namun sepakannya hanya mengenai sisi luar jaring gawang.
Pada menit ke-56, Turki memperoleh peluang emas untuk menyamakan kedudukan melalui Yuksek. Namun ia gagal melakukan sentuhan terhadap bola, padahal sedikit saja sentuhan dapat memberikan masalah besar bagi Orlando Gill di bawah mistar gawang Paraguay.
Gill kembali mendapatkan keberuntungan beberapa saat kemudian. Demiral kembali melepaskan tembakan yang sempat berubah arah karena membentur pemain lawan.
Gill gagal menangkap bola dengan sempurna dan keluar dari area enam yard.
Yuksek dan Akgun berhasil merebut bola, namun keduanya gagal mengembalikan bola ke depan gawang yang sebenarnya sudah terbuka lebar.
Diego Gomez kemudian mengalami benturan pada lututnya. Situasi tersebut membuat pelatih Turki, Vincenzo Montella, tidak senang dan akhirnya mendapatkan kartu kuning karena melakukan protes kepada wasit.
Setelah itu, Gomez diminta menunggu di pinggir lapangan selama beberapa saat untuk mendapatkan perawatan medis. Keputusan tersebut juga membuat sang pemain terlihat tidak puas.
Seiring berjalannya pertandingan, beberapa pemain Paraguay mulai mengalami masalah fisik dan harus mendapatkan perawatan.
Kondisi ini membuat para pemain Turki geram karena mereka menganggap Paraguay sengaja mengulur waktu.
Wasit Barton bahkan sempat berlari mendekati kiper Paraguay, Orlando Gill, untuk memperingatkannya terkait lamanya proses melakukan tendangan gawang.
Namun sesuai aturan baru, wasit tidak sampai memberikan hukuman berupa tendangan sudut kepada Turki.
Meski terus menekan hingga menit-menit akhir, Turki gagal membobol gawang Paraguay. Skor 0-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Statistik Pertandingan
| Statistik | Turki | Paraguay |
|---|---|---|
| Shots | 33 | 6 |
| Shots on Target | 6 | 2 |
| Possession | 78% | 22% |
| Fouls | 14 | 15 |
| Yellow Cards | 1 | 1 |
| Red Cards | 0 | 1 |
| Offsides | 2 | 3 |
| Corners | 12 | 0 |
Kemenangan ini menjadi hasil yang sangat berharga bagi Paraguay dalam persaingan ketat Grup D Piala Dunia 2026.
Bermain dengan 10 pemain selama sebagian pertandingan tidak membuat mereka kehilangan fokus untuk mempertahankan keunggulan.
Sementara itu, Turki harus segera menemukan solusi atas kurang efektifnya penyelesaian akhir mereka meski mampu mendominasi permainan.
Hasil Turki vs Paraguay Piala Dunia 2026 ini menunjukkan bahwa efektivitas dan disiplin permainan masih menjadi faktor utama dalam meraih kemenangan di panggung terbesar sepak bola dunia.