Loading, please wait...
Meski Timnas Indonesia mengalami kekalahan telak 1-5 dari Australia dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026, ada beberapa pemain yang tetap tampil impresif. Salah satu yang layak mendapat apresiasi adalah Eliano Reijnders.
Masuk di awal babak kedua menggantikan Rafael Struick, Eliano langsung memberi dampak besar bagi serangan Indonesia. Pergerakannya membantu Kevin Diks lebih leluasa di sisi kanan, sekaligus membuka ruang bagi Ole Romeny di lini depan.
Bisa dibilang, masuknya Eliano membuat permainan Indonesia lebih hidup meski tertinggal cukup jauh. Apakah ini sinyal bahwa ia layak jadi starter di laga berikutnya?
Patrick Kluivert mungkin tak menyangka bahwa pergantian yang dilakukannya akan memberi dampak langsung. Begitu Eliano masuk lapangan, serangan Indonesia terlihat lebih terorganisir.
Pada menit ke-73, Eliano membuka ruang bagi Kevin Diks untuk masuk ke kotak penalti dan melepaskan umpan berbahaya.
Ia juga terlibat dalam proses gol Ole Romeny, yang menjadi satu-satunya gol Indonesia di laga ini.
Hampir mencetak gol di menit ke-84 setelah menerima umpan dari Romeny, tetapi sayangnya tembakannya masih bisa diblok oleh Matt Ryan.
Eliano menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya pemain pengganti biasa, tetapi benar-benar bisa mengubah jalannya permainan.
Selain aktif membantu serangan, Eliano juga tidak malas untuk turun membantu pertahanan. Beberapa kali ia terlihat menutup jalur umpan pemain Australia dan ikut berduel untuk merebut bola.
Sebagai pemain yang bermain di PEC Zwolle, klub kasta tertinggi di Belanda, Eliano memang punya pengalaman menghadapi lawan-lawan tangguh. Itu terlihat dari bagaimana ia mampu mengimbangi fisik dan permainan cepat Australia.
Dengan performa yang menjanjikan ini, muncul pertanyaan: Apakah Eliano layak dimainkan sejak menit awal saat melawan Bahrain?
Sejauh ini, ia baru dua kali tampil untuk Timnas Indonesia dan selalu memulai dari bangku cadangan. Namun, dengan kontribusi yang ditunjukkan dalam laga melawan Australia, Patrick Kluivert tentu harus mempertimbangkan peran yang lebih besar untuknya.
Indonesia akan menghadapi Bahrain pada 25 Maret 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Laga ini menjadi kesempatan emas untuk bangkit dan menunjukkan permainan terbaik. Jika Kluivert ingin mencoba pendekatan yang lebih agresif sejak awal, Eliano bisa menjadi pilihan utama di lini serang.
Bagaimana menurut kalian? Apakah Eliano harus mendapat kesempatan lebih banyak di Timnas?